Setiap kesombongan yang tidak kita sadari mengeras di dalam hati
kita, pasti akan Tuhan remuk redamkan. Kalau kita tidak segera bertobat,
ya siap-siap dengan yang lebih ga enak.
Itu tandanya Tuhan sayang.
Jangan menjalani hidup ingin seperti orang lain. Kamu tidak akan sanggup menjadi orang lain. Selain karena blue printmu berbeda dari orang lain, Tuhan punya cara sendiri memetakan perjalanan hidupmu.
Hari-hari ini banyak pandangan dan idelalisme yang bersileweran di depan mata kita. Kadang saat kita melihat kita tidak bisa mencapai idealisme tersebut, kita akan merasa tertuduh, berbeda, dan mungkin ada yang salah.
Dalam perjalan kita pulang
Ada jalan yang harus kita lewati
Deretan hutan gelap di kanan kiri
Sulit untuk tidak mengabaikannya,
Aku aku tahu itu tidak akan membahayakanku
Selama aku tidak masuk ke dalamnya
Perjalanan ini begitu jauh
Dari hutan itu sering terdengar suara-suara
Lihatlah jauh ke depan!!
Kau katakan lihatlah setapak demi setapak
Ada lagi suara berkata
Lihatlah ke atas!!
Kau katakan, lihatlah ke bawah
Supaya kakimu tidak terantuk batu
Bagaimana aku mengabaikan hutan di kanan kiriku?
Dari sana ada suara lolongan
Ada derap kaki
Ada bisikan-bisikan yang menusuk punggungku
Aku sulit tidak mengabaikannya
Maukah Kau menolongku??
Berbicaralah lebih keras di telingaku
Katakanlah banyak hal tentang diri-Mu
Supaya perjalananku hanya berpusat pada-Mu
Bukan hutan dan nyanyiannya yang menusuk dagingku
Bicaralah lebih keras
Supaya aku tetap memegang tangan-Mu
Saat kita sudah tiba di Rumah
Jika kita berputar-putar dalam rasa jenuh, kuatir, frustasi,
Mungkin itu karena menyenangkan hati Tuhan bukan lagi tujuan utama kita setiap tindakan kita.
Untuk membuat orang menjadi beragama Kristen itu gampang. Todong aja
pakai pisau atau pistol, paksa nikah kristen, bikin peraturan semua
orang harus beragama Kristen kayak jaman dulu.
Tapi apakah dengan
beragama Kristen otomatis jadi pengikut Kristus? Tuhan Yesus ga bilang
banyakin orang Kristen di dunia, tapi jadikan semua bangsa murid-Nya.
Murid Kristus bukan tentang kita pakai kalung salib, bukan cuma tentang
gereja tiap minggu, bukan cuma tentang baca Alkitab dari Kejadian
sampai Wahyu. Murid Kristus itu punya pikiran dan perasaan Kristus.
Kristus menerima orang dulu baru diajak bertobat, bukan disuruh bertobat
dulu baru diterima.
Jadi, apa motivasi kita hari ini mengabarkan tentang Kristus? Supaya orang jadi Kristen? Atau supaya orang mengalami Kristus?