Wednesday, February 29, 2012

Kejebak Prinsip BENAR -- SALAH



Beberapa minggu ini saya sedang mengejar kasih mula-mula alias mabok akan Tuhan alias cinta kelepek-kelepek sama Tuhan, cinta matiiii sama Tuhan…

Memangnya ada apa dengan saya ya? Sebenarnya tidak ada apa-apa, tapi saya merasa kehidupan saya, terutama hubungan saya sama Tuhan bukan lagi didasarkan pada cinta akan Tuhan, tapi pada prinsip BENAR – SALAH.

Bukannya saya orang Kristen harus hidup dalam kebenaran?? Yup, memang saya harus hidup dalam kebenaran, saya harus hidup dalam garisnya Tuhan.. TAPIIII…saat hukum BENAR-SALAH jadi lebih di atas dari HUKUM YANG TERUTAMA (kasihilah Tuhan Allahmu dan kasihilah sesamamu manusia  Matius 11:27  )…Believe me..Saya jadi ngejudge diri saya sendiri, saya jadi ngejudge orang lain dan saya jadi orang perfectionis yang berusaha jadi orang benar dengan kekuatan sendiri (True story..soalnya ngomongin diri sendiri). Saya ga hidup dalam kasih karunia tapi di bawah kutuk hukum Taurat.

Sebab jika mereka yang mengharapkannya dari hukum Taurat, menerima bagian yang dijanjikan Allah, maka sia-sialah iman dan batallah janji itu. Roma 4:14

Jangan Kuatir Hai Jiwaku!!

Sebenenrya gua harus ngapain??


Kenapa kerjaan ini bikin saya parnooo?!!

Monday, February 27, 2012

Mabookkk


My, Lord...Aku butuh istirahat banget..>.<..T.T...

Isi kepala penuh banget. Pengen nangis rasanya..Butuh kasih karuniaMu, Be. HELLPPP!!! 



Chayoo Lasma...Chayoo..Chayoo...Chayooo

Saturday, February 25, 2012

SUARA YANG KERAS


Saya ingat satu hari saya duduk di bangku gereja. Datang hanya karena rutinitas, tapi masih berharap akan mendapatkan kelegaan. Setelah seminggu menghadapi aktifitas, masalah yang membuat frustasi, pelayanan yang sepertinya tidak menghasilkan apa-apa..Semuanya membuat saya ingin lari dan bersembunyi.

Tapi hari itu, saat saya menyanyikan lagu penyembahan dan lagu pujian saya hanya bisa menangis. Merasakan kesesakan di dada dan ingin menjerit pada Tuhan. Saya meminta pertolongan pada Tuhan agar Tuhan mengeluarkan saya dari pergumulan saya. Tapi dia tidak melakukannya.

Saya menunggu ada orang-orang yang datang dan menolong saya, tapi tidak ada. Saya malah ditinggal sendirian. Saya belum pernah merasa sangat sendiri seperti itu sebelumnya. Perasaan yang membuat saya bisa berpikir tentang kematian.

Saya pikir Tuhan diam. Saya pikir dia tidak mengatakan apa pun. Sampai saat pengkotbah memutar potongan film ini. Dulu saya menontonnya hanya biasa saja, tapi hari itu, saya mendapat kekuatan baru. Saya mendengar suara-Nya.

Persis seperti ini...



Suara itu terdengar sangat keras di telinga, pikiran dan hati saya.
Saya merasakan Tuhan mencurahkan kekuatan yang baru, kekuatan yang tidak bisa saya dapatkan dari siapa pun bahkan diri saya sendiri.
Saat itu saya tahu Tuhan percaya kalau saya pasti bisa menyelesaikan semuanya.
Karena itu, saya pun harus percaya.

Sejak itu, setiap kali saya ingin menyerah, saya ingat bahwa Tuhan berseru dan meneriaki sorakan penyemangat pada saya.

Sama seperti dia tidak menyerah untuk bisa mencapai kayu salib. Saya pun tidak boleh menyerah, sampai ia katakan SEMUANYA SUDAH SELESAI.

[Resep] Sandwich Telor Dadar


Udah lama ga masak, hari ini masak (masak ga ya ini? hehhehe). Tadinya mau masak ini buat bekal pergi ke Sea World bareng Aki. Tapi karena satu hal, Aki harus segera terbang ke kampung halamannya di Tomohon. I hope Aki and his family will be Ok. 

Cuma bikin sandwich  biasa. Ini bahan-bahannya

Roti tawar 4 lembar, 1 telur, selada, tomat potong tipis, timun potong tipis

amsalFoje: Bagaimaa Kalau Dia Tidak Menyatakan Diri-Nya???

amsalFoje: Bagaimaa Kalau Dia Tidak Menyatakan Diri-Nya???: " Saya percaya kalau Tuhan sedang hadir di tempat ini." Kalimat ini dulu saya aminkan begitu keras setiap kali ibadah atau pun komsel dan s...

Berbuat Baik Harus Mikir??

Kamis kemarin, saya dan beberapa siswa berkunjung ke salah satu Panti Asuhan yang ada di daerah Serpong, Tangerang. Panti Asuhan ini terdiri dari bayi dan anak yang berjumlah 40an anak.

Berbeda dari panti asuhan yang punya donatur tetap, panti asuhan ini benar-benar, jujur saja, tidak layak untuk jadi tempat tinggal anak-anak tersebut. Terlalu banyak kekurangan dari panti ini. Pertama kali melihat saja saya kaget. Saya pikir, " Ini panti atau gudang?". Temboknya sudah lapuk. Tidak ada fentilasi yang cukup. Toilet yang ada di luar pun hancur. Pagarnya sudah rusak. Pintu sudah dimakan rayap. Waktu saya melongok ke dalam, sampah berserakan di lantai.

Yang membuat saya meringis, anak-anak di panti tersebut tampak kotor dan tidak sehat. Mereka seperti tidak terurus.

Friday, February 24, 2012

Mungkinkah Punya Sahabat Sejati??

Seorang teman mengepost tentang persahabatan di jawaban.com. Baru-baru ini saya pun sedang konflik dengan sahabat (udah beres sih). Satu waktu saya juga menemukan orang yang sangat ingin punya sahabat.

Sampai di postingan itu saya menemukan kalimat " Saya belum pernah menemukan sahabat sejati selain Tuhan Yesus."

Entah kenapa saya tergelitik, karena saya pernah dalam kondisi yang sama. Saya sering bilang kalau cuma Tuhan Yesus sahabat sejati saya, padahal di balik kalimat itu ada luka dan kepahitan. Kerinduang untuk punya sahabat dan seseorang yang selalu ada buat saya, tapi kerinduan itu selalu dijawab dengan kekecewaan. Sampai Tuhan buka mata saya.

Ini jawaban saya di forum.

Dulu saya juga mencari sahabat sejati dan ujungnya kecewa. Sampai Tuhan tegor saya. " Kalau kamu mau punya sahabat sejati, kamu dulu jadi sahabat sejati buat orang lain."


DOEEENGG!!! Yes, kita ga akan pernah menemukan sahabat sejati kalau kita sendiri sebenarnya bukan sahabat sejati. Tuhan ga pernah nuntut manusia jadi sahabat Dia, tapi Dia terlebih dulu memberi diri menjadi sahabat kita dengan memberi nyawaNya.

Yohanes 15:13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Paling penting lagi, ukuran sahabat bukan lagi ada di waktu susah, tapi sahabat itu orang yang berani menegor kita waktu kita salah, sekalipun resikonya mereka kita benci atau kita jauhi. Sahabat sejati ga akan diam saja kalau tahu kita salah.

Salahnya gini, kita cari sahabat sebenarnya buat kepentingan kita sendiri. Biar ada tempat curhat, biar ada yang dengerin, biar ada temen waktu susah dan senang.

Padahal Tuhan bilang, Sahabat itu

Amsal 17:17 Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

Amsal 19:6 Banyak orang yang mengambil hati orang dermawan, setiap orang bersahabat dengan si pemberi.

Amsal 22:11 Orang yang mencintai kesucian hati dan yang manis bicaranya menjadi sahabat raja.

See..Orang-orang punya banyak sahabat ga kerja keras nyari-nyari sahabat. Mereka do something untuk orang lain karena mereka melakukannya dengan kasih. Ga berpusat sama diri sendiri. Mereka berbuat baik karena kasih, mereka tersenyum karena kasih, mereka mendengar karena kasih, mereka memberi karena kasih..Bukan karena biar dia jadi teman saya, biar dia suka sama saya, biar saya ada teman kemana-mana...

Orang yang tulus melakukan segala sesuatu karena kasih akan menemukan sahabat dimana saja. So, persahabatan itu memang kerja keras karena menanggalkan ego dan kepentingan pribadi.

Waktu dibukain soal ini, saya mengerti satu hal, sahabat itu akan datang sendiri saat kita memberi diri jadi sahabat. Untuk jadi sahabat sejati pun tidak semudah memutar telapak tangan, kita butuh kemauan untuk belajar, keberanian untuk berubah, hati yang lembut untuk mau sama-sama diajar.

Apakah sahabat sejati itu benar-benar ada? Saya percaya ada. Seperti Nabi Nathan dan Daud...saya percaya sahabat sejati itu pasti ada. *inget sahabat2ku tercinta :D

BANTU VOTE DONGG ... :D

MARI BAWA PERUBAHAN DENGAN MENJADI AGEN CINTA



Bantu vote foto ini yaaa  :D. Terima kasih. Klik aja di fotonya buat nyambung ke link.

KICAU GEMBIRA MAMA: Mengatur Keuangan Keluarga ala Mama Keiko

Refernsi buat ngatur uang. Tips dari pengalaman pribadi emang lebih bisa diterima... :D

KICAU GEMBIRA MAMA: Mengatur Keuangan Keluarga ala Mama Keiko: Ini adalah area, yang sama sekali saya tidak kuasai,yang mau saya hindari, yang mau saya tidak sentuh sentuh, yang mau saya cuekin aja, t...

Lanjut di siniii

Tuesday, February 21, 2012

KICAU GEMBIRA MAMA: Woman..U are Precious

Yes I'm, Lord. KICAU GEMBIRA MAMA: Woman..U are Precious: Sering kali saya membaca tulisan ini, yang versinya berbeda, but i do really touch with this , so...i cut and paste from http://myjourney-...

My Love Story Part 2



Saya masih ingat, di saat saya baru komitmen sama Aki. Di malam hari saat semua penghuni Kosan Alpukat XII no. 22 sudah tertidur lelap, saya berpikir dan berbincang-bincang dengan Babe. Saat itu Dia ingatkan saya tentang banyaknya tantangan yang akan saya hadapi selama saya dan Aki bangun hubungan. Waktu itu udah takuuuttt banget karena saya salah satu orang yang sangat menghindari konflik. Tapi di saat itu juga Tuhan janjiin berikan saya kekuatan dan kalau saya bisa melewatinya dengan benar dan tidak lari, saya akan belajar bertumbuh bersama Aki tentang karakter yang lebih dewasa.

Apa yang Babe ungkapin itu benar terjadi. Saya dan Aki termasuk pasangan yang jaraaaaaaaaaaaaaaaangggggggggg banget konflik. Dalam 2 tahun bisa dihitung dengan jari dan hanya 1 tangan. Hahahhaha..Saya sendiri bertanya-tanya kenapa kami begitu. Yang pasti karakter kami memang tidak saling menuntut. Saya sebenarnya penuntut, tapi selalu saja rasa menuntut itu tertelan oleh rasa malu, segan, paling penting pandangan Tuhan jika saya menuntut Aki.

Monday, February 20, 2012

NIKAH GA PUNYA UANG ITU IMAN


Nikah, siapa orang yang ga mau nikah?? Ada pasti, tapi 99,9% orang di dunia pasti pengen nikah dan membangun sebuah keluarga. 

Begitu juga saya dan Aki. Mulai dari start bangun hubungan memang tujuannya ke pernikahan. Tapi oh, tapiiii....Nikah itu memang ga mudah. Saling nerima, udah. Restu dari kedua orang tua, udah. Temen-temen udah tanya "Kapan??Kapan?? Kapan sebar undangannya??" (undangan sunatan??).. Yang jadi kendala dari jaman kuda gigit besi yaitu, UANG!! 

Asli deh..Gara-gara harus nabung buat merit, saya jadi orang yang matre dan kuping panas tiap denger uang. Hahahahha...Temen saya dapet bonus gede, mata membelalak. Ada orang yang gajinya lebih gede, langsung berpikir seandainya gaji saya segitu. Obrolan jadi seru bukan lagi soal LSD, tapi soal UANGGG!! 

Kemarin ngobrolin soal ini lagi sama Aki. Kita pikir-pikir, ga mungkin bisa kita nikah tahun ini (permintaan orang tua saya di rumah). Selain kita belum Bimbingan Pra Nikah yang kudu diikutin 9 bulan, kita juga mikirin kemungkinan uang yang bakal kita butuhin tidak akan terpenuhi sampai bulan Agustus. 

Belum lagi Aki harus bantu biayain Dede yang akan segera kuliah tahun ini. Kami pengen dia masuk kuliah design karena dia memang pinta menggambar. Masalahnya kuliah design itu ga murah, tapi tetep aja, kita pengen Dede dapet yang terbaik buat pendidikannya. Akhirnya kita sepakat untuk menundanya. Menikah dengan target waktu yang bener-bener kami inginkan.

Thursday, February 16, 2012

Seeking My First Love







Mungkin basi mengatakan ini KASIH ALLAH ADALAH KASIH TERBESAR. Semuanya yang mengaku anak Tuhan pasti tahu hal ini. Pernyataan ini seperti Hot News sepanjang masa dan ga ada orang yang ga tahu. Tapi saya ingin mengatakannya bukan sebagai sebuah berita, tapi ingin mengproklamirkannya sebagai satu-satunya hal yang berpengaruh besar (mungkin 99% atau 100%) dalam hidup saya.

Yang sudah pasti kita tahu di sepanjang masa, yang dicari manusia di dunia ini sebenarnya cuma 1 kasih yang tulus yang dapat memenuhi kehidupan pribadi manusia. Kasih yang dapat memuaskan dan bisa kita rasakan sangat melengkapi siapa diri kita sebenarnya. Berbagai cara manusia lakukan dari yang bener sampai ga bener. Dari jadi orang paling suci sampai orang paling kejam, dari jadi malaikat tak bersayap sampai jadi teroris karena keyakinan dan kebenaran...Ambisi, obsesi, keinginan kaya, keinginan terkenal, pengakuan, adalah karena keinginan diri supaya bisa merasa penuhh..

Saya salah satu diantaranya...

Wednesday, February 15, 2012

Pray : Takut Dalam Pekerjaan




Dear Tuhan Yesus,

Beberapa hari ini pekerjaanku penuh dan cukup melelahkan. Capek sih capek, tapi aku sangat menikmatinya. Pekerjaan yang Tuhan beri ini adalah pekerjaan luar biasa yang tidak aku duga-duga. Hanya saja sering kali ditengah-tengah pekerjaanku aku merasa takut. Aku takut membuat kesalahan. Yang aku percaya, membuat kesalahan kecil bisa saja berakibat besar bagi satu sekolah ini..Hikksss…Aku merasa sangat takut setiap kali aku membuat kesalahan dan pikiran itu menyerangku. Aku begitu sulit memaafkan diriku sendiri setiap kali membuat kesalahan.

Thursday, February 09, 2012

Orang-Orang Yang Menginspirasi Saya Part 1

Dari kita lahir...Oeee...Sampai usia kita sekarang (saya 26 tahun), pasti ada orang yang datang dan pergi, mengisi lembaran cerita hidup kita. Ada yang menorehkan luka, ada yang menorehkan bunga (halaahhh), entah kenapa saya jadi ingin menuliskan orang-orang yang menginspirasi hidup saya. Orang-orang yang menginspirasi dan menanamkan nilai-nilai dalam hidup saya. Inilah mereka.

Papa 
Papa mengajarkan saya tentang kepedulian terhadap orang lain. Ada orang lain yang susah, kita harus peduli, tidak mungkin berdiam diri. Sama halnya seperti pada lingkungan, seperti buang sampah pada tempatnya, sekalipun bukan kita yang buang atau kita berantakin satu tempat, kita harus peduli dengan membereskan barang-barang tersebut.

Papa juga yang menginpspirasi saya mengejar setiap mimpi yang saya punya. Papa sejak kecil punya mimpi jadi tentara dan saat dia duduk di bangku STM, dia meninggalkan sekolahnya demi bisa masuk terntara. Sekarang saya susah dibilangin karena mengejar mimpi, padahal saya meneladani Papa..Hahahha...

Mama
Mama teladan paling hidup dalam hal mengasihi dan mengampuni, menjadi wanita yang melayani suami dan keluarga. Karena beliau juga saya bisa mengerti siapa itu wanita-nya Allah.

Tuesday, February 07, 2012

2 Families to be A Family…

Satu hari saya main kerumah Aki sepulang dari kerja. Waktu itu sudah sangat larut karena saya harus mengawasi anak-anak OSIS yang masih ada di sekolah sampai jam 7 malam.


Waktu saya tiba di rumah Aki, ada Om dan Tante yang sedang mengobrol dengan seorang tamu. Saat saya masuk dan menyapa mereka, entah kenapa saya merasa tatapan mereka aneh. Ajleb..jlebbb…Hahahha..Perasaan saya saja sepertinya.

Sunday, February 05, 2012

Warna Yang Terindah





Song title : Warna Yang Terindah
Artist : Dewi Guna Nababan
Album : The Message




Begitu banyak di dunia
Warna yang dapat terlukiskan
Namun tiada pernah kutemui warna
Seindah warnaMu Tuhan


Lebih dari semua yang ada
Kurindukan warnaMu Tuhan
Melekat selalu di sanubariku
Di bejana hati ini


Warna yang terindah
Di dalam hidupku
Warna kasih dan setiaMu
Yang takkan pudar ditelan waktu


Warna yang terindah
Di lembar hidupku
Kan selalu kulukiskan
WarnaMu dalam hatiku

Kesaksian dari Pemeran Yesus di film The Passion



Jim Caviezel adalah aktor Hollywood yang memerankan Tuhan Yesus dalam Film “The Passion Of Jesus Christ”. Ini Kesaksiannya,…

JIM CAVIEZEL ADALAH SEORANG AKTOR BIASA DENGAN PERAN-PERAN KECIL DALAM FILM-FILM YANG JUGA TIDAK BESAR. PERAN TERBAIK YANG PERNAH DIMILIKINYA (SEBELUM THE PASSION) ADALAH SEBUAH FILM PERANG YANG BERJUDUL “THE THIN RED LINE”. ITUPUN HANYA SALAH SATU PERAN DARI BEGITU BANYAK AKTOR BESAR YANG BERPERAN DALAM FILM KOLOSAL ITU.

Dalam Thin Red Line, Jim berperan sebagai prajurit yang berkorban demi menolong teman-temannya yang terluka dan terkepung musuh, ia berlari memancing musuh kearah yang lain walaupun ia tahu ia akan mati, dan akhirnya musuhpun mengepung dan membunuhnya.

Korbanin Aki Buat Bayar Nazar

Aki di taruh di mesbah persembahan, siapin pisau belati dan kayu bakar...Hhahahha...Emangnya Isak. Bukan gitulah. Yang pasti ini cerita tentang kekhilafan saya karena terlalu cepat-cepat jadian sama Aki sampaui lupa bayar nazar.

Jadi setelah saya jadian sama Aki dan memasuki masa-masa dunia hanya milik berdua, sisanya ngekos...(lebai) Saya sangat menikmati masa-masa bangun hubungan. Walaupun ga ada yang bimbing kita secara langsung, entah kenapa saya merasa Tuhan jaga kita banget. Entah lewat komunitas dan sebagainya. Tapi jangan dicontoh ya, karena gimana pun kita butuh pembimbing buat bantuin lurusin jalan kita.

Saturday, February 04, 2012

My Love Story Part 1.



Tadi baru baca kisah cinta lain yang Tuhan tulis yang dituliskan Nonik dengan tokcer di SINI. Jadi inget masa-masa hubungan saya sama Aki diproses. Masa-masa yang berat dan penuh air mata, tapi di situ juga Tuhan sedang bakar saya. Supaya bisa jadi emas yang murni, jadi wanita yang tenang, jadi wanitanya Tuhan.

Saya  kenal Aki waktu di semester 2 atau 3. Waktu itu saya masih anak sel di komsel Ka Cilla- Stevi. Pertama liat Aki, yang paling mencolok  dari dia saat itu, dia suka komik. Di saat orang lagi pada haha hihi ngobrol , dia malah baca komik. Sebenarnya saya agak tidak sreg melihat orang yang asik sendiri di tengah-tengah orang pada lagi membangun hubungan dan kebersamaan. Tapi karena dia teman baru di komsel, ya saya tetap beramah tamah....Hahhahahah...(bermuka dua). Lagian dia punya hobi yang sama dengan saya, baca komik. Masih inget banget saya menulis nama dia di contact hp saya dengan "Gerry Komik Boy" .

Friday, February 03, 2012

Best Friend Forever *Wink2


Ini dimana ya??


Tangan sapa tuuuhhh


Monyong semonyong-monyongnyaaa


Hueee...


TA-Roti Boy!!


NGedate ma Fafa


Kurang kerjaan di kosann

Jaman Belum Jadian...Jadoeeel..


Jadi, inilah foto-foto saya dan Aki waktu masih jadi temen. Lebih tepatnya temen yang nyebelin. Dari dulu ga suka banget sama ini orang. Tau-tau jadian T.T...Saya khilafff...Akkakakak...

Multi komsel.Mata pada bengkaaakk.. Aki masih kurus banget. Saya juga T.T..
Fa, bangun fa!!

Passion di Dunia Teater



Kalau orang bertanya tentang panggilan saya apa, saya pasti akan menjawab. Dunia pendidikan. Tapi kalau ditanya passion saya apa, saya akan katakan Dunia teater...Hehehhehe...



Apa bedanya, bu? Kalau di dunia pendidikan selain membuat saya terbakar, saya juga lebih sering merasa tidak mampu dan tidak berdaya. Halah...Ingin melakukan sesuatu dan do something yang membuat hati saya tergerak oleh belas kasihan.


Kalau Passion itu, saya lebih merasa terbakar. Saya seperti menjadi diri saya sendiri, bisa gift all tanpa saya merasa takut dan terbeban. Kalau pun ada rasa takut, rasa tertantang itu lebih besar lagi. Ada rasa ingin berkarya lebih lagi, aktualisasi diri, mengembangkan talenta.


Pertama kali kenal dunia teater waktu saya duduk di bangku TK. Peran pertama saya saat itu adalah menjadi seorang guruuuu...Yeayyy..Hehhehehe. Saya ingat sekali dialog singkat yang saya hapalkan.

Thanksgiving Thursday: Dia Peduli Keuanganku





Tadinya saya mau menulis tetap bersyukur walaupun ga ada kejadian yang WAHH banget. Tiba-tiba Tuhan ingetin seminggu kemaren. Saat-saat saya bergumul tentang keuangan…Ihiiyy..Masalah sensitif neh.

Jadi, begini ceritanya. Bulan Desember kemaren kan kita banyak libur (apalagi sekolahan). Sebelum Natalan sudah pasti kita staff di sekolah gajian lebih awal. Dapet THR lumayan booo..Puji Tuhan, ga nyangka juga dapet segitu. Langsung kepikiran mau beli ini itu buat Mama & Papa. Ya, udah. Sebelum pulang langsung cari hadiah yang OK buat Papa & Mama. Sebelumnya udah pasti perpuluhan dulu dan nabung lebih banyak dari biasanya.

Payahnya, saya tidak hitung-hitungan dulu. Bisa dibilang saya gajian di tengah bulan, berarti saya harus hitung uang makan dan ongkos-ongkos selama sebulan lebih. Tapi….Saya tidak melakukannya. Masalah pun datang pada saat tanggal tua di bulan Januari. Saya sakit dan harus berobat dan makan pun yang delivery alias makanan ga murah, uang saya terpakai buat nalangin beli hadiah perlombaan di sekolah (baru dikembalikan kemarin), pulang ke Cilegon juga ongkos ga murah..Hiyaaa..Pokoknya waktu tanggal 31 kemaren di dompet tinggal Rp. 4.000. Bisa makan, tapi ga bisa pergi kerja.

Selama minggu-minggu itu Cuma bisa bilang ke Babe, “ Babe, minta uang doongg…” Hahahhhaa…Tapi tentu saja bukan uangnya. Yang penting kecukupan kebutuhannya. Waktu itu saya sangat percaya Babe akan cukupin, entah gimana caranya.

Tadinya yakin banget bakalan gajian tanggal 30. Ngecek-ngecek, ternyata belum autodebet jga. Tidaaaaaaaaaaakkk. Sempet stress mau gimana. Mikir jalan keluar (jeleknya selalu mau ngatasin masalah dengan kekuatan sendiri). Mau ambil duit dari tabungan, ga bisa. Mau minta Papa & Mama, ga mau (mau belajar displin dengan keuangan sendiri)…Cuma bisa teriak “Tuhan tolong!!”, dalam hati.
Puji Tuhan, Aki gajian duluan. Hahahha..jadi dia bayarin makan dan pinjemin uang dulu. Walaupun mungkin kelihatannya sudah sewajarnya, buat saya saat itu saya sangat merasa tertolong. Berkat itu Babe kasih lewat Aki.

Keadaan kayak gini mungkin sebenarnya saya sendiri sering hadapi, tapi kemaren itu, Tuhan seperti buka mata saya. Saya bukan anak-anak lagi. Saya harus displin dengan keuangan saya. Berkat pasti Tuhan kasih, tapi Tuhan mau saya belajar mendisplinkan diri dengan keuangan saya. Begitu gajian langsung ganti duitnya Aki dan traktir dia nonton teater :p. Ga tau mau ucapin thank you dengan apa lagi.

Dipikir-pikir,  Babe ga ijinin ini semua, mungkin saya ga engeh2. Dulu males banget catet pengeluaran. Sekarang, untuk menghargai dan mensyukuri apa yang Tuhan percayain, mau belajar mengatur keuangan. Belajar mengatur pengeluaran. Pilah-pilah apa yang saya beli. Memperhitungkan harga dan ga asal comot apa yang saya mau.

Kalau udah boros, kadang malu sendiri sama Tuhan. Kadang juga Dia bertanya..” Lasma, itu duit siapa?” Dengan nahan malu saya cuma bisa jawab, " Duit Tuhan." Haiyaaa…Kalau udah kayak gitu, apalagi kalau udah terlanjur belanja, cuma bisa nyengir, nahan malu.

Untuk masalah ini aja, Babe peduli…Apalagi hidup saya secara total ya… Bersyukur dan malu karena akhir-akhir ini lebih banyak ngeluh..T.T. Makasih ya, Babeku.

Buat temen-teman yang mau sharing tentang kesaksiannya juga, belajar untuk menghitung berkat-berkat yang udah Tuhan kasih. Bisa ikutan di Thanksgiving Thursday ini. Mau tau caranya?? Bisa buka di SINI. Ayoo, bagi2 ceritamuu... :D

Thursday, February 02, 2012

Kenapa Cowo Suka Ngomong Kasar??

Hari ini ngawasin kelas dan ngedengerin obrolan anak murid yang kena tipu. Ya, duitnya yang sekian juta habis dibawa kabur kenalannya.

Obrolan pun jadi seru bareng teman-temannya. Saya hanya mendengarkan sambil tarik napas, ketawa, mengernyit...Banyak ekspresi terpahat diwajah saya mendengar obrolan mereka.

Yang membuat saya lebih sering mengernyit saat mereka bicara sambil mengumpat...and they enjoyed it...OMG!! Kenapa pria suka sekali mengumpat..lebih2 dengan kata2 yang kasar...An***, kam*** atau apalah...

Narik napas aja deh...

Tapi jadi nyari-nyari artikel tentang mengumpat juga.

[ARTIKEL] GA SEMUA ORANG DILAHIRKAN UNTUK SUKSES

Kalau ukuran kita untuk sukses adalah punya uang banyak, menjadi terkenal, punya jabatan tinggi, disegani semua orang... Bayangkan kalau ...