amsaLFoje -A Long Life Learner-


Profile
Drama: When the Weather is Fine (English title) / If the Weather Is Good, I’ll Find You (literal title)
Director: Han Ji-Seung
Writer: Lee Do-Woo (novel), Han Ga-Ram
Network: JTBC
Episodes: 16
Release Date: February 24 - April 21, 2020
Runtime: Mon & Tue 21:30
Genre: Romance
Aplikasi nonton: Viu


Come and Hug bercerita tentang Yoon Na-Moo dan Gil Nak-Woo yang bertemu pertama kali saat mereka remaja. Mereka saling jatuh cinta sejak pertama kali bertemu. Sayangnya, pertemuan mereka malah menjadi awal kesengsaraan dan penderitaan.


                            Gambar terkait

Pernah nonton film atau drama yang tadinya nangis tiba-tiba dibikin ketawa atau sebaliknya?? Ini salah satu drama yang bikin emosi kita campur aduk kayak gitu. 


If Jesus Never Born

Apakah sudah ada yang mendengar kidung-kidung Natal dinyanyikan?? Ga berasa udah mau akhir tahun yaaaa. Pasti udah pada sibuk persiapan ini itu buat perayaan Natal. Bayanginnya bikin kangen.

Ngomong-ngomong soal perayaan Natal, biasanya ga jauh-jauh dengan pertunjukan juga. Salah satunya drama. Iya kan? Iya kan? Siapa yang tahun ini ibadahnya ngadain drama??!! Unjuk tangannnn!!!!

Kalau sudah ngomongin drama saya selalu antusias. Beberapa tahun pelayanan di bidang drama banyak pelajaran yang saya dapat. Walau pun sudah ga pelayanan lagi, tetep pengen menjadi bagian dari pelayanan itu.

Jadi, membuat tips ini mungkin bisa membantu adik-adik yang mau membuat pertunjukan drama Natal atau drama lainnya yang berhubungan dengan ibadah gereja tapi bingung harus mulai dari mana. Dengan tips ini semoga bisa memberikan gambaran adik-adik, apa yang harus dilakukan.

If Jesus Never born
Saya sebagai oelayan Herodes dan Aki sebagai Herodes

Kalau yang udah lebih ekspert boleh deh baca postingan ini dan mungkin bisa nambahin poin-poin yang saya buat. Hehehehe.

Disimak yaaaa

1. Pastikan cerita sesuai tema
Jadi sebelum membuat naskah drama, pastikan dulu kita sudah tahu tema Natal yang diangkat. Ga cuma membantu kita lebih fokus tapi juga membantu membangun pesan natal lebih kuat disampaikan.


2. Pastikan kapan drama akan ditampilkan dan durasi

Kenapa harus tahu? Karena kadang-kadang ada drama yang ditampilkan sebagai pembuka kotbah dan ada juga yang ditampilkan setelah ibadah inti berakhir. Semacam penutup dan perayaan. Kalau drama yang ditampilkan ternyata adalah pembuka kotbah, kita harus lebih intens komunikasi dengan pembicara. Pesan apa yang ingin disampaikan si pembicara, si pembicara sendiri merasa lebih cocok dramanya seperti apa, dari cerita Alkitab atau keseharian saja.

Kadang malah ada pembicara yang sudah tahu yang dia mau dan ga perlu pakai ditanya, langsung menjelaskan. Ini malah lebih terbantu.

Sebagai murid Yesus. Entah siapa. Yang penting murid Yesus. hihihi. Gara2 kurang pemain cowo

Kalau tidak bisa komunikasi secara langsung dengan pembicara, minimal seksi acara atau EO ibadah.




Tanyakan sejelasnya apakah dramanya mau serius atau humor. Berapa lama waktu yang disediakan karna akan menentukan panjangnya naskah. Naskah yang pendek pastinya hanya butuh 2,3 pemain. Naskah yang panjang biasanya akan lebih banyak pemain, properti, dan alat pendukung.

Apa saja yang perlu ditekankan dalam drama? Misalnya penekanan pada rasa kekeluargaan atau rasa syukur atau mengampuni. Ada hal2 yang tidak boleh ditampilkankah? Misalnya tidak boleh ada pria yang kewanita2an atau bau-bau politik.

Kalau sudah tahu dicatat supaya saat kita membuat naskah lebih terarah.


3. Brain storming
Keluarkan semua ide yang dipunya di dalam tim. Tidak usah takut ide kita tidak terpakai karena kadang malahan ada ide yang dipakai hasil kombinasi beberapa pemikiran.

Jangan males mikir. Kalau mentok buka lagi alkitabnya, baca lagi tema dan pesan yang ingin disampaikan. Browsing dan baca buku juga bisa jadi alternatif. Amati juga peristiwa sehari-hari.

4. Buat draft sesegera mungkin
Namanya saja draft. Masih ide dasar. Ga perlu rapih-rapih amat. Tidak perlu menginginkan naskah yang sempurna di awal-awal. Yang penting kita tahu alur cerita dan penokohan dulu karen pada prakteknya naskah pasti akan banyak dirombak. Entah dikurangi atau ditambahkan.


5. Diskusikan naskah
Diskusikan lagi draft naskahnya untuk mematangkan naskah tersebut. Jika sudah ok, sampaikan pada EO atau pembicara. Jika mereka ok, bisa lanjut latihan.


6. Komitmen 
Kalau yang ini sudah masalah sikap ya. Seandainya kita sudah dipilih untuk menjadi bagian tim drama, berkomitmenlah untuk selalu datang latihan. Ini bukan cuma demi kelancaran persiapan, tapi juga sebagai sikap kalau kita serius mau melayani. Mau menyampaikan pesan Tuhan lewat drama. Bukan sekedar main drama.


7. Kesatuan hati
Ini hal yang paling sulit dibanguh. Apalagi kalau ada hal-hal yang tidak berkenan. Saya pernah menulis naskah dan akhirnya naskah saya tidak dipakai sama sekali. Gedeg, tapi Roh Kudus mengingatkan, pelayanan bukan tempat kita mengaktualisasikan diri. Pelayanan adalah tempat di mana kita menjadi perpanjangan tangan Tuhan agar kasih dan anugrah Tuhan tersalurkan pada orang lain. Kita hanya pelayan. Titik. Pelayanan adalah suatu kehormatan bukan kebanggaan.

Che Ting. Menantu bawa chiong gara-gara shio buaya. hahahah

Jadikan pesan Tuhan tersampaikan dan tepat sasaran sebagai tujuan utama. Supaya kita bisa menganggap satu sama lain lebih penting.

8. Anggap penonton rumput yang bergoyang 
Baru pertama pelayanan drama dan grogi berat?? Anggaplah penonton rumput yang bergoyang. Hehehehe. Yang udah sering drama aja masih suka grogi.

Panggung itu daerah kekuasaanmu, sampaikan pesan Tuhan dengan lantang lewat peranmu. 

Tante Potti. Si Penggoda

Buat Tuhan tersenyum melihat pertunjukanmu dan 1 tim pelayananmu. Itu yang paling penting. 


Itu 7 tips dari saya. Kalau masih bingung cari tema drama natal, bisa intip cerpen buatan saya. Kalau mau buat naskah dari cerpen saya gpp. Hehehehe. Kepedean. Ga usah minta ijin. Saya menulis cerpen-cerpen itu karena terinspirasi dari naskah-naskah drama yang dibuat tim drama saya dulu.





Kami membuat naskah tentang bagaimana konflik batin Maria saat menerima kabar kehamilannya, tentang bagaimana kondisi murid-murid Yesus saat Yesus mati dan dikuburkan lalu bangkit pada hari yang ke 3, tentang Yusuf, tentang Abraham, dll.

Drama-drama itu tidak hanya memberi pesan pada jemaat, tapi pada saya juga. Sangat membekas.

Kangennn bangettt. Sebenernya lebih suka di belakang panggung juga. Bagian nulis naskah, properti, dan bantu makeup. Tapi karena sering kekurangan orang jadi harus ikut naik panggung juga walau cuma berdiri tanpa dialog jadi pelayan raja. Xixixixi.

Semangat buat persiapannyaaa!!! Segala kemuliaan hanya buat nama Tuhan!!







Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen kumpulan puisi liburan movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • Review For Prometheus
    Tadi baru nonton Promotheus... Pembukaan neh film asli kereeeeeeeeennn bangettt. Saya sampai bengong dan ternganga melihatnya. Sinemato...
  • [Review] Nano Healthy Family - Pijat Puas Harga Pas
    Sabtu kemarin saya mendapat berkat lagi dari salah satu sahabat saya. Sudah lama dia mau traktir saya pijat refleksi, tapi belum juga ke...
  • [Review] Makarizo Hair Energy Hair Fragrance Fresh Bouquet
    Hi temans, Minggu ini saya mau review produk perawatan rambut yang termasuk baru di pasaran.. Pengharum rambut.. Hair Fragrance......
  • [Review] Mineral Botanica Acne Care
    Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih.  Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...
  • Hadiah Ulang Tahun Tak Terkira
    Dua hari lalu salah satu sahabat terbaik saya tahu-tahu inbox saya di FB. Ngucapin selamat ulang tahun yang sangat telat. Walau pun ga memp...
  • Hati Yang Keras
    Satu bulan kurang tanpa sosial media, saya tersadar... Banyak berita, artikel, status, yang terlihat membesarkan hati sekelompok orang tapi ...

Cinta Tertutup Luka

Cinta Tertutup Luka
Kisah Wei membalaskan luka hatinya pada ayahnya.

Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Traktir kopi

Traktir kopi
Traktir amsaLFoJe kopi supaya makin semangat nulis.

Art & Design Services

Art & Design Services

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Lasma Works
    Lasma Works
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates