amsaLFoje -A Long Life Learner-


Entah waktu yang semakin cepat bergulir atau kita yang semakin sibuk. Satu tahun dari 2025 menuju 2026 rasanya kaya cepet banget.

Mungkin karena terlalu banyak peristiwa. 

Mungkin karena terlalu banyak tanggung jawab.

Mungkin terlalu banyak masalah.

Ah. negatif amat kedengarannya.

Tadinya gw pikir kalau ngajar + ngurus rumah bakal bikin gw burnout.. Udah doa, "Tuhan gpp gw stress kami lagi BU. Asal Tuhan kasih kekuatan buat jalanin stressnya"... 




Hari ini aku bersyukur kepada Tuhan, Tuhan ga angkat masalahku, tapi Dia beri aku kekuatan dan hikmat.


Aku yang dulu akan selalu menyalahkan keadaan. Tapi lewat badai-badai yang sebelumnya, perjalananku bersama Tuhan membuatku tetap bertahan walau logikaku melihat bahwa masalahku seperti tidak ada jalan keluar.


Tuhan membawaku dalam perjalanan yang rumit. Tuhan ijinkan luka-luka yang membuat "trauma" untuk menunjukkan, "ini ga baik" dan menjadi lebih empati pada orang2 yang punya masalah yang sama.


Aku bukan orang rajin ke gereja atau menyembah Tuhan di waktu khusus. Tapi setiap hari aku bisa merasakan tuntunan-Nya, kekuatan-Nya di saat-saat aku ngerasa ga berdaya, clueless, ingin milih jalan pintas.


Aku memegang Tuhan erat-erat, tapi ternyata Dia memegangku lebih erat. Saat tanganku hampir lepas, Dia manahanku agar tidak jatuh tergeletak. Berkali-kali Dia bilang, "percaya sama Tuhan, Lasma. Percaya sama Tuhan."


Aku bergumul setiap hari untuk mengatakan pada dagingku supaya percaya Tuhan. Jangan menyerah. Lakukan apa saja yang Tuhan sediakan jalan. Sekalipun itu langkah-langkah kecil yang seperti tidak memberi dampak apa pun.


Percaya, Lasma. Percaya...


Sambil terus belajar berjalan dengan pikiran dan perasaan yang selaras dengan yang Tuhan mau.. Ternyata langkah-langkah kecil yang terlihat ga berarti itu, membawa perubahan.


Cahaya terang menuju jalan keluar perlahan terlihat. Dan disaat yang sama aku melihat diriku berubah, bertumbuh, dan memahami isi hati Tuhan lebih lagi.


Berkali-kali aku bilang sama Tuhan..

"Aku takut dengan prosesMu." Karna memang sakit, sakittt banget proses yang Tuhan ijinkan. Untuk bisa tahu maunya Tuhan.


Tapi disaat yang sama aku juga bilang

"Tuhan aku tetap mau diproses tapi tolonggg jangan tinggalin Lasma, berikan Lasma hikmat dan kekuatan untuk melewatinya"


Aku menyerahkan hal yang paling berharga dalam hidupku, kenyamanan.


Tuhan ganti dengan damai sejahtera yang melampaui segala akal. Yang ga bergantung pada situasi dan kondisi.


Sekali lagi Dia menunjuk kan Firman-Nya, Ya dan Amin.


Kalau tujuan dari hal-hal yang kamu kerjakan saat ini adalah mengubah diri sendiri, kamu sudah telat.

Kamu bukan anak-anak lagi yang lebih mudah dibentuk. 

Gunakan kacamata lain, 

Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki, gimana bisa sampe tujuan yang Tuhan taruh di hatimu. 

Seiring berjalan proses mencapai tujuan itu, pelan-pelan kamu akan berubah, tumbuh dan berbuah. 

Tanya Tuhan, tujuanNya setiap hari. 




Minggu lalu, Tuhan kasih gw hikmat buat ga nyerah dengan pelayanan gw di keluarga sambil bangun usaha gw di bidang gambar. Beberapa bulan ini gw frustasi dengan urusan rumah. Gw membencinya tapi ngerasa bersalah tiap ga ngerjain. Akhirnya tertunda dan menumpuk. Gw udah ngerasa di titik ga sehat secara mental.


Selamat merayakan bukti kasih sejati ❤️



Download ilustrasi di sini https://trakteer.id/lasma_manullang/showcase/bukti-kasih-sejati-Nwq6N

Ilustrasi lainnya

https://www.amsalfoje.com/p/free-download-christian-illustration.html


 Hai temans,

Gw lagi ga ada yang mau dishare, tapi tiba-tiba mau share playlist lagu rohani Kristen gw. 

Kenapa mau gw share? Karena sejak gw lebih rutin denger lagu-lagu rohani kontemporer ini, "gelombang otak" gw lebih stabil. Mood gw lebih terkontrol dan cara mikir gw lebih optimis.

 


Yesus mengasihi anak-anak, kita tahu pasti itu. Saking Ia mengasihi mereka sampai ada ayat khusus yang memperingatkan kita dalam memperlakukan anak-anak. 


Udah beberapa minggu ini gw berdebat sama Tuhan. Gw ngerasa Tuhan ga adil. Hahhahaha.

How dare you, Lasma??

Iyaa, berani-beraninya gw ya. Tapi, beneran itu yang gw rasain dan gw ga bisa pura-pura baik-baik saja di depan Tuhan.

Ilustras: Lasma Works digital arts


Beberapa hari lalu gw melakukan kesalahan kecil pada Aki. Gw yang sudah mengiyakan akan membuatkan ia secangkir kopi, malah ga jadi bikin karena lupa waktu keasyikan menggambar. Untungnya masak airnya pakai pemanas otomatis, jadi ga ada cerita air gosong (pernah ini 😂).

Menjelaskan arti dosa pada anak


Malam ini sebelum tidur gw nemenin bocah baca aplikasi Bible For Kidsnya. Kali ini ceritanya tentang orang lumpuh yang diturunkan teman-temannya dari atap rumah supaya bisa ditaruh di dekat Tuhan Yesus. Mereka melakukan itu karena sekeliling rumah padat oleh manusia yang mau dengar pengajaran Yesus.
Aplikasi Alkitab Anak


Wow wiw wow, sepertinya bulan ini rekor bisa bikin 2 postingan. Hahahhaha. Walaupun semuanya postingan review, semoga tetap memberi manfaat. 

Allah yang menyediakan kebutuhan sekolah anak

Ini kejadian bulan September lalu, tapi saya belum menuliskannya secara detail. Saya ingin menyimpannya supaya saya bisa mengingatnya lagi.




Ini postingan saya di FB tahun 2017. Waktu baca-baca lagi, mengucap syukur banget gimana Tuhan kasih hikmat buat saya di saat-saat itu. Saya ingat sekali tahun 2017 itu saya banyak stress, nangis, mikir ga karuan. Gyan juga hampir tiap bulan sakit. Saya harus ngurus keluarga tapi juga bisnis dan kondisi saya sendiri biar ga stress. Kalau saya sampai break down yang kena anak lagi. 


Rasanya masih belum terlambat ya kalau saya menuliskan ucapan syukur 2019 baru di hari ke 14 di tahun 2020. Padahal saya sudah memikirkannya dari akhir tahun 2019,tapi jiwa pengecut saya masih betah manahan tangan dan pikiran saya untuk bebas berkarya.


Kalau ngomongin 2019, sudah pasti tahun itu ga akan ada tanpa melewati tahun 2018...

Tahun 2018 buat saya tahun dimana Tuhan banyak mengajar saya dan Aki. Jadi ingat kalau dulu kakak pembina kami di Bimbingan Pra Nikah pernah bilang,

" Tema yang kalian tentukan pada saat  pemberkatan nikah, tema itu yang akan banyak Tuhan kerjakan dalam keluarga kalian."


Waktu kami menikah, kami memakai tema " Iman, Pengharapan, Kasih" dan memang selama  kami menikah tiga hal itu terus diproses. Walau sebenarnyaaa dalam iman Kristen ya memang tiga hal itu yang akan terus Tuhan godok sampai mati. Hehehhe. Tapi saat menjadikan 3 hal itu sebagai tema pemberkatan nikah kami, setiap ada masalah selalu teringat dan  menguatkan lagi.

Lalu hal-hal signifikan apa saja yang mau saya catat dalam blog ini? Ini dia beberapa hal yang membuat saya diteguhkan setiap hari.


1. Lunas Hutang

Cr: Nikolay F. 


Sejujurnya, walaupun kami menikah tanpa meninggalkan hutang, tapi kekurang cakapan saya dan Aki mengatur keuangan cukup memporak porandakan keuangan kami. Sebenarnya pun kami bukan yang boros-boros amat. Hedon pun tidak, tapi memang banyak hal perintilan yang kami pikir ga masalah, ternyata bisa jadi masalah.

Kami sempat menggunakan kartu kredit dan akhirnya memutuskan untuk berhenti menggunakannya. Tentu saja denga melunasi hutang yang tersisa. Kami belajar menghidupi diri dengan gaji yang kami terima. Puji Tuhan, hutang kartu kredit sudah lunas. 

Di awal tahun ini kami masih sempat memiliki hutang pembelian handphone secara kredit. Ini pun beli karena handphone benar-benar sudah tidak bisa digunakan sama sekali. Parahnya handphone saya dan Aki rusak di waktu yang berdekatan. 

Di sekitar bulan Oktober, akhirnya kami bisa melunasi pembayaran kredit handphone. Kami tidak punya hutang lagi selain KPR. Buat saya  hal ini kemenangan besar. Heheheh. Setelah beberapa tahun sebelumnya berjuang melunasi semua tanggung jawab.

Puji Tuhan usaha sketsa wajah pun Tuhan lancarkan, bisa untuk menjadi tambahan dompet dapur kami.

Terkadang saya ngelus dada setiap Aki dan saya ingin pergi nonton atau kongkow, kami harus mikir berkali-kali, uang kami cukup atau tidak. Ada rasa bersalah terselip setiap kali melihat Aki juga harus menurunkan standar kesenangannya supaya kami bisa mencukupi hidup. Dia sudah bekerja keras selama sebulan penuh, tapi ga bisa menikmati hasil kerjanya sendiri dengan bebas...huksss.. Di sini binik cuma bisa berdoa supaya Tuhan lipat gandakan berkat untuk suamiku supaya dia bisa menikmati hasil keringatnya tanpa perlu banyak pertimbangan.

Yah, biar begitu toh masa-masa kejepit itu membawa kami pada pendewasaan. Bukan cuma bijak dalam menggunakan uang, tapi juga kerendahan hati dalam menerima bantuan.

Dalam kondisi-kondisi terjepit, ga jarang kami meminta bantuan, tapi ga jarang juga orang-orang terdekat kami memberikan berkat tanpa diminta. Harga diri ini teriris-iris, rasanya seperti tertuduh dengan tagline

"Lebih baik tangan di atas."


Maunya kami, kami yang bisa membantu orang lain
Maunya kami, kami yang menolong orang yang susah
Ga perlulah kami nerima bantuan..

Tapi Tuhan tegor...

Di gereja dulu kami diajarkan " Setia menerima, setia memberi."  Kami terlalu fokus pada konsep  memberi, seolah-olah memberi adalah tindakan yang paling baik. Kami lupa kalau setia menerima sama pentingnya untuk menunjukkan kerendahan hati dan penyerahan diri pada pekerjaan tangan Tuhan.

Baca juga: Jangan Menikah Kalau...


Waktu saya dan Aki membicarakan hal ini, saya tertegun, ternyata saya dan Aki punya watak yang sama, punya harga diri yang tinggi. Sedangkan untuk bisa melihat kemuliaan Tuhan kita ga bisa mempertahankan harga diri yang ditakar lewat pikiran manusia.

Bersyukur lewat proses yang sudah kami lewati dan pastinya masih terus diproses. Gimana cara Tuhan prosesnya, akan kami lihat nanti.


2. Keputusan Gyan Tetap Di TK A



Sewaktu saya dan Aki memutuskan untuk membiarkan Gi tetap di TK A, sebenarnya ada ketakutan di dalam hati saya. Gimana kalau nanti Gi jadi minder? Gimana nanti kalau dia ga bisa gaul sama teman-temannya? Gimana kalau nanti dia merasa berbeda karena teman-teman sekelasnya sudah naik ke TK B.

Puji Tuhan, guru-guru Gi pintar menjelaskan pada anak-anak muridnya. Dengan cara yang menyenangkan Ibu Kepsek menjelaskan pada Gi, dia harus tetap di TK A karena kedua gurunya membutuhkan bantuannya di kelas. Dengan semangat pula Gi menerima tugas itu.

Baca juga:  Mama Papa Harus Berani Sabar


Di pembagian rapot semester 1 kemarin, saya menjadi lega. Kedua guru Gi menjelaskan kalau keputusan saya dan Aki membiarkan Gi tetap di TK A sudah tepat. Gi lebih percaya diri, dia lebih tenang di kelas, lebih antusias mengerjakan tugas. Dari hasil observasi pun menunjukkan  hasil yang baik. Di tahun sebelumnya Gi tidak mengisi jawaban semua pertanyaan tentang membaca, tahun ini dia bisa menyelesaikan semuanya dengan baik.


3. Pekerjaan baru Aki



Karena satu dan lain hal, Aki akhirnya memutuskan untuk resign dari kantor lama. Puji Tuhannya karena kantor lama sedang dalam perombakan besar-besaran, niat Aki buat resign ga pake sembunyi-sembunyi. Atasannya memberi dispensasi Aki keluar kantor untuk wawancara kerja. 

Biar begitu, tetap saja ada kesulitan yang Aki lewati. Aki memasukan lamaran ke beberapa lowongan mulai dari website loker sampai info dari teman sejawat atau tawaran langsung, tapi sampai beberapa bulan belum juga ada panggilan. Sempat sampai menanyakan list gaji, tapi lagi-lagi ga keterima. 

Beberapa kali liat wajah Aki yang bilang hasil wawancaranya ditolak lagi, bikin saya patah hati. Wawancara kerja sampai 10 kali dari yang ngarep sampai ya udahlah dijalanin aja, pastilah melelahkan. Saya sudah bersiap mencari lowongan kerja untuk kembali kerja kantoran kalau kalau Aki sampai tidak dapat kerja juga (itu saja belum tentu bisa segera dapet karena hiatsu yang panjang)

Baca juga: Keluar Dari Kotak Untuk Kotak Yang Baru


Syukurlah, di akhir tahun, Tuhan beri hadiah. Akhirnya Aki diterima bekerja di satu perusahaan. Walaupun harus bergeser dikit dari bidang pekerjaannya yang dulu, kami benar-benar mengucap syukur.

Aki meninggalkan kantor lama dengan baik dan membawa pelajaran yang membuatnya lebih dewasa sebagai seorang profesional. 


4. Buah Manis Pernikahan


Ada teori yang bilang kalau 5 tahun pertama adalah masa bulan madu dan setelahnya kemungkinan krisis pernikahan. Beberapa hari lalu seorang artis menceritakan bahwa 5 tahun pernikahannya adalah siksaan dan setelahnya baru merasakan kenikmatan. 

Waktu itu saya menonton wawancara itu bersama Aki dan langsung mengiyakan kata-kata artis tersebut. Aki langsung pause videonya dan kami ngobrol panjang lebar soal hal itu. 

Iya, 5 tahun pertama adalah masa adaptasi yang menyiksa. Bukan cuma saya, tapi Aki juga walau dia ga bilang, tapi mukanya ngomong banyak. 😬😬😬

Di tahun ke 6 pernikahan kami baru benar-benar ngerti, ngedong apa itu satu hati, satu jiwa, satu pikiran. Seperti menemukan soulmate lagi dan lagi. Segala macama kata-kata romantis yang ada di drakor, saya baru mengerti maknanya di tahun ke 6 pernikahan. "Everything I'll do. I do it for you." semacam itu.

Bukan lagi soal kewajiban, istri harusnya begini, begitu, atau suami harusnya melakukan a atau b. Tapi lebih ke

"aku melakukan ini karena aku mengasihimu. Aku mau melakukan yang terbaik untukmu."


Tinggal tenang artinya itu kita percaya masalah yang hari ini kita hadapi pasti ada jalan keluarnya. Tapiii... Ketenangan itu ga bikin kita berdiam diri. Justru biasanya... Biasanya nih yaaa,.. Bikin kita lebih kreatif, berhikmat, dan membuka mata lebih lebar sehingga bisa melihat pintu yang tertutup tapi ga terkunci. Kita tinggal buka.

Stocksnap


Hari itu aku dan suami beribadah seperti biasanya. Tidak, hari itu tidak biasa karena untuk kedua kalinya bocah kami mau ditinggalkan Sekolah Minggu sendirian. Jadi, aku bisa beribadah bersama suami (akhirnya).


Hanya saja, ada yang berbeda dalam diriku. Sesuatu yang samar sepertinya membuatku tidak bisa konsen beribadah. Aku sibuk memandang dan mengamati Worship Leader (WL) dan singer yang tampil lumayan mencolok hari itu. Atasan hijau muda dan bawahan putih. 



Memberanikan diri jalanin usaha ini ga gampang. Pake raung2 di kamar dulu, ngelepas masa lalu, mengampuni diri sendiri yang terlalu mikirin orang lain sampai ga mau memperjuangkan cita2 sendiri.



Pagi ini saya mendapat notifikasi berita tentang artis A yang melakukan adegan ciuman dengan artis CB. Saya yang lumayan ngefans sama A buru-buru cek IGnya untuk memastikan itu cuma isu dan berharap cuma adegan yang kelihatannya ciuman.
Fancycrave1 - pixabay 

Hi Gorgeous!!

Udah berapa minggu ga nyampah di blog ini. Saya habis makan siang nih, baru selesai nyuapin si bocah yang cuma mau makan ayamnya dan nasinya ga abis (bikin senewen).

Harusnya sih abis makan saya langsung kerjain pesanan custom video. Cuma ini lagi migren, jadi rebahan bentar dan nyampah di sini dulu.
Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen liburan movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • Who Will Fight For You??
    Real Steel...tau judul film ini? Sudah pasti tahu. Film yang dibintangi oleh Hugh Jakcman  dan bintanng cilik Dakota Goyo ini mence...
  • [CURHAT] Berhadapan Dengan Rasa Sakit
    Hi Gorgeous!!  Menulis sepertinya jadi hal yang sulit buat saya lakukan karena terlalu mempertimbangkan banyak hal. Selain tidak ...
  • [DRAMA] Come and Hug Me - Apakah Kejahatan Menjadi Warisan?
    Come and Hug bercerita tentang Yoon Na-Moo dan Gil Nak-Woo yang bertemu pertama kali saat mereka remaja. Mereka saling jatuh cinta se...
  • [REVIEW] Genius Bath Sabun Homemade Tanpa Parfum, Paraben, & SL
    Hi Gorgeous!! Happy weekend!! Udah lama ga bikin postingan review tentang produk kecantikan yaa. Nih, kali ini saya mau review...
  • [KESEHATAN] Mood Swing PMS Yang Merusak
    Hi Gorgeous! Hari ini agak mendung, semoga ga hujan karena saya harus jemur cucian hehehe. Ngomong-ngomong soal mendung...
  • [Review] Mineral Botanica Acne Care
    Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih.  Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...

Cinta Tertutup Luka

Cinta Tertutup Luka
Kisah Wei membalaskan luka hatinya pada ayahnya.

Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Traktir kopi

Traktir kopi
Traktir amsaLFoJe kopi supaya makin semangat nulis.

Art & Design Services

Art & Design Services

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Lasma Works
    Lasma Works
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Pengikut

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates