amsaLFoje -A Long Life Learner-
Waktu gathering Bimbingan Pra Nikah minggu lalu, tiap peserta mendapat profetik letter dari pembinanya. Berhubung kakak pembina kami orangnya tipe yang logis..Akakakka... practicallah ya bisa dibilang. Dia lebih memilih iman yang dalam bentuk tindakan daripada kata-kata, isi surat yang dia tulis jadinya hanya beberapa kalimat dan ayat.


Saya lupa ayatnya dimana, tapi ayat itu menohok-nohok hati saya. Apa sih isi ayatnya?? Jangan iri pada orang fasik...



Waktu dapat ayat itu saya merasa Tuhan sedang mengoperasi otak saya. Jauh di lubuk hati saya, saya sering merasa iri pada orang-orang yang mendapat berkat dengan mudah. Apa-apa ada.. (padahal mungkin sebelumnya mereka bergumul juga, cuma diceritain pas udah dapet berkat saja).
DP 1st trial exam tahun ini benar-benar luar biaasaaa… Saya banyak melakukan kesalahan. Bos saya juga, entah kenapa jadi ga konsen kayak biasanya. Beberapa hari emang sakit sih.

Dalam seminggu ini bener-bener seolah ga ada break. Saya usahakan datang lebih pagi biar bisa sarapan dengan tenang karena sebelum jam 7.30 saya sudah harus berada di tempat lain dan harus mulai awas. Jam 8.30 naik lagi ke lt. 4 siapin semua bahan ujian dan memastikan pengawas datang tepat waktu. Sebenarnya saya juga harus stanby di ruangan supaya kalau ada yang perlu ditanya di soal ujian, saya yang akan mencari guru mata pelajarannya.

Sudah memastikan pengawas ada dan soal ok2 saja. Turun ke perpustakan buat scan dokumen yang akan dikirim ke examiner IB. Kalau yang covernya doang sih oklah ya, tapi kalo yang semua tugas-tugasnya, sampe ngantuk-ngantuk ngerjainnya (temen kerja yang tiap liburan semester scan dokumen ratusan anak juga pasti ngantuknya lebih parah). Selesai scan, siapin buat exam besoknya dan lipetin lembar jawaban.

Anak-anak pulang sekolah, waktu jumat kudu meeting OSIS. Selesai meeting, masih siapin buat ujian besok biar ga dikejer-kejer.

Nah, hari ini saya ceroboh. Kemarin saya tidak mengingatkan Bapak yang biasa fotocopy lembar jawaban. Jadinya pagi-pagi pas tau ga ada lembar jawaban, saya sampai panik. Mau foto copy sendiri, mesinnya eror terus. Sedangkan jam 7.30 saya sudah harus turun dan stand by di pintu gerbang. Puji Tuhannya, si Pak tukang fotocopy datang dan langsung membantu.

Itu kerjaan rutin, tapi kadang-kadang ada perintilan tambahan. Ngawas kelas yang tidak ada gurunya, mencari murid yang perlu dipanggil, mencari guru yang sedang dicari, memastikan kertas buat print siswa tidak habis, bantu scan tugas anak-anak dsb.

Capeee?? Capee bangeeettt… apalagi waktu musim ujian seperti ini. Ga selalu selelah ini sih. Tapi ditengah-tengah kesibukan ini, dalam hati bersyukur kalau saya perempuan. Kalau di mapping, mungkin pekerjaan saya seperti bercabang-cabaaaaaaaangggg… Bukan konsen di satu hal. Yang berarti saya harus membagi pikiran saya ke beberapa bagian. Puji Tuhannya bisa dikerjakan dengan nyambil pekerjaan lain. Saya yakin, makhluk bernama pria, tidak bisa melakukannya (idung kembang kempis).

Yahhh..itulah kenapa saya stress waktu mendapat tugas baru. Saya seperti harus menambahkan cabang di lain di kepala saya, supaya tugas itu bisa saya kerjakan juga dengan baik.

Sempat stress juga waktu bayangin ntar udah nikah. Berarti banyak lagi yang harus saya pikirin. Beresin rumah, masak, dsb…Hueeee…Menenangkan diri dengan ‘kekuatiran hari ini cukuplah hari ini. Yang besok nanti saja.’

Di awal tahun saya kerja, load kerjanya sama persis dan saya stress luar biasa. Nangis-nangis dan jadi sensitif. Waktu itu bisa bertahan dengan pikiran, load seperti ini hanya sementara. Memang sementara sih karena musiman. Jadi saya tidak perlu merasa seperti orang tertindas.

Yang sekarang juga pasti sementara saja. Walau pun lebih stress karena mikirin persiapan pernikahan juga. Tapi kalau Tuhan bilang saya ga sanggup, saya ga akan bertahan juga sampai sekarang.



God bless me.



Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.

Pengkotbah 9:10




Hari ini tugas saya yang baru diumumkan ke seluruh guru secondary. Masih nyesek ternyata, tapi mulai bisa menerima. Prinsipnya Pray and Just do it.

Seharian ini kerjaan banyak karena harus nyiapin IB trial Exam for DP year 12. Dari pagis ampe sore pulang ga ada jeda. Bahkan ga makan siang ini juga. Belum lagi harus kirim Extandad  Extended Essay, scan covernya dsb.

Minggu depan juga ada ujian praktek buat kelas 9 yang otomatis harus bantuin bos saya yang satu lagi nyiapin ini itu. Ngebayanginnya kepala mau pecah. Minggu depan saya juga start tugas saya yang baru. Jadi polisi buat anak-anak yang telat. (sambil belajar peran galak).

Saya baru saja memberikan kabar ga enak pada salah satu siswa. Dia salah satu siswa yang dekat dengan saya dan saya merasa mematahkan hati dia karena keputusan yang saya dan panitia pemilihan OSIS ambil.


Kenyataannya memang dalam organisasi kita ga bisa memakai perasaan. Sejak awal saya mengatakn bahwa hasil kerja dan komitmen anggota OSIS akan dievaluasi di akhir tahun dan penilaian tersebut yang menentukan apakah mereka akan diterima lagi atau tidak. Siswa saya ini setelah disimpulkan performanya kurang baik.

Rasanya ga enak dan sakit banget melihat dia menangis di depan saya. Seandainya boleh, saya ingin memaksakan dia masuk lagi ke OSIS, tapi peraturan adalah peraturan. Kesepakatan adalah kesepakatan. Suara saya bukan suara mutlak. Penilaian juga bukan berdasarkan penilaian saya seorang. Saya harus mengambil keputusan yang keras buat dia dan diri saya sendiri.

OMG. Ga suka banget sama perasaan kayak gini. Berat banget yang namanya belajar profesional dan tegas…T.T

I’m sorry, dear.

Dag Dig Dug..
Rasanya kayak gitu kali ya. Seminggu ini agak stress mikirin kerjaan, terutama yang berhubungan dengan


Enam belas bulan bekerja sebagai seorang pembina OSIS dan sebagai seorang karyawan saya belajar banyak hal. Sekalipun sebelumnya saya pun telah banyak berkecimpung di bidang organisasi (ga banyak2 amat sih), ternyata masih banyak hal yang tidak saya tahu di bidang organisasi.
Selama mempersiapkan dan melaksanakan acara TMIS Cup 2012 kemarin saya melihat dan belajar dari kelebihan dan kekurangan tim kami. Belajar apa aja sih?

Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • [Review] Mineral Botanica Acne Care
    Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih.  Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...
  • Cara Praktis Mencegah Anyang-Anyangan Dengan Uri-cran
    Hi teman-teman, balik lagi bareng saya L (sok aseek amat). Biar sok asik, yang penting postingan kali ini bisa bermanfaat buat teman...
  • [Review] Makarizo Hair Energy Hair Fragrance Fresh Bouquet
    Hi temans, Minggu ini saya mau review produk perawatan rambut yang termasuk baru di pasaran.. Pengharum rambut.. Hair Fragrance......
  • ISTRI Versus MERTUA
    http://www.lovelovechina.com/wp-content/uploads/husband-wife-mother.jpg Kemarin saya mampir ke forum weddingku.com dan baca-baca bera...
  • [Review] Nivea Micellar Water 0% Alkohol
    Hi temans, Besok Gi, bocahku, libur jadi hari ini emak centil agak santai. Sambil nunggu jemuran kering supaya bisa langsung ...
  • [REVIEW] When The Weather Is Fine (Spoiler Allert!)
    Profile Drama : When the Weather is Fine (English title) / If the Weather Is Good, I’ll Find You (literal title) Director : Han Ji-Se...
Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karyaku. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang saya bagikan, kamu bisa mendukung saya dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Support Me

Support Me
Traktir amsaLFoJe Amerikano supaya makin semangat nulis.

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Pengikut

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates