[CURHAT] Bangun Usaha Jual Karya Seni



Namanya bangun usaha dan bisnis, ga ada yang mudah di awal kan ya. Semuanya butuh tenaga dan usaha termasuk juga waktu dan dana yang ekstra. Mulai dari ngumpulin portfolio, nyari suplier, bikin blog, daftar paypal, masukin foto produk dan keterangan ke marketplace, ditambah bikin jadwal pribadi untuk menyesuikan kerjaan dan tanggung jawab sebagai istri dan ibu
(mau gila, stress gw beberapa minggu ini).


Belakangan ini, waktu saya lebih banyak istirahat karena asam lambung yang parah, saya  memindahkan semua portfolio usaha saya ke wordpress. Ternyata dengan platform ini ngeblog, terutama buat tujuan bisnis jadi lebih mudah, rapih, dan praktis. Sayangnya buat upgrade ke paket yang bisnis masih agak mahal.

Kayak mau beli domain juga kayaknya mending beli domain terpisah dulu. Beberapa bulan lalu, saya beli domain "amsalfoje" ini cuma 125ribu. Cek domain yang saya mau juga sedang murah di jasa domain yang biasa saya pakai. Semoga dapet rejeki buat beli ya.

Selain soal domain, saya juga memasukkan karya-karya saya ke marketplace di Tictail. Awalnya saya melihat seniman-seniman luar negeri yang menjual hasil karya mereka di sana. Saya pikir, kenapa ngga. Untuk saat ini saya hanya menjual produk digitalnya untuk sementara sampai saya bisa mendapat jasa printing yang ok dan murah.

Bisa diliat ya di Tictail ada banyak karya seni yang dijual. Harganya juga mulai dari yang terjangkau sampai yang lumayan.

Sayangnya sebagai seller saya masih ga bisa pakai mata uang rupiah. Mungkin karena ini marketplace internasional. Ini juga penyebabnya saya belum berani produksi secara fisik hasil karya saya untuk shipping luar negeri. Belum tahu caranya. Saya masih harus belajar dan cari tahu range harga shipping internasional.

Tapi untuk pesanan secara nasional atau lokasl, saya masih bisa terima pastinya. Hehehhe.

Mau lihat-lihat toko Tictail saya?? Mampir ke sini yaa

lasmaworks


Jangan lupa subscribe blog ini ya buat dapet info postingan terbaru atau follow IG saya di @lasma_manullang

0 Comments