amsaLFoje -A Long Life Learner-
So,besok dua minggu saya sudah menjadi istri dan Aki jadi suami.. Hueehhehe.. Tenang saudara-saudara.. Saya tidak akan menghitung per minggu, bulan, atau tahun. Cuma mau share sedikit kehidupan pasutri baru ini.

Senin, 9 September – Selasa, 11 September 2013 saya dan Aki jalan-jalan ke Bali. Dengan modis (modal diskon) dari DisDus, kami bisa menginap di Inn Sandat Legian. Penginapannya tidak terlalu mewah, tapi Puji Tuhan yang tadinya kita pesan standard room dinaikan menjadi delux room oleh pihak penginapan (soal ini saya punya cerita lucunya.. nanti yaaa..).
Ini undangan yang akhirnya sudah jadi dibuat oleh adik saya (The Crown Indonesia). Ide dasarnya dari saya dan Aki yang tiap terima undangan liatnya sayang banget karena pasti langsung dibuang. Akhirnya kita rencanakan untuk membuat design dan kertas yang sesimpel mungkin. Jadinya begini deh. Terdiri dari tiga lembar; cover, keterangan hari dan tempat, dan peta. Ketiganya disatukan memakai tali (seperti tali tambang kecil), dimasukan ke dalam amplop, lalu diikat dengan tali tambang kecil lagi. Jadi undangannya benar-benar berkesan vintage. Nama yang diundang ditulis di kertas yang ada di tali, lalu di beri cap. Karena undangan ini terbatas untuk orang-orang tertentu saja (yang kami pikir akan jarang buka media sosial), kami mencetaknya sangat terbatas.

Di awal ketemu bridal ini di pameran, kami sudah senang dengan sambutan hangat Ci Nia. Dengan jujur kami katakan apa yang kami butuhkan bahwa kami hanya fokus pada pemberkatan. Puji Tuhan, Ci Nia langsung memberikan harga yang sesuai dengan yang kami butuhkan dengan paket-paket yang memang sesuai keinginan kami. Selain itu Ci Nia memberikan keringanan pada kami untuk pembayaran dengan cara menyicil. Waktu itu rasanya tertolooong sekali.

Akhirnya dengan setia, setiap bulan kami membayar cicilan minimal 1 juta dan Puji Tuhan kami bisa membayar pelunasan lebih awal dari yang ditargetkan.

Yang membuat kami puas dengan White Bridal, kami selalu disambut dengan hangat dan dilayani dengan baik. Apalagi saat memilih gaun. Mba Eni yang membantu kami memilah-milah gaun sangat sabar dan ramah. Setiap kali kami datang untuk memilih gaun atau fitting selalu ada keceriaan dan kesenangan tersendiri. Padahal wajah Mba Eni sudah keliatan sangat lelah, tapi beliau tetap tersenyum dengan hangat pada kami.
Kemarin saya dan sahabat-sahabat saya berkumpul untuk terakhir kalinya sebelum saya menikah. Saya menginap dan menyediakan waktu bersama mereka karena pasti nanti saya tidak akan bisa menginap seperti kemarin lagi.

Sebenarnya dan sejujurnya, saya sendiri bingung mau ngobrol apa dengan sahabat-sahabat saya. Saya sudah jarang bertemu mereka dan mengobrol dari hati ke hati. Dulu kami satu kosan, satu kampus, satu gereja, satu area komsel. Kami bisa menginap beberapa kali atau pulang sangat malam karena ngobrol tentang banyak hal. Tapi sejak bekerja rasanya jadi berbeda. Terutama saat diantara kami berdua sudah ada 2 orang yang sedang dalam masa bangun hubungan (termasuk saya). Area pekerjaan kami berbeda dan apa yang kami hadapi juga mulai berbeda-beda. Cuma satu yang menyatukan kami, kerinduan untuk bisa saling menjaga dan memberkati.


Oh, Tuhan berikan mukjizat-Mu!! Berikan kami uangg!! 
Rasanya ingin berteriak seperti itu kalau ingat biaya pernikahan yang mencapai ratusan juta rupiah, terutama buat adat. 

Jauh di dalam lubuk hati saya yang paling dalam (cieeehh), saya percaya Tuhan pasti menyediakan. Tapi mata ini, otak ini, dan melihat orang tua saya yang pusing tujuh keliling, membuat saya cukup gentar. Saya semakin ingin Tuhan menunjukkan mukjizat-Nya dengan melemparkan koper dari surga berisi penuh dengan uang seratus ribuan.
Setiap masa itu ada keindahannya

Masa Single



Masa single itu masa paling merdekaaaa!!! Bisa nginep di kosan teman sepuasnya. Ngobrol dari A sampai Z,  cekakak cekikik, ngomongin cowo yang lagi ditaksir, mengira-ngira si A jadian sama B atau ga. Pulang pelayanan bisa malem-malem. Pergi ke sana kemari tanpa perlu lapor ke seseorang. Benar-benar Freedoommmm!! (gaya braveheart)
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • [REVIEW] Genius Bath Sabun Homemade Tanpa Parfum, Paraben, & SL
    Hi Gorgeous!! Happy weekend!! Udah lama ga bikin postingan review tentang produk kecantikan yaa. Nih, kali ini saya mau review...
  • [Review] Nivea Micellar Water 0% Alkohol
    Hi temans, Besok Gi, bocahku, libur jadi hari ini emak centil agak santai. Sambil nunggu jemuran kering supaya bisa langsung ...
  • [IMAN KRISTEN] Apakah Kau Mengasihi AKU?
    Stocksnap Hari itu aku dan suami beribadah seperti biasanya. Tidak, hari itu tidak biasa karena untuk kedua kalinya bocah kami ma...
  • [Review] Eyeshadow Palette Pasti Kepake - Beauty Creation Irresistible
    Hi Gorgeous!!  Ini dia review Beauty Creation Irresistible Eyeshadow Palette yang sudah saya bahas di Beauty Haul sebelumnya. Eye...
  • [Parenting] Cara Tuhan dan Saya
    Pixabay:mojpe Hi Gorgeous! Jumat Agung ini saya menulis kesaksian di FB tentang penyaliban Kristus. Seperti biasa, tulisan-tulisa...
  • [DRAMA] Come and Hug Me - Apakah Kejahatan Menjadi Warisan?
    Come and Hug bercerita tentang Yoon Na-Moo dan Gil Nak-Woo yang bertemu pertama kali saat mereka remaja. Mereka saling jatuh cinta se...
Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karyaku. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang saya bagikan, kamu bisa mendukung saya dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Support Me

Support Me
Traktir amsaLFoJe Amerikano supaya makin semangat nulis.

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Pengikut

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates