amsaLFoje -A Long Life Learner-




Yang mengikuti blog saya sudah lama, mu ngkin menyadari ada beberapa perubahan yang terjadi dalam saya menulis. Awalnya saya memang menulis dengan sekenanya saja dengan bahasa yang biasa saya gunakan sehari-hari. Tapi, suatu saat, di waktu yang berdekatan, saya mengalami hal yang berkesan dan membaca beberapa hal yang membuat saya memutuskan untuk belajar menggunakan bahasa baku dalam menulis.

Semua berawal dari keprihatinan saya saat saya menemukan anak murid tempat saya bekerja dulu, tidak tahu bagaimana mengarang dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ya, wajar sih karena sekolah tempat saya bekerja adalah sekolah internasional dan buku yang digunakan sudah pasti sebagian besar adalah buku berbahasa Inggris. Yang membuat saya miris, waktu saya menyarankan ia untuk lebih banyak membaca buku berbahasa Indonesia supaya kemampuan Bahasa Indonesianya lebih baik, ia menjawab kalau buku berbahasa Indonesia sulit ia pahami. Saya sampai terbengong saat itu. 

Pak Prabowo menyatakan tidak menerima hasil rekapitulasi KPU, reaksi orang bermacam-macam. Saya salah satu pendukungnya yang sedang asyik menggosok baju, langsung terbengong-bengong menyaksikan pidato beliau di layar tivi. Saya mendengarkan dengan seksama pidato beliau untuk menyerap setiap detail kata-kata beliau. Sampai di penutupan pidato, saya cuma bisa senyum-senyum mengerti dan membayangkan drama yang akan terjadi. Timeline facebook saya pasti akan penuh dengan status mempertanyakan keputusan beliau. Dari yang waras sampai menghinadina.

Tapi, saya tidak mau membicarakan atau membela Pak Prabowo. Saya hanya ingin menceritakan sisi di mana saya melihat dari kacamata beliau. Mengapa Pak Prabowo tidak legowo??

Semua orang mengatakan bahwa beliau tidak bisa menerima kekalahan, tapi saya tidak melihat hal itu. Yang saya lihat beliau tidak bisa menerima kecurangan. Kalau apa yang beliau tuduhkan pada KPU ternyata terbukti benar, berarti hampir setengah rakyat Indonesia dicurangi. Tentunya ini bukan hal yang bisa dianggap enteng.

Buat orang-orang seperti saya dan orang-orang lain yang meminta beliau bersikap "ksatria", mungkin akan dengan mudah menerima kecurangan tersebut. Ya, kalau dipikir, buat apa sih bersusah payah?? Udahlah terima saja dan duduk tenang di rumah dan nikmati masa tuamu. Enak toh? Tidak perlu ada ribut-ribut.

Tapi... saya teringat saat-saat saya berhadapan dengan orang tua saya karena masalah restu. Saya ingat bagaimana hati saya berkobar ingin menyatakan bahwa cara berpikir orang tua saya tidak sesuai kebenaran. Terlalu banyak asumsi dan penuduhan. Waktu itu cara saya menyampaikan pemikiran saya memang salah, tidak tunduk dan cenderung berontak. Cara saya salah, tapi tentang kebenaran tidak boleh ditawar-tawar. Dari situ saya belajar bagaimana menyampaikan kebenaran dengan benar tanpa mengurangi rasa hormat pada semua orang (tetap masih perlu banyak belajar).

Ada lagi saat di waktu yang berdekatan Aki dan salah satu sahabat saya mengatakan kalau saya terlalu berusaha keras. Terlalu sungguh-sungguh. Waktu itu saya cukup stress mendengar pendapat mereka. Saya tidak mengerti mengapa menjadi sungguh-sungguh bisa seperti menjadi sebuah kesalahan. Tentu saja sebenarnya maksud mereka baik, supaya jangan sampai tindakan-tindakan saya merugikan diri sendiri. Saya mengerti maksud baik mereka, tapi tidak bisa melepaskan nilai-nilai yang saya pegang. Sampai akhirnya bergumul dan berdoa, Tuhan ingatkan kalau Tuhan tidak pernah meminta saya menjadi orang lain. Tuhan hanya ingatkan bahwa setiap keputusan dan tindakan yang saya ambil pasti ada resikonya dan salah satunya mungkin merugikan diri saya sendiri. Tuhan ingin saya belajar menerima setiap konsekuensi dan tidak menyalahkan orang lain atas apa yang saya alami. Setelah itu, saya tidak ambil pusing apakah saya terlalu banyak memberi atau tidak. Yang saya tahu, jika seseorang mempercayakan 1 hal pada saya, saya harus memberikan yang maksimal dan terbaik
(melakukan seperti untuk Tuhan dan bukan manusia, bukankah begitu?).

Saya melihat Pak Prabowo dari sudut yang sama. Ada satu nilai yang kita pegang kuat dan kita akan "ngotot" habis-habisan untuk menegakkannya. Seribu orang datang untuk menggoyahkan kita pun sepertinya tidak akan berhasil. Nilai-nilai ini berbeda pada setiap orang. Tergantung pribadi, pengalaman, dan lingkungan di mana kita bertumbuh.

Ada orang yang mati-matian menjaga perdamaian dan mentolerir kesalahan. Ada yang mati-matian menegakkan kebenaran, sekalipun harus ribut. Ada yang mati-matian membawa perubahan, ada yang mati-matian menjaga tradisi.

Tidak ada yang benar atau salah karena semuanya mempunyai fungsinya masing-masing.

Lalu bagaimana dengan Pak Prabowo? Saya melihat beliau sebagai salah satu orang yang habis-habisan melawan kecurangan. Tidak salah bukan? Beliau juga melakukan di jalur yang benar. Bukan dengan kekerasan, tetapi mempercayakannya lewat hukum.

Ditambah dengan cerita Papa tentang beliau saat masih menjadi pimpinan di Group 1 Kopassus, apa yang beliau putuskan dengan beberapa poin alasannya, saya tidak heran. Pak Prabowo memang paling anti kecurangan. Anak buahnya dicurangi, dia yang akan maju ke depan untuk membela hak-hak mereka. Saat atasan lain memotong jatah para prajurit, beliau memberikan yang terbaik untuk kemakmuran bawahannya. Papa bilang beliau selalu adil. Dia akan memakmurkan bawahannya (kalau perlu dari dompet sendiri), tapi beliau juga akan tuntut mereka habis-habisan untuk bekerja maksimal buat rakyat. Kalau tidak bisa bekerja maksimal, lebih baik mundur. Tidak ada kata setengah-setengah.

Jadi, mungkin kita bisa melihat dari sudut yang berbeda fenomena drama politik ini. Kita percayakan semuanya pada pemerintahan. Akan seperti apa hasilnya, kita tidak tahu. Yang penting kepala kita dingin dan tetap belajar melihat segala sesuatu dari berbagai sudut. Bukan hanya karena asumsi dan pelabelan yang kita miliki pada suatu hal.

Salam 3 jari!! Indonesia penuh kemuliaanNya!


Eh, selama Pilpres ini (ih, masih soal Pilpresss??!!) saya banyak tulisa status-status yang minta tementemen FB saya menulis hal-hal yang baik. Mulai dari menggunakan kalimat yang tenang, sampai kalimat yang akhirnya lumayan 'ga asik' (sahabat saya sampai menegur akakkaka). Dari yang tadinya saya tenang saja, sampai jadi ikut-ikutan 'nyebelin' (apakah seperti itu? Saya merasa tertular virusnya hihihi). Dari yang tadinya saya abaikan, sampai saya unfollow beberapa teman yang saya sudah tidak tahan dengan kalimat-kalimat menjatuhkannya.

Mungkin kesannya saya merasa paling benar, tapi bener kan ya?? Kita harus menjaga perkataan kita? (cari teman). Selama ini kita selalu bikin hastag PrayForIndonesia, tapi kalau perkataan kita sendiri menjatuhkan tanah air kita dan lebih sering menceritakan 'dosa' orang lain, bukankah kita sedang menabur doa juga??
Perhelatan Pilpres 2014 sudah berakhir. Teeettt!!! Ternyata belum. Masih ada drama kelanjutannya. Yang sudah muak bersabar yaaa... Apalagi yang berperan kali ini Capres yang saya dukung. Jadi, pasti timeline FB saya juga bakal banyak bahas soal beliau lagi. Hehehhe...

Soal drama, bukan hanya kejadian kemarin yang bisa dikatakan drama demokrasi yang cukup mengguncang sekaligus membanggakan (negara  demokrasi mana yang bisa capresnya begitu?? Akakkaka.. *ngelesss), sebelumnya tanggal 9 Juli ada drama lain di rumah saya tercinta di Cilegon. 

Masih berhubungan dengan copras capres. Jadi begini ceritanya....

Tanggal 8 Juli 2014, saya dijemput orang tua supaya bisa pulang ke Cilegon dan melakukan pencoblosan Pilpres yang sangat kita nanti-nantikan. Tadinya beraaattt banget mau perginya. Yang dipikiran nanti Aki siapa yang ngurusin, nanti Aki makan apa, dan berjuta pikiran seorang istri yang kuatir soal penghidupan suaminya. Alesannya sih Aki tidak mau ditinggal, padahal saya yang tidak mau pisah. Akakkaka... 

Dipaksa Mega jawab pertanyaan-pertanyaan ini. Hahahhaha.. ga ding. Sukarela mau nulis karena udah lama ga nulis santai juga. Ini jawaban saya!!

High salary or job satisfaction?

Kalo sekarang mikirnya sih gaji gede. Hahahhaha.. yang dipikirin bukan mimpi lagi, tapi pemenuhan kebutuhan keluarga. Saya bahagia kalau keluarga saya bahagia. Yang di otak saya itu terus sekarang.

Describe yourself. What do you think about yourself, and do you think people perceive you in the same way?
Apa yaaa.. saya ga banyak maunya, tapi kalau sudah mau 1 hal bisa kekeh dan keras kepala ga akan berubah. Kalau pun berubah biasanya karena Tuhan tegor. Akakkaak.. yg bener2 tahu kerasnya saya ini ya ortu. Temen malah kebanyakan bilangnya saya sabar (hahahaha), tp ada yg bilang jg terlalu berusaha keras. Dlu ga terima dibilang begiti, tp sekarang ya anggep aja pujian. Gigih itu ga salah, asal ga sakit hati klo hasilnya ga sesuai atau ga dihargai :D. Karena memang itu dedikasi.

Which is your most favorite book ever?

Kalau baca, yang bisa saya baca berulang-ulanh itu komik dan buku-bukunya John C. maxwell hehehhe

Which is the one television character that you simply adore?
Ga ada tokoh televisi karena lebih banyak nonton film. Saya ngefans banget sama Bruce Wyne Batman dan Andy di Shaw Shank Redemption (bener ga ya judulnya).

Bruce itu mau berkorban apa aja buat kota yang dicintai ayahnya. Sekali pun orang lebih banyak salah paham sama dia, dia tetap jalan. Tujuan dia buat jaga kota Gotham ga dipengaruhi pendapat orang banyak.

Kalau Andy, sekalipun dia masuk penjara karena fitnah, dia ga membiarkan dinding penjara mengambil pengharapan hidupnya. Saat narapidana lain sudah berenti berharap akan masa depan, dia ga berhenti bermimpi. Bahkan membawa perubahan luar biasa untuk lingkungan penjara dan teman-temannya.

What kind of music do you like?

Musik apa aja yang enak di dengar. Dari dangdut sampe rock juga ok. Tp emanh paling demen lagu2 jaman 90an. Hehehe

Which is your favorite genre of movies? (Comedy/Romance/Suspense/Action/Horror)

Semua film ok. Tp paling bahagia kalau abis nonton bisa mikirin filmnya sampe besok-besoknya lagi. Atau dijadiin bahan diskusi ama Aki. Kalau kita abis nonton ga banyak ngomongin filmnya, berarti buat kami filmnya ga terlalu istimewa. Ekekekek.. film terakhir yg bikin kita diskusi lama itu filmnya Tom Cruise yg baru The Edge of Tomorow. Kita suka cerita dan plotnya walau pun akting Tom Cruise seperti biasa ga greget2 amat.

What do you do when you feel very sad or depressed?

Doa dan nangis bombay. Hehehe

What makes you angry? Are you short-tempered? How do you overcome your anger?
Kalo liat orang bertindak tidak dipikir dulu bahwa tindakannya bisa menyeret dan menyusahkan orang lain.
Kalo liat orang suka merendahkan orang lain dan diri sendiri. Bukan rendah hati ya.
Kalo liat orang udah keluarin kata-kata pesimis tanpa ada alasan yang masum akal. Hanya berdasarkan pemikiran karena stereotype atau labeling pada satu situasi atw seseorang.
Saya bukan short-tempered, tapi kalau ketemu tiga situasi di atas, kata-kata saya bisa tajam dan menyerang. Tentu saja bukan menyerang orangnya, tapi pola pikirnya.

Which is the best vacation you've ever had?
Waktu honeymoon akakka. Itu pertama kalinya bener-bener liburan, tanpa pelayanan atau ngikutin jadwal orang lain. Bener-bener having fun sama Aki.

If you could have a luncheon with any three people (real or fictitious/from any time period/dead or alive), which three people would you choose and why?
Tiga aja neh?? Boleh 5 ga? Udah lama ga kumpul keluarga. Hahahaha

Which is your most cherished childhood memory? What kind of kid were you, naughty or nice?

Apa ya. Mungkin waktu saya dikeluarkan dari kelompok Pramuka karena 1 teman belum dapet kelompok. Waktu itu ada teman saya yang marah melihat saya diperlakukan seperti itu. Akhirnya dia keluar juga. Ujungnya kita jadi ga ikut pramuka akakak. Itu pertana kalinya ngerasain ada orang yang benar-benar peduli sama saya. Hehehehe
Waktu kecil saya orangnya adem ayem aja. Banyak diminta bantu ini itu sama teman, tapi diri sendiri ga dipikirin. Ga jadi masalah sih. Sukarela soalnya. Tp di rumah saya sangat mualeeass hahahhaha.

What would you pick? Love or money?
Saya butuh uang, tapi uang tanpa kasih itu bagai garam tanpa sayur. Cuma bikin darah tinggi. Akakaka

If given complete freedom to start afresh, what profession would you choose and why?
Guru dan penulis. Akakaka

What is your idea of fun? If given a chance to skip work for a day, how would you spend the entire day?
Skip jd ibu RT?? Hahahah.. massage kali ya nyambil nyalon dan makan es krim :p

Which is your favorite time of the day?
Aki pulang kerja. Akakakka

Are you a morning person or a night person?
Night person. Lebih semangat kerjain ini itu kalai malam.

What is the craziest thing you've ever done?
Kayaknya nikah sama Aki. Akaka.. masih terheran2, tapi suatu anugrah juga. Akakkaka

Name one person you love the most, and one person you hate the most.
Gerry Adrianus Sewow (gile kayaknya gua cinta mati amat ama laki gua).
Kalo yg dibenci sih ga ada. Tiap mau benci sama orang udah keburu dikasih kaca sama Babe.

If we were a couple and we had a fight, how would you try to patch things up?
Jaga jarak beberapa menit, doa dan merenung dalam hati. Yang pasti ga boleh berenti ngomong dan ga boleh berenti menunjukkan kasih.

What is the funniest prank played on you or played by you?
Sohib ulang tahun dan ngajak temen2 komsel kasih hadiah snack yang lusinan. Beliin dia kacamata hitam n kaca juga. Trus nyuruh dia foto dgn semua hadiahnya. Huehehe

If given a choice, which animal would you want to be? Why?
Guguk!!

Who was your first crush? Did you ever tell him/her about your feeling?
Teman TK. Cuma liat2 aja.

Which is your most favorite place in this earth?
Rumahhh

If you were stranded on a lonely beach, what are the five things that you would want to have with you?

Handphone dan chargerannya, buku bacaan, kacamata item, tikar, bekal. :D

Ini ceritaku, bagaimana denganmu?? Hehehhe

Yang Terhormat Bapak Prabowo, Capres No. 1 Mungkin Bapak tidak akan pernah membaca surat ini. Tapi daripada saya membuat surat untuk Pak Jokowi, yang saya sendiri pun tidak mendukung beliau untuk nyapres tahun ini, lebih baik saya menulis surat ini buat Bapak. Saya ibu rumah tangga biasa Pak. Ibu yang akan segera melahirkan seorang putra bangsa juga. Yang punya banyak mimpi untuk putranya ini suatu saat bisa membawa perubahan walau pun hanya perubahan kecil untuk orang-orang sekelilingnya. Mimpi saya tidak muluk-muluk, hanya ingin melihat anak saya bisa menjadi inspirasi untuk hidup orang lain. Dalam masa pilpres ini, saya sempat beberapa kali naik darah dengan kelakuan teman-teman saya, Pak. Bukan karena menjelek-jelekkan Pak Prabowo, tapi karena cara berpikir mereka dan kata-kata yang mereka keluarkan tentang negara ini. Pak, saya pendukung Bapak, tapi saya bukan pendukung fanatik atau cinta buta pada Bapak (Cinta buta saya hanya untuk Tuhan dan suami saya). Saya tahu isu-isu yang berkembang tentang Bapak, orang-orang bermasalah yang ada di belakang Bapak, dan banyak lagi kabar jelek tentang Bapak. Saya tidak menutup mata pada semua itu dan saya tidak tahu pasti kebenarannya. Saya mendukung Bapak hanya karena satu keyakinan, Bapak mencintai tanah air ini. Saya mendengar cerita dari orang tua saya bagaimana Bapak begitu menghormati negeri ini dan tidak ada berita lain yang bisa saya percaya selain perkataan orang tua saya sendiri. Tapi, ternyata cerita orang tua saya didukung dengan berita-berita lain yang kurang terkenal. Saya semakin diteguhkan dan percaya bahwa Bapak benar-benar mencintai negeri ini. Pak, orang banyak bilang Pak Prabowo begini dan begitu, tapi saya ini orang yang lebih percaya apa yang di depan mata saya Pak. Anda santun dan menghormati orang lain. Entahkah itu pencitraan atau bukan, saya tetap memandang itu sebagai keteladanan yang baik yang ingin saya dan anak saya contoh. Menghargai dan menghormati perbedaan. Omongan saya mulai ngalor ngidul, Pak. Saya tidak pintar berkata-kata, maklum saja ya Pak. Intinya dari surat saya ini, saya percaya orang yang mencintai negeri ini tidak akan melukai negeri ini juga. Kalau Bapak benar-benar jadi Presiden, saya tahu pemerintahan Bapak tidak akan sempurna, tapi saya memohon untuk Bapak benar-benar menjadi teladan bagi anak saya dalam mencintai tanah air dengan merangkul setiap lapisan masyarakat. Bekerjasama dengan partai oposisi atau pun orang-orang yang tidak sependapat dengan Bapak. Sejauh ini saya percaya Bapak bisa melakukannya. Kalau pun Bapak tidak jadi presiden juga, tetaplah jadi teladan untuk generasi kami ini Pak yang lebih banyak komentar daripada bertindak. Seperti yang Bapak katakan untuk menerima setiap keputusan rakyat dan akan tetap memajukan Indonesia dengan peternakan dan usaha Bapak. Jangan pernah berhenti jadi teladan untuk mencintai negeri ini, Pak. Ingatkan kami pendukungmu untuk tetap menghormati capres yang menang sama seperti Bapak selalu mengingatkan kami untuk menghormati kubu sebrang pada masa kampanye. Pak, saya bukan orang pintar, tapi saya bisa merasakan ketulusan Bapak mencintai negeri ini. Saya sebagai salah satu rakyat yang mendukung Bapak, sudah siap kecewa seandainya pemerintahan Bapak tidak seperti yang saya harapkan. Tapi, sekali lagi ini keyakinan saya Pak, saya merasakan ketulusan Bapak dan menginspirasi saya untuk mencintai tanah air ini apa pun keadaannya. Maju terus, Pak! Semoga akan lahir putra-putra bangsa yang benar-benar mencintai negeri ini sama seperti Bapak! Panjang umur sehat selalu, Pak. Tuhan memberkati. NB: Tuhan ga pernah bilang apakah Bapak adalah orang yang tepat atau tidak untuk memerintah bangsa ini, tapi Tuhan mengajarkan saya untuk melihat segala sesuatu dari berbagai sisi dan menghormati setiap pemerintahan yang ada di negeri ini. Kalau pun ada hal buruk terjadi di tanah air ini, Dia hanya berjanji kalau Dia akan menjaga hidup saya dan orang-orang yang saya kasihi. Saya tidak takut nyawa habis Pak, saya hanya takut kalau semua orang lupa cara saling mengasihi dan mengampuni. ---- ini satu alasan lagi mengapa saya memilih Bapak.
amsaLFoje via Blogaway
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen kumpulan puisi liburan movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • Review For Prometheus
    Tadi baru nonton Promotheus... Pembukaan neh film asli kereeeeeeeeennn bangettt. Saya sampai bengong dan ternganga melihatnya. Sinemato...
  • [CURHAT] Berhadapan Dengan Rasa Sakit
    Hi Gorgeous!!  Menulis sepertinya jadi hal yang sulit buat saya lakukan karena terlalu mempertimbangkan banyak hal. Selain tidak ...
  • [DRAMA] Come and Hug Me - Apakah Kejahatan Menjadi Warisan?
    Come and Hug bercerita tentang Yoon Na-Moo dan Gil Nak-Woo yang bertemu pertama kali saat mereka remaja. Mereka saling jatuh cinta se...
  • [REVIEW] Genius Bath Sabun Homemade Tanpa Parfum, Paraben, & SL
    Hi Gorgeous!! Happy weekend!! Udah lama ga bikin postingan review tentang produk kecantikan yaa. Nih, kali ini saya mau review...
  • [Review] Mineral Botanica Acne Care
    Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih.  Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...
  • [Review] Nano Healthy Family - Pijat Puas Harga Pas
    Sabtu kemarin saya mendapat berkat lagi dari salah satu sahabat saya. Sudah lama dia mau traktir saya pijat refleksi, tapi belum juga ke...

Cinta Tertutup Luka

Cinta Tertutup Luka
Kisah Wei membalaskan luka hatinya pada ayahnya.

Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Traktir kopi

Traktir kopi
Traktir amsaLFoJe kopi supaya makin semangat nulis.

Art & Design Services

Art & Design Services

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Lasma Works
    Lasma Works
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Pengikut

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates