amsaLFoje -A Long Life Learner-

Aku save karna takut ilang  hahahha

Megi: Mpok nanya dunk,bocah2 pernah ga protes karena tiap hari diajak masak gitu?Gak bosankah mereka,kan aktivitas masak gitu2 aja (motong,ngupas,dll).Gimana caranya bikin mereka tetap berpartisipasi masak?Hehehe. Trus,kayak si YB pengen ngupasin telor trus ditolak,dia gak ngambekkah? Gimana caranya biar dia tetap mau ngerjain bagiannya? Sori,penasaran.

Ci Lia:

engga meg. mereka emang demen. mereka sll mau terlibat. dr kecil krn emang aku gada pmbantu mrk biasa bgt ikut aku ke dapur. dr msh blm bs apa2 yg kerjaannya cuma ngeberantakin containers, bawang merah, etc sampe akhirnya aku libatin dikit2.

anak2 mah semangatnya tinggi utk mbantu meg, cuma memang perlu dilatih dan dibiasakan. aku punya rule in the kitchen : you need to listen and obey mama if u want to help. kata favorite aku adalah " hands off.. hands off or you are out! " hihihi... pas mrk msh kecil kan suka mo nyolek inilah itulah, aku suka bilang "hands off" klo mrk gak taat, aku suruh duduk doang ngeliatin, ato ga i send them to the living room main dsana. Pasti nangis abis itu tp mrk tau klo mama serius klo mama blg hands off harus denger klo ga konsekuensinya ga bs have fun in the kitchen. Mrk klo abis bantu aku mrasa bangga meg, daddynya pulang suka cerita.. " i help mama, daddy. i did the chicken" etc. http://jurnalbermaindanbelajar.blogspot.com/2014/12/bantuin-mama-bikin-ayam.html

YB masih terus bljr buat taat sm mama. ngambek whining sbntr tp gak sampe tantrums, aku tep firm blg NO, nanti klo sudah 4yo kyk cici PB boleh. trus dia bilang OK.

Sebenarnya aku ngizinin mrk di dapur tujuan utamanya bukan buat mrk ngembangin motorik halus or bs helpful meg. I want them to work close with me so i can spendtime sm mrk, sambilan masak bs ngobrol2 dan yg utama... mrk harus blajar denger mama, taat sama mama. Krn dalam stiap hal kecil yg mrk kerjakan ada intruksi mama scr detail bagaimana melakukannya. they need to learn to see me how to do it, they need to try to do it according my instruction.

Megi:

Yuliana Stoltzfus awalnya aku baca cerita di blog tu nerimo2 aja, nah pas cerita sama laki, dia yang nanya2 penasaran, maklum sesama pernah jadi anak cowo, jadi dia heran, kok bisa anak2 taat gitu. Kalo aku yang cewe ma biasa aja, tapi karena dia bilang biasanya anak cowo bosenan trus ngabur kalo ga diturutin maunya (kayak YB), makanya jadi ikut penasaran diriku, hehehe. O, iya...kami juga heran, masih kecil gitu pegang gunting dan pisau ga papa kah mpok? Gak pernah ada 'kecelakaan kerja' kah? ^^ Trus, pernah gak sih mereka lebih milih main dibanding bantuin mamanya? Kalo gitu gimana?

Ci Lia:

anak2ku masih terus blajar bt btumbuh dlm ktaatan meg. they are not perfect and will never be, but they are growing, making progress. there is growth. smuanya tgantung HABITS meg, Habit is 10 fold of natures. charlotte mason blg education is discipline, is meant the discipline of habits formed definitely and thoughtfully, whether habits of mind or body. yg paling penting adalah sbg orgtua kita bljr training of the will. will kita sndr sbg orgtua hrs ditraining sblm kita training will anak. klo km mo baca lbh lanjut : https://simplycharlottemason.com/blog/habit-training-in-the-early-years-early-years-homeschooling-part-2/ and download free ebooksnya meg : The way of the will https://simplycharlottemason.com/store/the-way-of-the-will/ dan smooth and easy days : https://simplycharlottemason.com/store/smooth-easy-days-with-charlotte-mason/

sesuatu yg sudah dibiasakan, akan dilakukan dengan sangat mudah, effortless. Tapi untuk membuat suatu hal menjadi sebuah kebiasaan, itu yg butuh hard-work, ksungguhan dan kuasa kehendak. Di blog charlotte mason indonesia, kak ellen kristi nulis tentang 'kursus daya berkehendak' 11 postingan meg http://www.cmindonesia.com/arsip.html, bagus deh.

stp anak klo dilatih pasti bisa meg. kami sll observe dulu sbrapa taat ank tsb, sbrapa dia dengerin intruksi. ya, kami gak takut ksh anak2 gunting. tapi pisau so far baru RB doang yg boleh pake dan no 'accident' sampe skrg.

salah satu statement yg suamiku selalu ingetin anak2 adalah " homeschool and housechores are 2 important things, abis kalian lakuin itu kalian bebas mo ngapain " jadi mrk memang uda tau, skrg waktunya morning chores yah kudu bantu. skali lagi, itu namanya the power of habits meg.

Sebenernya masih banyak yang pengen ditanya. Tapi mau baca dan belajar lagi. Namanya ngajar anak2 pasti ada goalnya. Ci Lia punya goal biar anak-anaknya punya hati melayani, mandiri. Nah, Mama Gi mau Gyan jadi anak yang kayak gimana.

Tadi siang baca kesaksian Ci Fany yang menyentuh hati banget. Tentang orang yang sangat membantu dia di saat-saat sulit.

Sekarang ini banyak orang yang mengejar impian, tapi sedikit sekali yang menjadi fasilitator agar orang mencapai impiannya. Waktu baca cerita tentang Om Gunawan ini, saya langsung ingat kalimat yang sering saya dengar

"Hiduplah sebagaimana kita ingin diingat saat kita sudah meninggal."
"Apa yang ingin dituliskan di batu nisan tentang hidupmu, hiduplah seperti itu."

Sukses itu memang ga akan cukup buat diri sendiri. Orang yang memikirkan orang lainlah yang jalannya banyak dikuatkan dan dimudahkan Tuhan.
Kalau nyerah dikit karena masalah-masalah sepele, jangan-jangan kita sukses hanya untuk kepentingan kita sendiri.
*ngecek diri sendiri juga

Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan. Amsal 22:4

Inilah kesaksian Ci Fany
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ketika lagi berberes loteng rumah mami ketemu foto 10 tahun lalu dan di foto ini ada sosok yang luar biasa berpengaruh dalam hidup saya yaitu om Gunawan yang paling kanan.
Mungkin Passioners udah banyak yang tahu ya cerita om Gunawan ini dari Fany😄😄
Jadi om Gun ini adalah suami dari teman Papi saya tante Meysian. Ketika dulu ekonomi keluarga saya sedang sangat amat sulit sehingga terancam ga bisa bayar kuliah tiba2 ada telp dari tante Mey Sian kalau tante butuh mentor untuk anaknya kuliah akuntansi dan jadilah saya mentor privat anaknya yang juga junior saya di kampus. Ketika itu saya bisa mendapatkan tambahan uang 700 rb/ bulan hanya dari les privat akuntansi, jumlah yang sangat lumayan untuk mahasiswa semester 6 bahkan selalu dilebihin uang transport serta selalu tersedia kue2 enak setiap kali saya datang. Sehingga saya bisa menutup biaya kuliah dan kadang bisa membeli makanan enak untuk keluarga. Puji Tuhan saya ga jadi berhenti kuliah tapi malah mulai bisa memberi kepada orang tua saya ketika itu.
Saya belajar banyak hal dari keluarga om Gun ini yang ekonominya terbilang amat sangat mapan tapi hidupnya sangat bersahaja dan menghargai mahasiswi miskin seperti saya.
Ketika saya skripsi, Om Gun pula yang membantu mendapatkan akses ke salah satu perusahaan biskuit legendaris di Indonesia bahkan membantu mengantarkan saya ke Pabrik di luar Jakarta dengan mobil dan supir pribadinya serta membantu saya mendapatkan pekerjaan sebagai SPG di even PRJ untuk lebih mengenal produk dan sistem Perusahaannya. Lagi2 uang dari hasil SPGan itu bisa digunakan untuk membantu keluarga.
Om Gun yang mengajarkan saya untuk tidak pernah menyerah dan untuk tetap ulet untuk mencapai kesuksesan. Karena Om Gun pun berangkat ke Jakarta tanpa modal tapi berkat keuletan dan kerja kerasnya dimana siang dia bekerja dan malam berbisnis sampai ga pernah lihat matahari akhirnya bisa sukses dan mapan.
Om Gun ini sangat berwibawa, tegas dan galak tapi sangat dicintai anak buahnya. Di lapangan dia ga segan turun tangan kotor2 cek2 barang di display dan gudang dan menyapa pegawai yang laling rendah sekalipun dengan akrab.
Sampai saat terakhir hidupnya walaupun beliau mengidap kanker pita suara tapi beliau masih terus giat bekerja dengan berkomunikasi via tulisan. Benar2 etos kerja yang luar biasa.
Sekarang beliau telah beristirahat dengan tenang di surga.
Terimakasih Om Gun telah hadir dalam hidup saya dan memberi teladan dalam hidup saya untuk melakukan segala sesuatu dengan PASSION, jangan takut untuk keluar dari zona nyaman dan mengajarkan para generasi muda untuk jangan malas dan tekun mengejar apa yang dicari karena hanya diri sendiri yang mampu merubah nasib diri sendiri dan tetaplah rendah hati dalam segala kesuksesan yang telah dicapai dan selalu mengandalkan Tuhan
Terimakasih Tuhan saya diijinkan mengenal sosok kepemimpinan yang luar biasa dalam diri om Gun
Walaupun beliau sudah tidak ada di dunia ini tapi ajaran dan teladan beliau akan selalu saya ingat dan bagikan pada generasi muda lainnya

Saya kan ada cerita kalau saya yakin tadinya kemungkinan 'isi' bulan kemaren dan ternyata ga jadi. Nah, hari ini lagi ga masuk karena ga enak badan. Bosen karena ga ngapa-ngapain, iseng-iseng cari tahu tentang fertilisasi. Pengen tahu biar bisa jaga badan dan jaga kesehatan. Ketemu pideo ini dan AMAZE banget sama cara Tuhan membentuk seseorang. Tadinya saya cuma 2 sel berbeda yang menyatu dan menjadi seperti saya dan kalau nanti saya punya anak, seperti itu juga mereka. Anak adalah bukti kesatuan daging orang tuanya.
Setiap masa itu ada keindahannya

Masa Single



Masa single itu masa paling merdekaaaa!!! Bisa nginep di kosan teman sepuasnya. Ngobrol dari A sampai Z,  cekakak cekikik, ngomongin cowo yang lagi ditaksir, mengira-ngira si A jadian sama B atau ga. Pulang pelayanan bisa malem-malem. Pergi ke sana kemari tanpa perlu lapor ke seseorang. Benar-benar Freedoommmm!! (gaya braveheart)

Hari ini salah satu dari adik menjawab pertanyaan yang saya berikan lewat jurnal mereka sebagai feedback dari jurnal mingguan mereka. Pertanyaan yang waktu itu saya berikan adaah apakah arti dari pria sejati?. Dia menjawab, pria sejati harus berani dan bijaksana.

I'm so proud with his answer. yang saya percaya, jawaban itu adalah jawaban dari hasil keyakinannya dan pasti akan mempengaruhi hidupnya. Saya berdoa untuk adik yang telah menjawab pertanyaan ini dan juga adik-adik lainnya, terutama yang pria, supaya mereka menjadi pria-pria sejati. Yang memimpin negara dengan gagah berani tapi tetap dengan hati yang lembut.



Oleh : Ubaydillah, AN
Jakarta, 10 Juni 2010

Mengetahui definsi pendidikan mungkin cukup kita ketahui sekali atau sekali-sekali. Tetapi, menyadari peranan kita sebagai pendidik, butuh kita perbarui setiap kali. Sebab, jika tidak, segera posisi kita bergeser, dari pencipta dalam proses pendidikan menjadi sekedar alat. Ini karena jiwa kita akan sulit mengembangkan proses-proses kreatif atau reflektif dengan hanya mengetahui saja, menjalani saja, atau mengetahui dan menjalani saja. Jiwa kita butuh digunakan untuk menyadari. Kesadaranlah yang mengubah tindakan. Mirip seperti ibadah, katakanlah sholat atau puasa. Mestinya, setiap kali mau melakukannya, butuh kesadaran baru. Sebab kalau tidak, jiwa dan raga kita hanya akan menjadi buruh kewajiban, bukan menjadi kreator proses pencerahan. Karena itu, orang shalat pun masih dibilang celaka bila jiwanya alpa.

Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen kumpulan puisi liburan movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • Review For Prometheus
    Tadi baru nonton Promotheus... Pembukaan neh film asli kereeeeeeeeennn bangettt. Saya sampai bengong dan ternganga melihatnya. Sinemato...
  • [Review] Nano Healthy Family - Pijat Puas Harga Pas
    Sabtu kemarin saya mendapat berkat lagi dari salah satu sahabat saya. Sudah lama dia mau traktir saya pijat refleksi, tapi belum juga ke...
  • Hadiah Ulang Tahun Tak Terkira
    Dua hari lalu salah satu sahabat terbaik saya tahu-tahu inbox saya di FB. Ngucapin selamat ulang tahun yang sangat telat. Walau pun ga memp...
  • [Review] Mineral Botanica Acne Care
    Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih.  Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...
  • [Review] Makarizo Hair Energy Hair Fragrance Fresh Bouquet
    Hi temans, Minggu ini saya mau review produk perawatan rambut yang termasuk baru di pasaran.. Pengharum rambut.. Hair Fragrance......
  • Hati Yang Keras
    Satu bulan kurang tanpa sosial media, saya tersadar... Banyak berita, artikel, status, yang terlihat membesarkan hati sekelompok orang tapi ...

Cinta Tertutup Luka

Cinta Tertutup Luka
Kisah Wei membalaskan luka hatinya pada ayahnya.

Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Traktir kopi

Traktir kopi
Traktir amsaLFoJe kopi supaya makin semangat nulis.

Art & Design Services

Art & Design Services

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Lasma Works
    Lasma Works
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates