Monday, February 29, 2016

Gyan Bobo Lebih Awal

Kemarin malem Gi bobo jam 21.16. Ituuu sukacita yang besar buat aku hahahha.

Selama ini mau maksa Gi bobo lebih awal itu memang susah. Apalagi kalau Papanya masih di ruang tamu buat refreshing.

Dua hari sebelumnya pun Gi masih bobo di atas jam 9. Lari-lari dan berpetualang di tempat tidur.
Kita lihat dia seperti itu karna masih ada cahaya dari pintu kamar mandi.

Nah, semalam begitu dia nyender di bahu Papanya, kami langsung bawa ke kamar dan matiin semua lampu sampai gelap total.

Gi masih gelisah aja, tapi ya nunggu sekitar setengah jam lebih, akhirnya dia pules. Puji Tuhan banget.

Papa Mamanya jadi bisa kerjain yang lain.

Dari sini aku sadar banget sih, kadang pengen anak ikutin maunya kita, misalnya tidur lebih awal, tapi kita ga bantu mereka untuk tidur lebih awal. Aku masih pengen sibuk kerja, papanya masih mau main. Ya anak jadinya ikut suasana yang ada.

Iya ya ortu harus ngalah kalau mau diturutin. Ngalah dengan naruh segala kepentingan pribadi dan menolong anak dengan menunjukkan apa yang harus mereka lakukan. Dan ini butuh kesabaran.

Lebih gampang buat ngomong, teriak, marah2 dan ngelarang, tapi pesan yang kita sampaikan ga nyampe. Anak malah stress. Ortu jg stress karna pesan ga sampe.

Harus sabar dan telaten.

Apa lagi seumur gi. Dia cuma ngikut apa yang dia liat. Belum bisa diajak diskusi.

Moga-moga Papa Mama Gi makin dewasa dan matang untuk bisa ajarin Gi lebih banyak.


Lasma WA 08170878531 BBM 6Y4N63 LINE amsalfoje

Sunday, February 28, 2016

Mahal

Kalau hari ini kamu bisa gereja
Keluar masuk tanpa kuatir, bersyukurlah

Kalau hari ini kamu bisa melayani dengan bebas walau hanya dengan sebuah kesaksian kecil di socmed
Atau membersihkan gereja tanpa dilihat siapa pun
Bersyukurlah

Kalau hari ini kamu masih punya orang-orang yang menegurmu dan berjaga-jaga untukmu lewat doa
Menyediakan waktunya mendengarkanmu, menaruh tangannya dibahumu, mengucapkan doa yang terdengar telingamu
Bersyukurlah

Kalau hari ini kamu bisa makan roti dari kotbah Mingguan yang kadang kamu pikir itu lagi itu lagi
Bersyukurlah

Karna mungkin akan ada saatnya kamu di tempatkan di tempat asing
Saat kamu tidak bebas menyuarakan imanmu
Ingin melayani di gereja tapi tidak mampu
Ingin mendengarkan Firman dari pengkotbah tapi tidak bisa
Butuh topangan dari saudara seiman tapi jarak memisahkan

Mungkin akan ada saatny kamu akan bertemu waktu seperti itu
Nikmati hari ini
Syukuri imanmu hari ini
Lakukan yang terbaik untuk melayani

Mungkin akan ada saatnya
Saat kamu akan mengerti
Apa yang kamu anggap biasa sekarang
Ternyata mahal harganya



Lasma WA 08170878531 BBM 6Y4N63 LINE amsalfoje

Saturday, February 27, 2016

[Curhat] Perkara Memasak







Masak itu sebenernya gampang ya kalau mau belajar. Mulai aja dari dadar telor yg dicampur bawang dan irisan sayur.

Thursday, February 25, 2016

Waktunya Bobo!

Tiga hari ini aku sama Aki mulai ajarin Gi bobo lebih awal. Dulu dia jam 9 udah tidur. Kayaknya kami kelepasan sekarang jadi jam 11 malem baru tidur.

Menjadwal ulang tidur anak seumur Gyan itu super syusah. Harus sabar. Karna dia stress. Mau main tapi ngantuk. Ngantuk tapi masih mau main.

Salahnya kami sebelum2nya bawa gadget ke tempat tidur. Jadi mungkin di pikiran Gi, kalo Papa Mama masih urusan sama hp, berarti belum waktunya bobo.

Ga ada obrolan serius soal ini antara aku sama Aki, tapi tahu2 ngalir gitu aja.  Jam 9 matiin lampu ruang tamu, ga bawa hp ke tempat tidur. Aku sama Aki jg temenin dia tidur. Kalau mau kerjain yang lain nunggu dia benar-benar lelap.

Hari pertama luar biasa nguras emosi karna Gi lari-lari di atas tempat tidur. Lempar badannya ke Papa Mamanya. Hadeehhh... remuk badan ini.

Tiap kali dia mau berdiri buat main, kami tarik. Begitu terus. Nangisnya ga karuan.

Tapi gimana yaaa. Harus tega. Mikirin kalau dia sudah besarnya.

Makin ke sini Gi mulai ngerti. Matiin lampu berarti bobo. Dia udah ga protes kayak kemarin.

Cuma bilang "Yahhh.." kalau lampu udah dimatiin.

Semoga Tuhan beri hikmat dan kesabaran buat aku dan Aki.

Banyak kesenangan kami yang harus dikorbankan "cuma" demi Gi bobo lebih awal. Tapi ini investasi masa depan buat Gi.

Aku sama Aki tipe yang bukan disiplin luar biasa dan benar-benar cambuk diri sendiri.

Tuhan beserta. Aminnn.



Lasma WA 08170878531 BBM 6Y4N63 LINE amsalfoje

Monday, February 22, 2016

Restart Ulang

Lucu deh,
Di saat saya ribut-ribut soal LGBT, tahu-tahu Tuhan tarik saya lagi untuk lebih banyak diskusi dengan Dia. Diskusi tentang Gyan. Tentang kerjaan saya di Oriflame.

Beberapa minggu ini saya tahu saya melakukan kesalahan dalam mengasuh Gyan. Katanya kan emosi seorang ibu mempengaruhi watak anak yaa. Aku lihat Gyan pemarah. Emosional. Aku bercermin pada dia.

Sunday, February 21, 2016

Untuk Kita Yang Berdosa

Waktu kita memutuskan ikut Tuhan, percayalah Tuhan membawa pedang di tengah kita.

Kadang kita harus bertentangan dengan keluarga kita, kadang kita harus bertentangan dengan sahabat2 kita, tapi pedang itu sendiri akan lebih menusuk kita. Karna kita melawan kedagingan kita. Melawan kebiasan2 lama kita. Kita melawan pikiran2 lama kita. Kita melawan diri kita sendiri.

Sakitnya seperti tulang yang ditarik dari daging. Tapi janji Tuhan itu iya dan AMIn, Ia akan menyertai kita sampai pada akhir jaman.

Pertobatan kita bukan berarti kita 100% kebal dosa, kita masih bisa berdosa. Masih bisa jatuh. Tapi jiwa dan hati kita bukan manusia yang lama. Kita ga betah di lumpur yang sama. Kita ga betah melakukan dosa.

Jatuh? Jangan menyerah. Minta ampun sama Tuhan, minta kekuatan lagi. Minta pikiran dan perasaan yg dari Tuhan lagi.

Jika kita jatuh dan mengakui kita ga sanggup untuk sempurna lalu ingin menyerah, ingat! Itu bukan pikiran dari Tuhan.

Kita memang ga akan pernah bisa sempurna dari diri kita sendiri. Pegang lagi tangan Tuhan. Kejar lagi Kebenaran-Nya. Allah itu setia, Dia akan ampuni dosa kita yang sungguh2 bertobat dan mencari Dia.

Dia ga akan tolak buluh yang terkulai.
Kejatuhan kita pada masa2 pemurnian kita adalah bukti kita butuh Tuhan 100%.

Jangan pernah nyerah. Ikut Tuhan itu sakittt. Sangat sakiittt. Tapi anugrah, damai sejahtera, sukacita, kasih, dan keselamatan yang Tuhan berikan itu lebih berharga dari yang kita rasakan.

Jatuh. Ayo bangkit lagi. Jatuh ayoo bangkit lagi. Tuhan yang lihat hati kita akan menakar setiap air mata kita.

GBU

Saudaramu yang juga berdosa.

*****

Waktu nulis ini inget perjuangan awal2 ikut Tuhan. Jatuh bangun dalam dosa yang sama sampai jijik sama diri sendiri.

Sempet ninggalin Tuhan, tapi ga tahan. Mungkin itu yang dibilang ke mana pun kita pergi, kalau Tuhan udah tangkep kita, kita ga bisa lari dari kasih-Nya.

Dosa lama itu udah Tuhan tolong lepaskan. Butuh bertahun2. Cuma karna kasih karunia Tuhan yg terus meyakinkan aku buat ga nyerah. Buat bangkit. Lasma jatuh itu tanda kamu memang ga bisa hidup benar dari diri sendiri, begitu kata-Nya.

Sekarang, sudah menikah dan punya anak, jatuh bangun dalam dosa pikiran. Ga tunduk. Ga taat. Sulit mengampuni. Ada rasa dengki. Menginginkan hidup orang lain. Kemalasan. Dll

Jatuh bangun dalam hal yang sama. Berulang. Sampai jijik. Muak.

Tapi ga boleh nyerah. Ga boleh putus asa. Tuhan terus kasih harapan. Jangan nyerah. Jangan nyerah. Sekali pun hidup aku bikin aku punya alasan untuk jatuh aja sekalian. Tinggalin Tuhan aja sekalian. Tapi Tuhan bilang jangan nyerah. Jangan.

Ada aja Tuhan pakai buat aku balik lagi cari Firman-Nya. Ada aja Tuhan tarik lagi supaya aku bersukutu lagi dengan Dia.

Sama seperti dulu Tuhan ga nyerah dengan hidup aku. Hari ini pun begitu. Besok juga. Besoknya lagi juga. Sampai bener2 pulang ke Rumah Bapa.


Putar

Aku tahu kau bergumul dalam dagingmu
Aku tahu kau menjerit mencari tahu

Siapa aku?
Katamu

Mengapa aku begini?
Tiada henti kau mencari

Iya
Aku tahu duri itu
Yang menusuk-nusukmu
Menuduhmu setiap waktu

Bukan hanya kau kawan
Aku pun juga
Dengan cara yang berbeda
Duri itu pernah menusukku begitu lama

Jangan kawan
Jangan menyerah
Putar jalan
Jangan ke sana

Kemarilah
Kembali pada Bapa
Dia setia
Asal kita meminta
Dia akan beri agar kita bisa

Kemarilah kawan
Kembalilah
Aku pun pernah gagal
Gagal tinggal di dalam Dia

Tapi jangan menyerah kawan
Jangan
Dia setia
Lebih dari yang kita duga
Asalkan kita meminta
Dia akan jadikan kita bisa

Kemarilah kawan
Bersama Bapa
Dia setia
Dia mencinta
Kita yang berdosa
Dengan nyawa-Nya
Dia tebus dosa kita

Jika Dia tidak menyerah atas kita
Maka jangan kau menyerah
Mari kawan
Tinggal dalam Bapa

Putar jalanmu
Kembali pada Bapamu
Yang akan menjagamu
Bahkan dalam jatuh bangunmu
 

Hai Perempuan, Apakah Kamu Siap??

Hai perempuan
Hari ini apa yang kau lamunkan
Impianmukah

Impian menjadi seorang nyonya dari seorang tuan yang bersahaja
Atau impian menimang manusia kecil calon pemimpin bangsa

Saat dirimu bermimpi
Aku ingin membisikkanmu sesuatu
Bukan untuk menghancurkan mimpimu
Tapi untuk menyadarkanmu
Mimpimu itu tidak setinggi bintang dilangit
Mimpimu itu nyata
Karena itu
Kamu membutuhkan pengertian dan pengetahuan
Dibanding sekedar lamunan

Hai perempuan
Saat kamu merindukan sebuah bahtera pernikahan
Siapkah kamu merendahkan dirimu sampai di titik terendahmu
Melayani seorang pria asing yang membawamu pergi dari sarangmu yang nyaman?

Hai perempuan
Siapkah kamu bersabar pada setiap ego mereka yang disebut pria
Berlapang dada dengan ketidak pekaannya
Dan memberi kasih sempurna dalam setiap kelemahannya

Siapkah kamu hai perempuan??

Hai perempuan...
Jika kamu bermimpi mendapatkan seorang keturunan
Yang menyukakan hatimu dan mewarnai hatimu...
Siapkah kamu dengan hal-hal ini??

Kamu mulai tak nyaman dengan tubuhmu sendiri
Siapkah kamu dengan rasa sakit yang seperti seluruh tubuhmu diremukkan dalam 1 waktu
Siapkah kamu dengan bokong yang semakin lebar
Lemak yang menumpuk
Payudara yang mengendur
Vitalitas tubuh yang menurun??

Masih ada lagi hai perempuan
Jam tidurmu akan berkurang
Jika suamimu tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan rumah
Itu artinya kamu harus punya 3 kepala
Satu untuk mengurus anak, 1 untuk mengurus rumah, 1 untuk mengurus suami

Hai perempuan
Mungkin kamu pikir aku menakutimu
Tidak, aku membangunkanmu
Supaya kamu bersiap
Supaya kamu belajar

Bangun dan kejarlah mimpimu membangun sebuah keluarga
Tapi ingat
Jangan kau bangun keluargamu dengan angan-angan
Jangan kau bangun keluargamu dengan dongeng-dongeng

Bangunlah keluargamu di atas Dasar yang Teguh
Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan,
 kelemah lembutan, kebaikan, kesetiaan, penguasaan diri

Cinta yang membara itu akan mulai padam
Mulailah mengasihi
Engkau mulai akan merasa bosan
Bersukacitalah
Kepalamu penuh dengan kekuatiran
Mintalah damai sejahtera itu
Setiap saat kau mungkin ingin marah dan melenyapkan semua yang ada
Bersabarlah
Saat kau kecewa dan sulit memaafkan
bermurah hatilah
Akan ada saatnya keputusan suamimu tak kau sukai
Lembutkanlah hatimu, dengarkanlah dia
Mungkin dia tidak akan menolongmu atau memperhatikan kebutuhanmu
Jika kau menginginkan hal yang tak kau butuhkan sementara rumahmu membutuhkan makanan
Kuasailah dirim, tahanlah dagingmu, tak memilikinya tak akan membunuhmu
Jangan berhenti melayaninya, berbaik hatilah layani ia
dengan kesetiaan yang kau punya
Perempuan..
Suamimu memang raja di dalam rumahmu

Jika kau sudah mengerti maksudku
Mulailah berhenti berangan
Berlututlah
Berdoalah
Mintalah Sang Mempelai Pria Surgawi
Mengajarmu menjadi
Wanita terbaik
Yang akan seseorang miliki

Semoga beruntung

Saturday, February 20, 2016

Love Rules

Kalau kamu salah,  aku ga tegur, berarti kamu bukan orang yang signifikan buat saya.

Kalau kamu salah, aku menegurmu, berarti kamu orang signifikan buat saya. Saya tidak mau kehilangan kamu dan kamu berharga buat saya.

Sudah sering melihat orang yang saya kasihi jatuh terlalu dalam karna saya merasa tidak nyaman untuk menegur, membuat saya mengerti. Rasa sakit melihat orang yang kita sayang jatuh sampai dalam, lebih sakit dari dijauhi karna teguran kita.

Kejatuhan mereka tamparan dari Tuhan karna saya diam.

Bukan karna saya lebih suci, bukan karna saya lebih lurus. Mana ada orang di dunia ini ga bikin dosa. Tapi kalau kita berdosa ga bisa jadi alasan buat kita ga menegur.

Kita jadi jiper karna sadar kita berdosa. Ya saya banget itu dulu. Karna pengalaman saya di atas saya kapok. Ga boleh diem. Harus ngomong. Masa bodo orangnya marah atau tersinggung. Bagus malah berarti tegurannya kena.

Peraturan di atas..
Kalau saya ga menegur berarti saya ga punya belas kasihan pada orang itu.

Masalah orangnya berubah atau ga? Itu balik lagi ke orangnya. Minimal saya sebagai orang yang mengasihi dia, menanam benih supaya setiap kali dia mau berbuat dia ingat.


Thursday, February 18, 2016

Dosa Seks, Iblis Menyebarkannya Dengan cara Halus

Seks dipakai Tuhan agar suami istri bisa bersatu dalam daging dan jiwa. Saling melayani bukan menuntut.

Tapi iblis juga memakai seks untuk merusak manusia. Dimulai dari pelecehan entah di masa kecil atau sudah dewasa.

Dosa lain manusia masih bisa jalanin hidup. Tapi dosa seks, orang ga cuma berdosa sama orang lain tapi juga dirinya sendiri.

Dosa lain manusia yg menolak Tuhan masih bisa bilang SALAH tapi coba yg berhubungan seks. Berapa banyak orang berkompromi?

Di beberapa negara pornografi dilegalkan
Berapa banyak perempuan dieksploitasi secara halus untuk menjual lagu dengan video klip yang vulgar?
Anak-anak perempuan kita sekarang memakai yang mini-mini. Saat dilecehkan si pelaku menyalahkan si perempuan.
Anak2 umur 7, 8 tahun dianggap lucu karna melakukan sexydance ala korea
Ciuman sebelum pernikahan dianggap wajar, bahkan aneh kalau belum melakukan
Berapa banyak cowo yang obrolannya menanyakan "cewe lo udah lo apain?" tanpa takut dan malu.

Ga ada yang akan bangga saat orang mengaku mencuri atau membunuh.
Tapi dunia sekarang bangga saat mereka menceritakan apa yang mereka lakukan dengan yang bukan pasangan pernikahannya.

Di Indonesia orang2nya masih "waras", masih takut sama Tuhan. Di luar negeri sana, orang yg takut sama Tuhan mungkin ngosngosan jagain anak mereka supaya tetap di dalam Tuhan.

Selagi gelombang itu bisa dibendung. Lebih baik dibendung. Sudah pasti tidak bisa dibendung 100%. Tapi selagi bisa, harus ditahan.

Wednesday, February 17, 2016

3 pasal Markus 14-16

Penemuan hari ini dari 3 pasal yang bikin penasaran dan ternyata ada loohhh di Alkitab tapi ga pernah dibahas.

1. Orang yang mengikuti Yesus saat ditangkap. Dia mau ditangkap juga tapi langsung melepas kainnya dan kabur dengan telanjang. Siapakah dia??

Markus 14:51-52 (TB)  Ada seorang muda, yang pada waktu itu hanya memakai sehelai kain lenan untuk menutup badannya, mengikuti Dia. Mereka hendak menangkapnya,
tetapi ia melepaskan kainnya dan lari dengan telanjang.

http://www.bibleforandroid.com/v/54edff8371cb

2. Di Markus 15 ditulis, Petrus menyangkal Yesus 3 kali sebelum ayam jantan berkokok 2 kali. Baru nemu detail ini. Lebih tepatnya baru nyadar.

Markus 14:72 (TB)  Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu menangislah ia tersedu-sedu.

http://www.bibleforandroid.com/v/2631108206c8

3. Saat Yesus mati, ada orang dari Majelis Besar - Yusuf dari Arimatea yang menanti-nantikan Kerajaan Allah dan meminta mayat Yesus diturunkan. Saya bertanya-tanya bagaimana cerita hidupnya. Pernah munculkah sepanjang cerita Yesus yg lain?

Markus 15:43 (TB)  Karena itu Yusuf, orang Arimatea, seorang anggota Majelis Besar yang terkemuka, yang juga menanti-nantikan Kerajaan Allah, memberanikan diri menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus.

http://www.bibleforandroid.com/v/4edddd5ec0c9

Siapa tahu ada teman-teman yang tahu jawaban dan detail dari pertanyaan2 saya mohon info yaaa di komen. Biar aku update di sini :). Maklum masih belajar dan baca lebih detail Firman Tuhan.

Tuesday, February 09, 2016

AGAR TULISAN ANDA ENAK DIBACA -JAYA SETIABUDI

Tadi baca postingan FB Megi. Baca sampai bawah, langsung mikir "AHA!! Ini harus disimpan." Ya udah simpen diblog aja hahha.

Jadi ini bukan postingan saya ya mas bro, mba sis. Murni copas.

******


Penulis adalah profesi kecelakaan saya. Sekitar tahun 2005, saat mulai berbagi (gratis) di Batam TV dan Radio Kei FM Batam, surat kabar Batam Pos menawarkan saya untuk mengisi rubrik bisnis mingguan. Saya jawab ke pimred Batam Pos saat itu, “Wah, saya ini bukan penulis seperti Mas Ippho. Kalo bicara nyeplos saya bisa”. Beliau menjawab, “Ya udah gini aja Mas J, saya kirimkan wartawan. Mas J diwawancara, kemudian dituliskan”.

Deal..!

Minggu depannya, saat tulisan perdana terbit, saya langsung berduka. Lha koq tulisannya gak sesuai dengan apa yang saya bicarakan? Apalagi sifat perfeksionis menjadikan saya susah menerima standar orang lain yang menggunakan nama saya (seolah ditulis sendiri).

Kemudian saya mengatakan, “Pak, mulai minggu depan saya aja yang nulis”. Bisa jadi juga itu konspirasi Batam Pos yang memepetkan saya untuk mulai menulis. Selama 1 jam lebih, saya tak mendapatkan 1 paragraf pun. Tulis sedikit, hapus lagi. Tulis lagi, hapus lagi. Ternyata gak gampang nulis.

Kemudian saya menelepon Mas Ippho, menanyakan tips buat penulis pemula kayak saya. Mas Ippho bilang, “Udah, Mas tulis aja sembarang, ntar email ke aku. Biar aku edit gaya bahasa dan EYD nya”. Dapat beberapa paragraf, saya kirim ke Mas Ippho dan gak sampai 1 jam, dibales email saya dengan tulisan yang cakep abis. Buseett, canggih amat nih orang.

Tahun 2008, saat penyelesaian buku pertama saya, The Power of Kepepet (setelah 2,5 tahun menulis), saya mendapat bantuan sahabat ayah saya, Ir Bagiono Djokosumbogo, sebagai editor buku saya. Makin ketemu POLA bagaimana menulis yang menarik. Sebagai catatan, Pak Bagiono adalah pendiri STM Pembangunan Semarang dan mantan Atase Kebudayaan Perancis. Jadi jangan kaget kalau buku pertama saya sangat sesuai EYD banget, he he.

Karena saya bukan orang yang rajin membaca, maka saya sangat paham keluhan para pembaca. Inilah kaidah-kaidah yang saya buat dalam menulis, agar ‘sejuta umat’ menyukai tulisan Anda:

VISUALISASIKAN

Jauh sebelum saya menulis biasanya saya mem-visualisasikan diri saya (seolah) sedang berbicara dengan Anda. Maka dari itu bahasa saya adalah bahasa AUDITORI, seolah saya sedang berbicara dengan Anda, betul?

Rumusannya seperti ini:
- Saya membayangkan diri saya sedang berbicara kepada Anda.
Saya juga membayangkan kemungkinan-kemungkinan pertanyaan Anda kepada saya.
- Saya membayangkan saya menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.
- Saya mengulang berkali-kali di benak saya, hingga tak ada lagi sanggahan atau pertanyaan yang kurang jelas.
- Saya menuliskan.

Visualisasi dapat dilakukan dimanapun. Saat mengemudi, tiduran, berenang, apalagi saat buang air >> paling tokcer.

MULAI DARI POIN-POIN

Ide itu mahal dan gak setiap saat datang. Jadi siap selalu catatan atau aplikasi untuk mencatat.
- Tuliskan poin-poin penting yang terlintas di benak Anda, tak perlu rapi.
- Pindahkan ke laptop dan tambahkan keterangan-keterangan, terutama dari hasil visualisasi.
- Jangan melakukan editing sambil mengetik. Ketik aja dahulu, edit kemudian, agar tulisan Anda mengalir.

PIT STOP

Pembaca pemula (orang yang jarang membaca), biasanya tak tahan untuk membaca terlalu lama. Jadikan tulisan Anda seperti Rally Wisata, perbanyak pemberhentian. Perhatikan buku-buku saya punya POLA serupa. Tak sampai 1,5 halaman, selalu ada SUB JUDUL, QUOTE atau GAMBAR.

JELASKAN ‘SMURF’ DENGAN CONTOH

- Dalam 1 paragraf, jangan ada lebih dari 1 kata asing (smurf).
- Jelaskan 1 smurf dengan minimal 2 contoh.
- Hubungkan 1 smurf dengan kata-kata yang (kira-kira) orang awam mengetahuinya. Bukan: "Smurf itu adalah suatu smurf yang men-smurf agar smurf". Pegel nian otak awak.
- Guru yang canggih, mampu menyederhanakan kata-kata, bukan terlihat canggih, tapi membuat pembaca puyeng.

TANDA BACA

- Tanda baca membantu pemahaman si pembaca. Kapan harus ‘tarik nafas’, jalan terus dan berhenti.
- Saat membaca ulang, ikuti tanda baca yang Anda gunakan. Apakah sebagai pembaca, Anda ngos-ngosan, karena terlalu panjang pemutusan? - Jika ‘iya’, potong menjadi 2 atau 3 kalimat. Apakah terjadi salah pengertian dikarenakan salah pemenggalan?
- Sebisa mungkin gunakan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dan bahasa baku. Jika terpaksa menggunakan bahasa asing atau prokem, gunakan huruf miring (italic).

BACA ULANG MINIMAL 2 KALI

- Bacalah ulang seolah Anda adalah audiens yang Anda ceritai. Kira-kira mereka bisa menangkap pesan Anda kah?
- Hindari pengulangan kata sambung yang sama dalam 1 paragraf. Misalnya kata ‘tapi’sudah digunakan, maka gunakan kata ‘namun’, dalam paragraf yang sama.
- Perhatikan alur tulisan Anda, apakah sudah ‘runut’ dan mudah dipahami oleh pembaca Anda? Susun ulang jika belum.
- Tutup tulisan dengan kesimpulan atau kata-kata mutiara, agar kesan itu ‘nempel’ dan ‘nampol’. Lebih nampol lagi, jika diberi mutiara beneran.

KHUSUS MEDIA SOSIAL

- Karena media sosial seperti FB, Instagram, Twitter tak ada HURUF TEBAL (bold), maka gunakan huruf besar (kapital) sebagai gantinya.
Terlalu banyak huruf besar, akan merusak fokus dan kenyamanan pembaca.
- Batasi 1 paragraf dengan maksimum 8 baris, agar memudahkan membaca via smartphone (socmed).
- Khusus di Twitter, karena terbatas, boleh menggunakan singkatan, tapi gunakan yang lazim dipahami. Hindari singkatan bertubi-tubi dalam 1 kalimat.

Ada yang bertanya, “Mas J, koq buku-buku Mas J berbeda dengan buku-buku bisnis lainnya?”.

Kuncinya, saat menulis, saya singkirkan semua buku yang ada. Biarkan tulisan kita original pemikiran dan bahasa kita. Jika ada saduran, sertakan sumbernya.

“Mahir itu hasil dari rajutan ketekunan yang dilakukan tahunan..”


Mata Tuhan Melihat

Mata Tuhan melihat apa yang kita perbuat
Buat yang baik
Buat yang jahat

Oleh sebab itulah jangan berbuat jahat
Ingat!
Tuhan melihat!

Amsal 4:23 (TB)  Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Matius 9:13 (TB)  Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

Moralitas yang benar tidak menyelamatkan. Sebab orang memiliki moral yang baik pun bertindak benar atas keangkuhannya.

#selfreminder

Friday, February 05, 2016

Tembok

Setan tuh ga suka kamu berbuat baik. Makanya dia pakai orang jahat atau egois untuk memanfaatkan kebaikanmu. Lalu kamu merasa tertipu, merasa dimanfaatkan, merasa diperlakukan tidak adil.

Lalu kamu mulai perhitungan dengan kebaikanmu. Kamu mulai meniru mereka yang menyakitimu. "Ah, mereka aja kayak gitu ke gua. Kenapa gua ga bisa gitu?"

Kamu mulai membangun egomu juga. Belajar memasang pagar tinggi-tinggi supaya tidak ada yang memanfaatkanmu atau menyakitimu. Kamu pikir kebaikan dan cinta tulusmu terlalu mahal untuk diberi dengan cuma2.

Sayangnya, kamu ga sadar. Pagar yang kamu bangun membuat Kasih Sejati tidak bisa menghampirimu. Memulihkan luka2mu.

Yeaayy!! Setan berhasil. Dia berhasil memutar kebaikan hatimu yanh dulu dibentuk dengan indah menjadi hati yang keras dan penuh luka. Ogah deh berbuat baik. Buat apa?? Toh orang ga ada yang berbuat baik pada saya. Itu pikirmu.

Ah, seandainya kamu tahu, kebaikan tidak memerlukan balasan. Kebaikan hatimu bukannya tak ada yang melihat. Ketulusanmu bukannya tidak ada yang mempedulikan. Mungkin kamu tidak tahu atau memang mereka tidak peduli.

Tapi Dia peduli. Dia tahu. Dan Dia memberi lebih dari apa yang manusia berikan. Damai sejahtera. Sukacita...

Jangan biarkan hatimu yang indah mengeras dan menjadi batu,lalu dibuang dan ditendang. Jangan.

Rubuhkan saja tembok yang kau bangun. Biarkan Kasih Sejati memulihkanmu. Asal kau tahu, dengan luka-luka itu Dia akan menjadikan hatimu lebih indah dari sebelumnya.

Hanya saja semuanya harus dimulai dari tembok itu. Rubuhkan saja. Biarkan Dia datang dan undanglah Dia masuk. Dia yang mengenalmu melebihi dirimu sendiri.

#selfreminder #overthinking #healingmysoul #thankyouGod

Tidak Seburuk Itu

Rejeki itu ga ke mana. Tapi kadang rejeki itu jual mahal karna maunya dijemput.

Yang masih meratap kapan nasib gua berubah, mungkin udah waktunya kaki dan tangan kamu ninggalin kenyamanan. Otaknya diajak diem sebentar biar ga nyari-nyari alesan biar ga ngalamin sakitnya ditolak atau gagal.

Orang yang bersyukur sama hidupnya ga perlu ditendang disuruh maju. Tapi orang yang meratapi nasibnya dan terlalu ciut untuk mencoba merubah nasib, orang2 ini yang harus ditarik dari ketakutannya dan diajak untuk maksimal.

Di mana ada ketakutan, di situ ada keberanian. Ketakutan itu seperti singa mengaium dengan keras tapi ga ada giginya. Gagal ga semengerikan itu. Ditolak tidak sesakit itu.

Jika kamu tahu bagaimana menempatkan pikiran dan perasaanmu, kamu akan melihat gagal dan penolakan sebagai batu loncatan supaya kamu menjadi manusia yg lebih baik.

#sharing #selfreminder

Tolong

MembutuhkanMu lebih dari apa pun
Membisikkan namaMu
Seperti sayatan halus penuh rindu

Engkau begitu dekat
Aku bisa meraskanMu
Aku bisa mendengarMu

PelukanMu
DekapanMu
Dalam naunganMu
Rasa aman hatiku

Ini segala kuatirku Tuhan
Ini segala takutku
Lidahku kelu ingin mengaduh
Tapi aku takut semakin luluh lantak hidupku

Pada siapa lagi aku bisa berseru Tuhan
Kau yang paling tahu betapa aku berjuang
Betapa aku merana
Betapa aku tersiksa

Kemah yang sementara ini Tuhan
Selalu ingin kukoyak agar aku segera pulang
Tapi jika melakukannya
Benarkah aku akan pulang?

Berapa lama lagi Tuhan waktuku?
Berapa lama lagi Tuhan aku harus belajar?

Lihatlah kekerasan hatiku Tuhan
Semakin kulihat sesamaku
Semakin api amarah membakarku

Tapi Kau selalu katakan kasih
Mari mengasihi
Mari mengampuni

Ah Tuhan..
Aku bagian dari mereka
Aku manusia
Tolonglah aku Tuhan
Bantulah aku Tuhan
Supaya aku lurus dalam jalan-jalanMu
Supaya saat mati pelitaku
Masih ada minyak tersedia
Untuk aku menyambutMu

Tolong aku Tuhan
Pimpin aku
Selidikilah aku selalu

Thursday, February 04, 2016

Asalnya Masalah?

Kadang-kadang saya bertanya "Tuhan, kenapa saya harus mengalami ini?"

Saat saya renungkan lagi, apa yang terjadi pada saya adalah buah dari perbuatan saya di masa lalu.

Kadang masalah ada karna Tuhan ijinkan. Maka Ia pasti akan menguatkan kita untuk melangkah.

Tapi kadang masalah pun akibat dari perbuatan kita sendiri. Tuhan pun akan menguatkan kita, jika kita dengan rendah hati mengakui kelemahan dan dosa kita.

Jika kita tidak mau bertobat, siap2 masalah itu menelan hidup kita. Seperti orang sakit yang merasa sehat dan selalu menolak ke dokter.
Dosa berbahaya saat disembunyikan dan menjadi tumpul saat diakui dengan rendah hati.

#selfreminder #Selidikiaku #hikmat #woman amsalfoje.blogspot.com



[ARTIKEL] Dia yang PHP atau Gw yang GeeRan??

Bess-Hamiti Haaahhh... Ayo streching dulu dan pemanasan sebelum mebahas topik ini. Topik ini bukan cuma untuk para wanita, tapi jug...