Thursday, July 28, 2011

SOMBONGG!!

Pernah diteriakin sombooongggg?!!

Saya pernah, sama otak saya sendiri. Kemaren, tepatnya waktu komsel. Tuhan menegur saya. Tiba-tiba Tuhan ingatkan saya dengan keras kalau saya sombong. Saya bisa kayak sekarang bukan karena kekuatan saya, tapi karena kasih karunia..

Iya, sejujurnya saya mulai sombong. Sudah dapat pekerjaan yang saya inginkan, pelayanan yang saya inginkan, pokoknya sudah nyamaaann...lalu saya mulai kepala besar. Saya tidak menepuk dada, tapi saya merasakan kalau saya melambung seperti bola karet yang dilemparkan ke lantai sekeras mungkin dan melambung sampai ke langit-langit..

Saya lupa daratan..Saya lupa saat-saat saya menangis 1111 mengadu pada Tuhan dan memohon semua hal yang saya inginkan. Saya lupa betapa saya merendahkan diri saat itu.

Tapi kemaren, Tuhan menegur saya. Mungkin Dia sedang menunjukkan 2 jari ke mata saya dan mengatakan, " Lasma, hati-hati dengan hatimu."

Diingatkan seperti itu saya malu sendiri. Saya malu sama Tuhan. Tuhan yang melakukan ini itu buat saya, tapi saya yang menepuk dada dan mengembangkan cuping hidung dengan bangga...

I'm nothing...I'm nothing without Him..Apa yang saya terima hari ini karena Dia. Saya bisa kerja karena Dia..Saya bisa lulus karena Dia..saya bisa kuliah karena Dia...Saya bisa mengampuni orang tua saya karena Dia..saya bisa mengampuni diri saya sendiri karena Dia...Semua cuma karena Dia..

Dan sekarang saya sadar kalau saya sombong dan mau bertobat karena Dia..Bener-bener nunduk-nunduk dah di depan Tuhan..rendahin diri..Ampuuunnn Babeee...Semua memang cuma GARA-GARA DIA...

Thank You, LOrd coz You are the Trouble Maker of My Life...Hahhahaha..kalimat yang ambigu, tapi yang baca pasti tau maksud saya...

*Masalah dari Tuhan itu selalu mendatangkan kebaikan.

Bagaimana Saya Harus Meletakkan Hati Saya??


Manusia yang penuh dengan kekhawatiran. Iya, itulah saya. Setelah kekhawatiran yang satu pergi, datang kekhawatiran yang lain.

Sudah sebelas hari sejak saya bekerja sebagai sekertaris dan pembina OSIS di sekolah Tunas Muda. Tempatnya tidak enak?? Di luar pikiran saya, saya suka sekolah ini. Saya suka staff-staffnya, saya suka budaya sekolah ini. Sekalipun saya baru, saya sudah merasakan kalau saya adalah bagian dari sekolah ini.

Banyak diam, ya. Itu karena saya selalu melakukan observasi terlebih dulu di lingkungan baru. Melihat orangnya seperti apa. bagaimana saya harus beradaptasi...seperti itulah kira-kira.

Memang saya jadi terkesan kalem dan tenang, padahal aslinya bertanduk dan suka mencela orang hahahhaha...

Thursday, July 07, 2011

Kemana dan Dimana Akan Kuletakkan Hatiku??

Kelulusan di bulan Maret. Hal yang sudah lama saya nantikan dan idamkan. Lasma Frida Manullang S.Psi. Tapi di saat yang sama kesadaran menyentakkan saya. Saya seorang pengangguran. Pengangguran dengan title S.Psi.

Jadi, apakah title itu masih bisa saya banggakan sementara menganggur? Antara ya dan tidak. Saya sudah menyelesaikan gelar sarjana saya, saya bangga, tetapi saya juga malu. Saya tidak benar-benar mengingat apa yang saya pelajari di kelas. Apalagi teori yang teksbook. Saya hanya ingat bagaimana mempraktekkannya. Apakah itu bisa jadi modal untuk menjadi SDM yang baik?

[ARTIKEL] GA SEMUA ORANG DILAHIRKAN UNTUK SUKSES

Kalau ukuran kita untuk sukses adalah punya uang banyak, menjadi terkenal, punya jabatan tinggi, disegani semua orang... Bayangkan kalau ...