Bulan lalu, kalau tidak salah tanggal 25 Mei, saya pulang ke Cilegon untuk mengembalikan marga saya. Waktu kecil saya pernah diangkat anak oleh Tulang saya. Nah, karena sebentar lagi saya akan menikah, saya harus dikembalikan lagi kepada orang tua saya. Yah, kira-kira adatnya seperti itu. Seperti formalitas, tapi sebenernya di situlah cara menghormati Tulang kami yang sudah bersedia mengangkat anak saya yang suka sakit-sakitan.
Di hari itu, Aki ikut acara itu. Awalnya sempet kuatir dengan reaksi keluarga. Hahhaha.. Tapi ternyata kekuatiran saya tidak beralasan. Tulang saya yang dulu menentang saya merit dengan yang bukan orang Batak, akhirnya bisa menerima keputusan saya. Keluarga yang lain juga sudah bisa mengerti dan menerima.

