amsaLFoje -A Long Life Learner-

Akhir-akhir ini saya merasa menderita . Padahal masalahnya sepele. Mungkin saya lelah.

Ada sesuatu yang hilang, ga tahu apa. Mungkin karena udah terlalu sibuk dengan keseharian. Sibuk sama rumah, sibuk sama bisnis.

Kehidupan rohani berantakan, ga punya waktu sendirian. Kangen orang tua, tapi mau ketemu aja susah banget. Masal ah A, B, C...

Jadi gampang marah, jadi sensitif, adga yg ngomong apa dikit, langsung tersinggung. Rasanya kayak memusuhi seluruh isi dunia.

Datang sama Tuhan udah kayak orang gila. Bilang mau mati berkali-kali.  Tapi tiap mikirin lagi masalahnya,  kok ya ga masuk akal mikir sampai mau mati. Pernah ngadepin masalah yang lebih besar,  tapi ga semenderita ini.

Rasanya kebayang banget gimana waktu Elia mau dibunuh Ratu Izebel. Elia bisa datengin petir,  membunuh banyak nabi palsu, tapi gara-gara Ratu Izebel doang dia langsung menyayangkan hari lahirnya.  Dudul kan yaaa..

Susah bersyukurr,

Mau bersyukur kok ya alesannya berasa klise...  Anak sehat,  suami sehat,  bisnis lancar..  Berasa klise.

Sampai puas nangis-nangis mata bengkak,  cuma bisa berbahasa Roh.

Nyadar,  waktu saya dengan Tuhan makin berkurang. Jangankan nyediain waktu buat Tuhan,  buat diri sendiri aja ga ada. 

Akhirnya tadi puas-puasin ngoceh-ngoceh sama Tuhan.  Muntahin segala kekecewaan dan rasa muak.

Iya,  ya.  Bulan ini banyak kecewa sama manusia. Jadi males berharap sama orang.  Emang bener sih jangan berharap sama orang dan jangan memberi harapan palsu pada orang.

Lagi sering merasa dibohongi,  giliran mikirin lagi,  ternyata saya juga kayak mereka.  Dipendem lagi deh kecewanya.  Tapi  lama-lama numpuk juga.

Kadang kalau cerita sama Babe sampai mikir,  Babe bosen ga  ya denger kebodohan-kebodohan saya. Saya ga ada tempat bercerita yang lain yang benar-benar bikin saya lega.

Entah kenapa kalau cerita ke orang ga benar-benar plong,  ujungnya males cerita.  Sedangkan keterbukaan awal dari pemulihan.


Ih,  ribet banget yaaa mikirnya.

Mau diberesin juga bingung kayak gimana.  Tahunya cuma satu,  beresin dulu hubungan sama Tuhan...

No... Noo... Mengampuni.  Kalau sudah mengampuni,  dateng sama Tuhan juga pasti lebih enak...  Walau pun orang-orangnya ga salah,  tapi ada GT saya terhadap mereka tidak terpenuhi.  Ujungnya kecewa,  ya harus ampuni.

Semoga segera berakhir.. Padang gurun? Bukan,  hutan hujan tropis.  Jalannya kagak bisa lempeng.  Banyak hewan-hewan siap menyerang.

Puji Tuhan ga ngerasa ditinggal Tuhan.  Saya tahu Dia terus mengamati saya membereskan benang kusut yg malah makin kusut.  Dia tunggu saya menyerah dan lari pada Dia,  meminta-Nya membantu saya membereskan semuanya.

Iya,  Babe selalu begitu...  Ini juga udah pegangan,  Be T.T



amsaLFoje via Blogaway
Kalau mau jujur, kerja dari rumah dengan ngurus anak 9 bulan tanpa ada yang bantuin itu, GA ENAK. Hahahha.

Aku cerita pahit-pahitnya dulu deh. Hihihi...

Kenapa ga enak?? Karena untuk jadi ibu rumah tangga aja (tanpa ART), pekerjaan kita seperti tiada henti. Belum lagi kalau kita tipe yang ingin semua beres. Kalau tidak beres, pusiiinggg kepala Barbie...

Ditambah kerja dari rumah?? Weitsss, baru mau kerjain ini pas si kecil tidur, eh tahu-tahu sudah bangun. Apalagi kalau si kecil main, udah pasti ga mau main sendiri. Di tengah-tengah lagi main, saat iseng cek hp, ternyata ada downline yang butuh bantuan. Ih, pusing lagi kepala Barbie...

Terus, ya udah kerja kantoran aja Lasma. Duit langsung dapet, bisa bayar ART.

Yesss!!!

Akhirnya Tantangan Berhadiah 1 berakhir. Ini bukan masalah prestasi yaaa. Tapi tentang memakai apa yang kita punya untuk memuliakan nama Tuhan.

Pemenang yang aku pilih berhasil menyentuh hati aku. Saya bisa merasakan yang si Nona ini rasakan dan jadi lebih bisa bersyukur.

Nah!! Karena pesertanya hanya 3(000), dipilihlah 3 orang,

1. Theresia Hutape alias Echa
Tulisan: http://theresia-hutapea.blogspot.com/2015/04/giveaway-kalau-aku-ga-pernah-kenal-doi.html?m=1

2. Uly Sitorus
Tulisan: http://atikcbulay.blogspot.com/2015/04/seandainya-kristus-gak-ada-di-hidupku.html?m=1

3. Lucia Margareth
Tulisan:
https://m.facebook.com/notes/lucia-margareth/flashback-perjalanan-bersama-dia/10152981229517917/?refid=17

Selamat yaaa!! Tolong kirim nama, alamat, no hp ke inbox FB atau WA 08170878531 atau 7fc0cc37

Saya kasih peer yaaa. Silahkan riview hadiah bukunya di blog atau notes masing-masing.

Jangan berhenti menulis, jangan berhenti bersaksi. Good luckk!!

Lasma ngapain sih sibuk banget nulis-nulis status sok rohani di FB?? Mending ada yang baca. (Tudahan setan dalam pikiran)

Sori yee kalau gua suka sok kotbah & sok suci di medsoc. Hidup juga belum tentu bener.

Tapi, gua punya kerinduan melayani Tuhan. Sayangnya, keadaan gua ga memungkinkan untuk melakukannya di luar rumah. Gua juga udah mewek-mewek sama Tuhan karena rindu pelayanan (rindu Tuhan atau pelayanan sih? -_-)

Terus, kalau gua mewek terus memang bisa ngubah keadaan? Ga. Ya gua fokus sama apa yang bisa gua lakukan buat Tuhan. Gua suka nulis, kata teman-teman tulisan gua lumayan, gua punya socmed, gua punya hp canggih. Ini yang gua punya buat melayani Tuhan. Kalau gua fokus sama apa yang ga gua punya, pengen kejayaan masa single, gua ga akan pernah melayani karena gua fokus sama yang ga gua punya.

Ini cara gua membagi apa yang sudah Tuhan kasih buat gua. Berkat itu bukan buat kita sendiri. Jangan biarkan cawan kita luber dengan anggur. Nanti anggur itu tumpah terbuang sia-sia. Dengan berbagi lewat socmed, gua menjaga cawan gua terus terisi anggur yang baru. Dengan cara itu juga gua melayani Tuhan

Mau dibilang pencitraan atau apa terserah. Pikiran orang tanggung jawab masing-masing, tugasku menjaga hati nuraniku tetap bersih. Dengan dikendalikan rasa takut dinilai, nama Tuhan ga akan dipermuliakan. Ga akan ada kesaksian, ga ada yang dikuatkan, ga ada yang ditegur, ga ada yang diberi tahu jalan yang benar.

Badan gua dibatasi rumah kontrakan kami, tapi kesaksian tentang Kristus ga boleh dihentikan oleh apa pun & siapa pun.

#melawanintimidasiiblis
Jebakan pernikahan yang sering kita pikir benar;

- mentingin anak dari pada pasangan
- mentingin pekerjaan daripada keluarga dengan alasan demi keluarga
- mentingin keluarga sendiri dari pada pasangan
- mentingin diri sendiri daripada pasangan dengan alasan yang penting sudah melakukan kewajiban
- berhenti memaafkan & memberi karena merasa selalu mengalah & yang paling berusaha

Hati-hati buat pasangan baru, apa yang kelihatan benar belum tentu benar. Rumah tangga retak bukan cuma karena ada pria atau wanita idaman lain. Keterpusatan pada diri sendirilah yang pertama kali memberi retakan kecil. Retakan kecil bisa menjadi retakkan besar.

Berpegang pada Firman Tuhan, kunci terbaik untuk berespon dengan BENAR dalam situasi yang SALAH.

- istri tunduk & hormat pada suami karena suami kepala atas istri & kepala suami adalah Kristus
- suami sayangi istri
- perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan
- KASIH
1 Korintus 13:4-8

13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
13:8 Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap..

#mengoreksidiri


Bacaan: Yohanes 4:1-15
NATS: Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria? (Yohanes 4:9)

Dalam Yohanes 4:1-15, kita membaca bahwa Yesus lelah, lapar, dan haus. Sebagai Putra Allah, Dia dapat memenuhi semua kebutuhan jasmaninya sendiri. Semestinya Dia mudah mendapatkan makanan dan minuman. Namun Yesus tidak bersikeras untuk memenuhi semua kebutuhan-Nya sendiri.

Waktu itu, murid-murid-Nya pergi ke kota untuk membeli makanan. Sementara itu Dia duduk di pinggir sumur Yakub untuk beristirahat dan menunggu. Kemudian, saat seorang perempuan Samaria yang moralitasnya diragukan datang untuk menimba air, Dia melakukan hal yang mungkin enggan dilakukan oleh sebagian besar dari kita: Dia meminta minum dari perempuan itu.

Selama bertahun-tahun saya melewatkan suatu pelajaran penting tentang kemanusiaan Tuhan, sampai Dia mengajar saya tentang egoisme terselubung karena sikap saya yang tidak mau mengizinkan orang lain menolong saya. Suatu hari seorang teman berusaha berbuat baik kepada saya, tetapi seperti biasanya saya menolak. Dalam kekecewaannya ia berkata, "Kamu tahu nggak? Kamu tuh terlalu pelit untuk menerima!"

Seketika saya sadar! Benar, saya selalu berusaha menjalankan firman, "Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima" (Kisah Para Rasul 20:35). Masalahnya, dalam usaha saya untuk tidak egois, saya selalu merasa harus menjadi Pemberi.

Orang lain juga rindu untuk mengalami berkat dalam memberi. Sayang kita sering kali mengecewakan mereka dengan menolak bantuan mereka. Marilah kita belajar menjadi penerima yang murah hati, seperti Yesus -JEY


BERMURAH HATILAH UNTUK MENERIMA
SAMA SEPERTI KETIKA KITA MEMBERI
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen kumpulan puisi liburan movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • Review For Prometheus
    Tadi baru nonton Promotheus... Pembukaan neh film asli kereeeeeeeeennn bangettt. Saya sampai bengong dan ternganga melihatnya. Sinemato...
  • [CURHAT] Berhadapan Dengan Rasa Sakit
    Hi Gorgeous!!  Menulis sepertinya jadi hal yang sulit buat saya lakukan karena terlalu mempertimbangkan banyak hal. Selain tidak ...
  • [DRAMA] Come and Hug Me - Apakah Kejahatan Menjadi Warisan?
    Come and Hug bercerita tentang Yoon Na-Moo dan Gil Nak-Woo yang bertemu pertama kali saat mereka remaja. Mereka saling jatuh cinta se...
  • [REVIEW] Genius Bath Sabun Homemade Tanpa Parfum, Paraben, & SL
    Hi Gorgeous!! Happy weekend!! Udah lama ga bikin postingan review tentang produk kecantikan yaa. Nih, kali ini saya mau review...
  • [Review] Nano Healthy Family - Pijat Puas Harga Pas
    Sabtu kemarin saya mendapat berkat lagi dari salah satu sahabat saya. Sudah lama dia mau traktir saya pijat refleksi, tapi belum juga ke...
  • [Review] Mineral Botanica Acne Care
    Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih.  Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...

Cinta Tertutup Luka

Cinta Tertutup Luka
Kisah Wei membalaskan luka hatinya pada ayahnya.

Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Traktir kopi

Traktir kopi
Traktir amsaLFoJe kopi supaya makin semangat nulis.

Art & Design Services

Art & Design Services

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Lasma Works
    Lasma Works
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Pengikut

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates