Monday, August 29, 2011

Yes, Lord. I'm Just An Ordinary Girl

Beberapa hari ini perasaan dan pikiran saya diaduk-aduk tidak karuan. Perasaan dan pikiran tidak bisa diajak bekerja sama. Kalau diingat-ingat saya sering merasakan hal seperti ini dan pertama kali saya mengalaminya waktu saya duduk di bangku SMP.

Saya menangis tidak karuan, hati saya gelisah, pikiran saya berusaha menekan perasaan itu tapi tidak berhasil. Sampai akhirnya orang tua saya bertanya, kenapa. Saya cuma mengatakan kalau saya merasa tidak diperhatikan. Padahal saya sendiri tidak yakin dengan jawaban itu. Saya tahu pasti kalau orang tua saya sangat memperhatikan saya dan menyayangi saya. Tapi untuk menjawab pertanyaan 'kenapa' dari orang tua saya, saya seperti tidak menemukan jawaban lain. Orang tua saya tentu saja menjadi bingung. Mereka berusaha menenangkan saya kalau pikiran saya itu tidak benar dan saya berusaha menerimanya.

Saturday, August 13, 2011

Bagaimaa Kalau Dia Tidak Menyatakan Diri-Nya???


" Saya percaya kalau Tuhan sedang hadir di tempat ini."

Kalimat ini dulu saya aminkan begitu keras setiap kali ibadah atau pun komsel dan sebagainya. Tapi di satu hari Minggu, tiba-tiba saya memprotes kalimat itu. Waktu itu seorang hamba Tuhan sedang membawakan firman Tuhan dan saya memprotes kalimatnya di dalam hati. Saya sendiri tercengang dengan ketidak setujuan saya. Saat itu hanya ada jeritan di hati saya mengatakan, " Tuhan bukan 'sedang' hadir di tempat ini, tetapi Dia selalu hadir di tempat ini. Dimana ada orang-orang yang mencintai dan takut akan Tuhan, di situlah Tuhan selalu hadir. "

Sunday, August 07, 2011

Apa Yang Akan Kau Berikan Pada Orang Tuamu?


Pribadi yang paling berpengaruh dalam hidup saya selain Tuhan Yesus adalah 2 pribadi yang jadi teladan dan panutan dalam hidup saya, kedua orang tua saya. Secuek-cueknya saya, saya selalu berusaha menunjukkan pada mereka bahwa saya menyayangi mereka. Caranya, pulang ke rumah walau sebulan sekali hahahha. Walaupun saat saya pulang orang tua saya malah tidak ada di rumah karena sibuk dengan kegiatan gereja atau perkumpulan keluarga (curcol deeehh). Waktu bersama-sama dengan mereka adalah waktu terbaik untuk menunjukkan kasih saya. Mungkin hanya mendengarkan cerita Mama, atau sekedar memijat kaki Papa yang kelelahan, itu adalah waktu-waktu terbaik untuk menunjukkan kasih saya.

Terkadang saya ingin memberikan hal-hal lain seperti hadiah atau apa pun yang orang tua saya senangi, tapi kadang-kadang apa yang saya berikan, mereka juga bisa membeli (kemaren beli oleh-oleh malah saya dan adik saya yang habisakan karena orang tua tidak di rumah..hahahhaha..)

[ARTIKEL] GA SEMUA ORANG DILAHIRKAN UNTUK SUKSES

Kalau ukuran kita untuk sukses adalah punya uang banyak, menjadi terkenal, punya jabatan tinggi, disegani semua orang... Bayangkan kalau ...