Kalau udah benci, semua pujian pun akan dianggap jarum dan kotoran. Ga mau melihat dan mendengar lebih dekat. Ga mau lebih jauh mengerti, semua dianggap manipulasi.Kalau udah benci ya benci. Jadi, sebenarnya hatinya siapa yang harus dibersihkan??? Orang yg dibenci jalan santai, kitanya udah keburu rusak oleh amarah.
Jadi, siapa yang harus dibersihkan??
Luapkan amarah ke hadapan sosial, lalu sama2 marah dan menghujat. Apakah itu yang memang kita mau?? Puaskan saja marah kalau itu bisa memperbaiki keadaan.
Apa kita ga bisa belajar dari masa lalu?? Segitu besar dan pentingnyakah harga diri kita hingga tidak sanggup melakukan apa yang benar?? Mengampuni dan mengasihi??
Kita tahu kok kalau dunia ini kotor, ga adil, kenapa harus begitu marah dan merugikan diri sendiri?? Percaya deh, pelan2 kamu bisa mati kalau kamu pelihara marahmu. Lepaskan hakmu untuk menghakimi, itu bukan bagianmu. Jangan lempar damai sejahtera yang Tuhan kasih cuma demi pembuktian diri bahwa kamu benar dan mereka salah.
Kalau kamu benar, biar Tuhan yang buktikan. Kalau mereka salah, biar Tuhan yang buktikan.
Kalau hari ini kamu bisa gereja
Keluar masuk tanpa kuatir, bersyukurlah
Kalau hari ini kamu bisa melayani dengan bebas walau hanya dengan sebuah kesaksian kecil di socmed
Atau membersihkan gereja tanpa dilihat siapa pun
Bersyukurlah
Kalau hari ini kamu masih punya orang-orang yang menegurmu dan berjaga-jaga untukmu lewat doa
Menyediakan waktunya mendengarkanmu, menaruh tangannya dibahumu, mengucapkan doa yang terdengar telingamu
Bersyukurlah
Kalau hari ini kamu bisa makan roti dari kotbah Mingguan yang kadang kamu pikir itu lagi itu lagi
Bersyukurlah
Karna mungkin akan ada saatnya kamu di tempatkan di tempat asing
Saat kamu tidak bebas menyuarakan imanmu
Ingin melayani di gereja tapi tidak mampu
Ingin mendengarkan Firman dari pengkotbah tapi tidak bisa
Butuh topangan dari saudara seiman tapi jarak memisahkan
Mungkin akan ada saatny kamu akan bertemu waktu seperti itu
Nikmati hari ini
Syukuri imanmu hari ini
Lakukan yang terbaik untuk melayani
Mungkin akan ada saatnya
Saat kamu akan mengerti
Apa yang kamu anggap biasa sekarang
Ternyata mahal harganya
Lasma WA 08170878531 BBM 6Y4N63 LINE amsalfoje
Di saat saya ribut-ribut soal LGBT, tahu-tahu Tuhan tarik saya lagi untuk lebih banyak diskusi dengan Dia. Diskusi tentang Gyan. Tentang kerjaan saya di Oriflame.
Beberapa minggu ini saya tahu saya melakukan kesalahan dalam mengasuh Gyan. Katanya kan emosi seorang ibu mempengaruhi watak anak yaa. Aku lihat Gyan pemarah. Emosional. Aku bercermin pada dia.
Tadi siang baca tentang damai sejahtera yang dihubungkan dengan kemakmuran yang katanya merupakan ajaran Kristen Kharismatik...
Si penulis ga setuju, saya juga ga setuju karena dia menulis bahwa Tuhan ga pernah janjiin damai sejahtera setiap saat (kemakmuran).
Sementara aku punya iman Tuhan janjikan damai sejahtera setiap saat. Waktu kita percaya penuh sama Tuhan, seketika hati kita yang mungkin tadinya bolong dan kosong karena takut dan kuatir, jadi terasa penuh. Ada kepuasan, ada ketenangan, ada rasa sanggup dan keberanian. Rasanya apa yang di depan mata tidak lagi menakutkan. Malahan dengan antusias kita menanti-nantikan pekerjaan tangan Tuhan.
Itulah damai sehahtera yang Tuhan janjikan.
Yohanes 14:27 (TB) Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
http://www.bibleforandroid.com/v/6bf3afae3f83
Jadi, beberapa hari ini mulai terbiasa bangun jam 3 pagi. Dari jam 3 pagi sampai jam 5 nyeterika, jam 5 saat teduh, setengah 6 sampai jam 7 belanja dan masak sarapan dan makan siang, jam 7.30 temenin Aki sarapan, jam 8 nyuci dan beres2 yang lain sampai jam 9. Pokoknya sampai jam 9 itu sudah harus mandi, kasih makan Gyan. Karena jam 9 sudah harus di depan komputer ngerjain Oriflame, terjemahan, dan shoponline. Kerja sampai jam 4, ajak Gyan keluar dan main. Jam 5 sudah harus di rumah beres-beres dan masak makan malam. Kalau rumah sudah beres tinggal duduk manis nyuapin Gyan sambil nonton drama Jepang hohoho sambil nunggu Aki pulang.
Selama ini saya ga sabaran. Ingin membereskannya dalam 1 waktu. Kunci jadwal yang saya buat kerjakan semuanya satu-satu. Jangan biarkan pikiran memikirkan semuanya bersamaan. Energi jadi terkuras di pikiran, bukan saat bekerja. Saya nurut aja dituntun seperti itu. Waktu mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan mengurus anak, ya tinggalkan HP. Waktu mengerjakan Oriflame dan yang lain, ya jangan mikirin pekerjaan rumah tangga yang lain.
Puji Tuhan banget dengan hal ini saya sangat tertolong. Yang tadinya pekerjaan kecil-kecil tidak beres-beres juga, akhirnya bisa dibereskan satu per satu. Kerjain pekerjaan rumah jadi lebih terasa ringan, kerjain Oriflame juga lebih fokus.
Saya juga jadi lebih disiplin untuk saat teduh. Walau ngantuk-ngantuk hahahhaha.
Buat orang lain mungkin mikirnya ya emang udah niat saya, tapi buat saya pribadi ini bener-bener pertolongan Tuhan. Tuhan kasih hikmat bagaimana saya seharusnya mengatur waktu saya.
Memang sih harus bergumul dan stress sampai rasanya mau gila dulu. Tapi, justru di situ Tuhan jadi kasih rhema, kalau waktu harus digunakan dengan efektif, bukan semau kita.
Waktu itu seperti uang, kalau tidak digunakan dengan sebaik mungkin malah akan memperbudak kita. Bahayanya lagi, uang bisa dicari, tapi waktu ga bisa. Waktu harus digunakan sebaik mungkin. Bukan cuma tentang momen-momen, tapi juga gimana waktu kita bisa untuk kita bertumbuh juga, memaksimal hidup kita dan juga orang lain.
Semoga Tuhan beri hikmat lebih lagi, supaya saya lebih berdisiplin lagi. Aminnn.
-
Tadi baru nonton Promotheus... Pembukaan neh film asli kereeeeeeeeennn bangettt. Saya sampai bengong dan ternganga melihatnya. Sinemato...
-
Hi temans, Minggu ini saya mau review produk perawatan rambut yang termasuk baru di pasaran.. Pengharum rambut.. Hair Fragrance......
-
Dua hari lalu salah satu sahabat terbaik saya tahu-tahu inbox saya di FB. Ngucapin selamat ulang tahun yang sangat telat. Walau pun ga memp...
-
Sabtu kemarin saya mendapat berkat lagi dari salah satu sahabat saya. Sudah lama dia mau traktir saya pijat refleksi, tapi belum juga ke...
-
Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih. Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...
-
Satu bulan kurang tanpa sosial media, saya tersadar... Banyak berita, artikel, status, yang terlihat membesarkan hati sekelompok orang tapi ...
Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.
