Wednesday, March 27, 2013

Mimpi Yang Sederhana





Malam kemarin, saya baru menyelesaikan E-Book Perahu Kertas karangan D. Pengakuan dosa, e-book itu dapet dari Scrib dan download gratis. Ok, tapi saya berjanji pada diri sendiri untuk benar-benar membeli bukunya (please remind me about this). Hohoho…walaupun tidak tertarik untuk mengkoleksi, tapi mungkin bisa dihadiahkan. Ah, tapi ga ada salahnya di koleksi. Siapa tahu jadi referensi dan investasi. Hohoho…

Jadi, saya membacanya sehari setengah. Ceritanyaaa…. Bagus. Berhubung ga terlalu suka cerita romans. Tapi banyak dari cerita yang dituturkan D begitu menampar saya bolak-balik, nohok, dan jadi ada sedikit penyesalan.

Soal apa?? Tentu saja sesuai dengan novel itu, ya soal mimpi. Mimpi si tokoh Kugy mirip-mirip sama sayalah ya. Cara berpikir Kugy juga, entah kenapa mirip dengan saya juga. Apalagi waktu dia bilang, “ Jadi penulis dongeng nanti aja kalau sudah tua.”… Itulah realita…

Waktu baca bagian itu, entah kenapa berasa ada mendung di kepala saya. Dalam hati Cuma bisa bilang, “ Tuhan, itu saya.”

Hari Sabtu yang lalu, waktu saya mampir ke Gramedia bareng Aki, saya membaca buku biografi J.K. Rowling… Gimana dia dipecat sama bosnya karena selalu asik dengan kesibukan menulis novelnya. Diluar cerita Harry Potter itu sesat atau apalah, saya melihat semangat J.K. Rowling buat benar-benar mengenalkan tokoh ciptaannya pada semua orang. Memperkenalkan isi kepala dan cara berpikirnya pada dunia.

Tuesday, March 26, 2013

Ngakak Sepanjang Film THE CROODS


Sudah nonton kartun baru keluaran DreamWorks?? Yang satu ini kamu harus nonton. THE CROODS!!


Saya dan Aki nonton film ini kemarin. Tadinya sih memang ga ada rencana mau nonton karena memang lagi ga ada film yang Ok. Kebeneran Aki baru gajian, Aki ajakin nonton! Yeaaayy!!

Ngomong-ngomong soal nonton, kita berdua memang lagi berhemat, tapi tidak pernah berpikir untuk memotong budget kita buat nonton. Baik nonton film atau teater, tapi tentu saja ga semua film atau drama teater kita tonton. Akakakka... We love movies... and stories so muchhhh... Kalau ada film bagus bisa nonton berulang-ulang. Main ke tempat Aki juga kalau lagi ga ngobrol sama Om & Tante ya nonton dari laptop Aki. Nonton youtube. Malam Minggu Miko atau Opera Van Java. Bisa ngakak-ngakak lupa diri.

Nah, film The Croods ini.. Tadinya, saya dan Aki agak skeptis sama nih film. Aki bilang sih kayaknya bakal jayus. Saya lebih ga ngerti lagi karena belum liat poster dan baca sinopsisnya. Aki cuma bilang kartun dan saya cuma bertugas bagian tiketing alias beli tiket.

Monday, March 25, 2013

What A Lazy Saturday...


Sabtu kemaren, saya dan Aki seharian jalan dari ujung ke ujung Jakarta. Awalnya cuma mau Technical Meeting buat foto prewed Jumat minggu depan. Tau-taunya jadi kemana-mana.

Sebelum berangkat ke bridal di daerah Mediterania Gajah Mada nongkrong dulu di Kuningan City, Axa Tower. Nemenin Aki nyelesain beberapa polis. Ini candid photo. Ga nyadar die lagi di foto. Akakakkaka....

Dari Kuningan City makan Mie Laiker dulu sampe begaaahhh. Gara-gara diet, lambung udah ga kuat nampung banyak makanan.

Friday, March 22, 2013

Hati-Hati Gunakan Katamu...




Akhir-akhir ini, entah kenapa, setiap kali membaca tulisan tentang firman atau diberi masukan yang berhubungan sama firman, saya merasa dihakimi. Akakakka… Bahkan cendurung marah dan dalam hati kayaknya pengen ngomong “Udah tahu!”. Padahal Roh Kudus sudah mengingatkan berkali-kali untuk melembutkan hati. Entahkah saya sedang membela diri atau memang frustasi.

Tapi.... kenyataannya ternyata saya sering melakukan hal yang sama pada orang lain. Saat orang lain datang pada saya dan bercerita ini itu, di otak saya, yang saya cari-cari adalah apa yang salah dan apa yang perlu diperbaiki. Setelah orangnya selesai berbicara, saya akan mengeluarkan jurus-jurus firman terbaik dan menceritakan pengalaman saya ini dan itu, lalu saya akan membandingkan “Kalau saya jadi kamu…”…

Ga jarang teman yang saya beri masukan akan mengatakan “ Tapi…”…Seperti keras hati dan menolak. Sekarang saya mengerti perasaan teman-teman yang saya perlakukan seperti itu.

Friday, March 15, 2013

Ah! Ini Hari JUMAT!! \^o^/

Thanx God it’s Friday…

Bener-bener mau bersyukur sama Tuhan hari ini hari Jumat. Ternyata saya sudah melewati waktu saya satu minggu lagi. Tadinya saya pikir saya akan ambruk atau apalah dengan load kerja seminggu ini. Badan kelelahan setengah mati.

Agak lega waktu tahu ternyata saya baru kejatohan bulan kemarin. Hal ini menjelasssskaaannn kenapa saya begitu emosional beberapa hari terakhir. Ga nyadar kalau udah mau kejatohan bulan lagi.

Lewat blog ini Cuma mau bilang makasih sama Tuhan karena sudah menguatkan dan menuntun saya selama seminggu ini. Sekali pun capek, sekalipun pikiran bercabang, sekalipun kurang tidur, badan sakit-sakit, Tuhan masih beri sukacita di hati saya. Ga ada alasan khusus sih. Ya, pokoknya Tuhan ijinkan saya tetap bisa senyum dengan anak-anak. Bisa senyum ke bos-bos saya, ngobrol dengan rekan-rekan kerja dengan happy. Walau sempet menggerutu .. ga banyak kokkkk :D. Intinya sih, ga ngerasain rasa frustasi kayak minggu lalu.

Yang pasti sangat terasa, Tuhan menjaga hati saya supaya tetap murni. Ga bisa deh senyum dan ketawa dengan pikiran penuh dan stres kayak gini kalau Tuhan ga ada terus berasama saya.

Lagi sibuk kerja, Roh Kudus ingetin buat ambil waktu sedikit buat santai dan rileks. Ingetin buat makan dan sedikit ngemil. Ingetin buat cari hal-hal yang bisa buat saya happy dan memberikan sedikit reward untuk kerja keras sendiri.

Kesannya ga penting dan sepele ya, tapi buat saya itu penting sekali karena memang tidak ada yang memperhatikan diri kita sampai sedetail itu selain Tuhan sendiri. Bahkan terkadang kita bisa melupakan kebutuhan kita sendiri kalau sudah mengejar sesuatu (benar tidak?).

Dia benar-benar memenuhi kebutuhan kita lebih dari yang kita pikirkan…

Tadi di sela-sela pekerjaan, berasa agak lapar rohani dan buka Jesoes. Com dan baca ayat Mazmur 18: 1-2

"Aku mengasihi Engkau, ya TUHAN, kekuatanku! Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!”

Rayuan gombal yang sering aku ucapkan sama Tuhan dan kayaknya memang Cuma kata-kata itu yang bisa saya pakai buat memuja Dia (sambil kasih Big Hug dalam roh :p). Sisanya hanya Haleluya 12 x (akakkakak). Tapi waktu baca ayat itu jadi merasa segarrr dan kenyang (ga kenyang-kenyang banget sih).

Ah, jadi ingat…Beberapa hari lalu dan tadi siang 2 murid perempuan memeluk saya. Sebenarnya mereka mungkin Cuma iseng, tapi entah kenapa setelah mereka peluk saya menjadi merasa lebih tenang. Hahahhaha…Sekarang baru ngerti, itu salah satu cara Tuhan kasih pelukan-Nya. Akakakakak…

Maklum..bahasa kasihnya sentuhan. Tapi semua orang yang dibawah stress pasti butuh pelukan. :p …Jadi sering-seringlah memeluk orang yang HALAL kita peluk.

Itu cerita hari ini. Besok ada piket dan tetap kerja, tapi semangat ini masih menyala. Hehehhee…Walaupun ngantuk.

Tetap senyum. Tetap bersukacita. Tetap bersinar. Tuhan berserta kita. Amin.



Wednesday, March 13, 2013

Lagi Banyak Ngeluh

Yooo..*lemess…

Udah lama banget rasanya ga nulis. Biasanya bisa tiap hari nulis, sekarang sebulan Cuma sekali. Hikss…Padahal blog ini benar-benar tempat ‘sampah’ dimana saya melampiaskan kebutuhan saya menumpahkan ribuan kata yang perlu saya keluarkan dari isi kepala saya.

Ngebullll…itu yang saya rasakan hari-hari ini.

Saking ngebulnya kata-kata saya juga jadi tidak terkendali. Pikiran saya negatif melulu. Dari pesimis sampe curigasion terus sama orang. Mulai dari marah-marah sampe putus asa karena capek marah-marah. Bawaannya mau nangis setiap kali ngerasa ga dibantu atau ditolong. Berasa ditinggal sendirian getooohh… (ternyata ada gadis kecil yang insecure di dalam diri saya …hueee..ga nyadar umurnya udah berapa)

Kemarin, waktu liburan Nyepi (Selamat Hari Nyepi!!).. ada pengambilan foto untuk video prewed di Gading Serpong. Janjian jam 10. Adik saya baru muncul jam 1an. Padahal saya dan Aki sudah sampai dari jam 11.

Belum lagi saya harus make up dan ini itu. Bawaan kesal karena rasanya semua berjalan begitu lambat, sedangkan waktu semakin habis. Sikap saya adik-adik dan kakak saya juga jadi tidak baik. Mungkin tanpa sadar saya sudah mengatakan ‘aduuhhh’ berkali-kali.

Malamnya, saat adik saya ingin mengambil rekaman video saya dan aki, dia tidak terlalu bisa menyampaikan pemikirannya dengan baik. Lagi-lagi saya marah dan sekalipun tidak serius, saya mengeluarkan kata-kata ‘Lo belum pernah ngerasain sol sepatu dilempar ya?’…Bukan kata-katanya yang menjadi masalah saya, tapi luapan emosi kesal saya yang saya sesali. Saya tidak sabar dan tidak tenang.

Bener-bener bad attitude…

Malu sama Tuhan. Saya segitu tidak tenangnya. Saya tahu saya sedang dalam titik yang rendah. Capek setengah mati. Berharap hari libur bisa dipakai buat istirahat, tapi malah harus foto prewed dan pelaksanaannya tidak sesuai jadwal dan benar-benar kurang persiapan.

Puji Tuhannya, waktu itu semua orang berusaha melakukan yang terbaik. Kakak yang cari pinjaman kartu supaya kami bisa masuk ke playground Summarecon. Karce yang selalu membantu memberi tisu dan membawa alat make up kemana-mana. Adik saya yang berusaha menghemat waktu juga. Orang tua saya juga datang, jadi kami ada tumpangan, padahal kami pikir, kami perlu sewa mobil. Biaya konsumsi juga jadi dibayarin padahal saya dan Aki sudah kuatir karena tabungan kami sudah tipis untuk bayar cicilan minggu lalu. Hahahhaha… Keponakan juga ikut ke lokasi, jadi bisa melihat tingkah mereka yang lucu.

Sebenarnya banyak sekali hal-hal yang Tuhan kasih dan seharusnya saya syukuri (baru ingat saat nulis neh… mewek dehhh)… Entah kenapa saat itu yang ada dipikiran saya hanya capek dan capek. Saya masih bisa hahaha hihihi. Tapi setiap kali ada hal yang tidak beres sedikit, intonasi bicara saya langsung naik. Mungkin orang lain tidak terlalu melihat kelelahan saya, tapi saya sendiri merasakannya seperti sudah pada titik ubun-ubun retak. Yang membuat saya kesal, saya seperti menyerah pada kedagingan saya hingga saya jadi terlalu reaktif pada orang. Nada bicara yang tinggi, sikap hati yang terus mengeluh, kata-kata keluhan dan tidak bersyukur. Benar-benar bersusah payah untuk tidak melampiaskan kondisi psikis saya yang kelelahan pada orang lain, tapi tetap saja kebablasan. Bahkan saya lupa berdoa pada Tuhan supaya melancarkan hari pemotretan kemarin. Berdoa sih..tapi sekilas. Hehehhe….


Lokasi dadakan. Solaria Giant Summarecon. Akakkaka...

Sampai sekarang masih capek. Bahkan kepala dan bahu sudah menunjukkan psikosomatis. Hari ini memutuskan untuk memanjakan diri sendiri dulu. Creambath or whatever. Cuma pengen berhenti memikirkan pekerjaan untuk sementara. Berhenti mikirin kekuatiran soal merit dan tetek bengeknya. Soal yang kalau pulang harus beresin ini itu dulu di kosan. Mikirin cucian dsb.

Terima kasih sama Tuhan yang masih jagain kesehatan saya sampai hari ini. Ditengah kelelahan seperti ini, saya tidak perlu merasakan sakit ini itu. Terlebih lagi Roh Kudus yang selalu mengingatkan firman..

Bersyukurlah dalam segala hal…

Pikirkanlah yang manis, yang mulia..

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia…

Banyak ayat-ayat yang Roh Kudus ingetin setiap kali udah mulai mau ‘muntahin’ kata-kata ga enak dan berbagai keluhan yang saya tahu pasti akan membebani orang lain juga.

Semoga besok bisa lebih semangat. Semoga creambathnya bikin otot-otot badan enakan. Hehheheh…



Thursday, March 07, 2013

Minggus Ngebulsss

DP 1st trial exam tahun ini benar-benar luar biaasaaa… Saya banyak melakukan kesalahan. Bos saya juga, entah kenapa jadi ga konsen kayak biasanya. Beberapa hari emang sakit sih.

Dalam seminggu ini bener-bener seolah ga ada break. Saya usahakan datang lebih pagi biar bisa sarapan dengan tenang karena sebelum jam 7.30 saya sudah harus berada di tempat lain dan harus mulai awas. Jam 8.30 naik lagi ke lt. 4 siapin semua bahan ujian dan memastikan pengawas datang tepat waktu. Sebenarnya saya juga harus stanby di ruangan supaya kalau ada yang perlu ditanya di soal ujian, saya yang akan mencari guru mata pelajarannya.

Sudah memastikan pengawas ada dan soal ok2 saja. Turun ke perpustakan buat scan dokumen yang akan dikirim ke examiner IB. Kalau yang covernya doang sih oklah ya, tapi kalo yang semua tugas-tugasnya, sampe ngantuk-ngantuk ngerjainnya (temen kerja yang tiap liburan semester scan dokumen ratusan anak juga pasti ngantuknya lebih parah). Selesai scan, siapin buat exam besoknya dan lipetin lembar jawaban.

Anak-anak pulang sekolah, waktu jumat kudu meeting OSIS. Selesai meeting, masih siapin buat ujian besok biar ga dikejer-kejer.

Nah, hari ini saya ceroboh. Kemarin saya tidak mengingatkan Bapak yang biasa fotocopy lembar jawaban. Jadinya pagi-pagi pas tau ga ada lembar jawaban, saya sampai panik. Mau foto copy sendiri, mesinnya eror terus. Sedangkan jam 7.30 saya sudah harus turun dan stand by di pintu gerbang. Puji Tuhannya, si Pak tukang fotocopy datang dan langsung membantu.

Itu kerjaan rutin, tapi kadang-kadang ada perintilan tambahan. Ngawas kelas yang tidak ada gurunya, mencari murid yang perlu dipanggil, mencari guru yang sedang dicari, memastikan kertas buat print siswa tidak habis, bantu scan tugas anak-anak dsb.

Capeee?? Capee bangeeettt… apalagi waktu musim ujian seperti ini. Ga selalu selelah ini sih. Tapi ditengah-tengah kesibukan ini, dalam hati bersyukur kalau saya perempuan. Kalau di mapping, mungkin pekerjaan saya seperti bercabang-cabaaaaaaaangggg… Bukan konsen di satu hal. Yang berarti saya harus membagi pikiran saya ke beberapa bagian. Puji Tuhannya bisa dikerjakan dengan nyambil pekerjaan lain. Saya yakin, makhluk bernama pria, tidak bisa melakukannya (idung kembang kempis).

Yahhh..itulah kenapa saya stress waktu mendapat tugas baru. Saya seperti harus menambahkan cabang di lain di kepala saya, supaya tugas itu bisa saya kerjakan juga dengan baik.

Sempat stress juga waktu bayangin ntar udah nikah. Berarti banyak lagi yang harus saya pikirin. Beresin rumah, masak, dsb…Hueeee…Menenangkan diri dengan ‘kekuatiran hari ini cukuplah hari ini. Yang besok nanti saja.’

Di awal tahun saya kerja, load kerjanya sama persis dan saya stress luar biasa. Nangis-nangis dan jadi sensitif. Waktu itu bisa bertahan dengan pikiran, load seperti ini hanya sementara. Memang sementara sih karena musiman. Jadi saya tidak perlu merasa seperti orang tertindas.

Yang sekarang juga pasti sementara saja. Walau pun lebih stress karena mikirin persiapan pernikahan juga. Tapi kalau Tuhan bilang saya ga sanggup, saya ga akan bertahan juga sampai sekarang.



God bless me.



Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.

Pengkotbah 9:10





[ARTIKEL] Dia yang PHP atau Gw yang GeeRan??

Bess-Hamiti Haaahhh... Ayo streching dulu dan pemanasan sebelum mebahas topik ini. Topik ini bukan cuma untuk para wanita, tapi jug...