amsaLFoje -A Long Life Learner-

Baru tadi pagi saya berdoa dan bilang blakblakan sama Tuhan, saya ga mampu, saya bodoh soal bisnis yang saya jalankan. Dibilang upline ayo mimpi yang besar, saya ga bisa mimpi besar hahahha.... Saya ga punya keinginan buat jalan-jalan ke luar negri (kecuali Jepang, Swis looohh)... Ga mimpi punya rumah besar... Ga mimpi punya mobil. Terus ngapain saya masih jalanin ya??

Saya sendiri sudah bilang sama Tuhan, kalau Tuhan ga mau berkati saya lewat bisnis ini, tutup semua pintu. Bikin saya makin ga semangat buat nerusin.

Malah makin semangat...

Ga tahu gimana, tahu-tahu Tuhan arahin doa saya ke hal lain. Berkati orang tua, mertua, memberkati Aki, mimpi downline-downline saya....

Tuhan taruh sesuatu di belakang kepala saya... Seolah itu naik ke permukaan ingatan saya...

Jadi saluran berkat...
Jadi pipa yang menyalurkan air..

Dulu Ka Tia, salah satu kakak rohani saya pernah mendoakan saya tentang pipa ini... Setiap mengingat doa itu saya bersemangat... Merasa punya tujuan hidup lagi..

Pipa..
Saluran berkat....

Akhirnya nyerahin kerinduan saya itu sama Tuhan lagi. Kalau Tuhan mau pakai saya jadi pipa saluran berkat dan kasih-Nya lewat bisnis ini... Ini aku, utus aku... (Kebeneran baca pasal yang pas Yesaya diutus)...

Rasanya lebih hidup menjalankan bisnis ini. Masih ga mimpiin jalan-jalan ke luar negri, ga mimpi punya mobil atau rumah... Mimpinya liat downline nerima berkat lewat bisnis ini. Liat mereka naik level. Liat bonus saya lumayan dan bisa kasih ke ortu, ke mertua...

Dan hari ini Tuhan kasih hikmat gimana caranya itung target yang dari kemarin saya ga ngedong, gimana caranya kejar target. Kayak ada selaput di otak saya yang bikin saya ga bisa paham. Tapi hari ini selaput itu seolah lepas.

Keengganan saya menerima penolakan pun hilang. Cari prospekan mulai lebih percaya diri saya lakukan...

Takjub...

Segitu pengaruhnya penyerahan penuh dan blakblakan sama Tuhan. Selama ini saya ke mana aja? Ahahhaha...

Ada kekuatiran kalau saya ga bisa konsisten, tapi biar kekuatiran untuk hari ini cukup di hari ini.

Saya masih percaya dalam hati saya, kalau Tuhan ga berkenan, Tuhan akan padamkan api ini. Mimpi ini dan semua jalan akan tertutup.

Lasma tunggu keajaiban lainnya, Tuhan...


Ibadah tahun baru kemarin sepertinya jadi titik di mana saya dan Aki akhirnya memutuskan untuk rutin beribadah di gereja yang dekat dengan tempat tinggal kami.

Disaat pendeta mengkotbahkan tahun penuaian, Tuhan malah banyak ngomong tentang gereja-Nya. Hormati gereja Tuhan, kasihi gereja Tuhan dengan tanpa syarat, hormati orang-orang yang diurapi Tuhan (sekalipun tindakan dan cara mereka melayani ga masuk akal saya).

Kenapa Tuhan banyak ngomong seperti itu? Karena di tahun sebelum-sebelumnya saya banyak melihat hamba Tuhan berbicara "tidak semestinya", merespon "tidak sepatutnya".

Mungkin saya kecewa "Kok, gituu.” itu yang ada di otak saya dan hati saya. Sepertinya dari situlah kebocoran iman saya di tahun 2016 dimulai. Bukannya membawa kondisi hati saya itu kepada Tuhan, saya malah mendiamkannya dan menganggapnya sepele.

Ternyata eh ternyata..
Masalah hati saya itu malah merembet ke hal-hal lain.

Beberapa kali Tuhan ingatkan untuk mengampuni, tapi saya bingung mau mengampuni apanya?? Sekian banyak orang berespon seperti itu, saya mau ngampunin yang mana??

Waktu tahun baru itulah akhirnya Tuhan "tusuk" hati saya. Yuk, ampuni gereja Tuhan. Berdoa lagi supaya ada kesatuan di dalam tubuh Kristus, supaya gereja jadi jawaban, jadi berkat, supaya terang Tuhan nyata.

Sekarang masih suka nongol sih rasa kecewa itu, tapi Tuhan ajarkan untuk berespon dengan langsung mendoakan berkat. Bukan dibiarin. Bukan dianalisa salahnya. Bukan direnungkan salahnya. Hahahha. Makin direnungin malah makin kecewa atuhhhh.

Plong... Iya...
Lebih plong lagi waktu Aki tahu-tahu ajak rutin ibadah di gereja itu. Setelah selama ini ngalor ngidul ibadah kayak Kristen ikan paus (timbul tenggelam), akhirnya kami komitmen di GBI Intercon.

Waktu mau mengampuni tahu-tahu pintu terbuka. Waktu mau memberkati tahu-tahu jalan keluar datang sendiri.

Aki orang yang sangat jarang membicarakan imannya, waktu dia ajak untuk menetap di ibadah Intercon adalah sebuah pintu gerbang yang terbuka mengeluarkan cahaya dalam pandangan saya. Lebay.. iya sih... Tapi beneran, itu adalah kegirangan yang besar buat saya.

Aki juga sudah sempat membicarakan tentang pindah komunitas. Yang saat ini masih kami gumulkan. Karena, pindah komunitas dan berkomunitas berarti siap melayani, siap memberi diri untuk kepentingan orang lain, siap menundukkan diri di bawah otoritas (yang buat tipe orang kayak kami ini agak susah soal tunduk dan taat... Hahahha... 😂😂😂).

Apa pun nanti akhirnya, saya cuma percaya tahun ini Amin Tahun penuaian. Apa yang saya rindukan akan saya terima. Apa yang saya doakan akan saya terima. Bukan lagi soal tempat saya berada seperti ini, seperti itu, soal saudara seiman yang begini, begitu tapi soal gimana saya mau lari kejar Tuhan. Mau serupa seperti Kristus. Apa pun kondisinya. Mau ada gereja atau ga, mau ada yang dukung atau ga... Saya mau Tuhan. Saya mau seperti Yesus yang melekat pada Bapa.

Fokus sama itu dan menyingkirkan semua hal yang bikin saya ga fokus. Kepahitan, kekuatiran, ketakutan, intimidasi.... Mau fokus sama Iman, Pengharapan dan Kasih.

Saya mau terima berkat rohani, berkat jasmani. Saya mau jadi pewaris Kerajaan Allah. Saya mau ambil itu. Bukan jadi penonton. .. Supaya nama Tuhan dipermuliakan. Supaya orang melihat Tuhannya Lasma itu hebat!!

Dan Tuhan memulainya dari keputusan kami beribadah di GBI Intercon.

Terpujilah Nama Tuhan!!

Tuhan memberiku kegirangan
Dan sukacita melimpah
Minyak yang baru dicurahkan
Haleluya ku bersorak 😆😆😆


Dulu nih yaa
Duluu..
Saya menganggap Abbalove sebagai gereja terbaik. Paling benar dan paling lurus. Seharusnya semua gereja kayak Abbalove.

Walau pun saya mengatakan di bibir semua gereja sama baiknya, tapi di hati dan pikiran saya memandang Abbalove gereja yang ada di atas gereja lainnya.

Kenyataannya gimana??
Tuhan obrak abrik kebanggaan saya itu. Dengan cara??

Bukan dengan memperlihatkan cacatnya. Bukan. Saya tahu semua gereja ga sempurna. Termasuk Abbalove. Saya lihat kurang-kurangnya, tapi saya tetap mencintai gereja ini.

Terus gimana caranya??

Tuhan cabut saya dari sana. Ga pelayanan. Ga berkominitas. Yang pagarin saya secara rohani cuma sahabat-sahabat saya.

Kok, bisa gitu Las?? Iya, ada situasi yang bikin saya jarang gereja, ga pelayanan dan ga berkomunitas.

Tuhan ambil semua kebanggaan saya yang ada di Abbalove dan saya langsung merasa ZERO. Ga berarti apa-apa. Ngerasa ga berguna.

Hal ini yang jadi salah satu penyebab saya tertekan luar biasa tahun lalu. Masalah-masalah yang datang membuat saya merasa Tuhan sedang mengutuk saya karena saya ga gereja, ga pelayanan dan ga berkomunitas.

Tapi ternyata bukan itu yang mau Tuhan kasih liat...

Tuhan memperlihatkan pada saya bahwa semua gereja sama pentingnya dengan Abbalove. Semua gereja itu berharga di mata Tuhan. Ga ada yang lebih rendah.

Dulu ada 1 gereja yang pernah saya ikuti ibadahnya, yang tiap minggu membagikan anggur perjamuan. Buat saya hal itu aneh dan saya tidak pernah mau beribadah di sana lagi.

Tapi akhir tahun kemarin tahu-tahu Tuhan buka mata saya. Tetangga saya yang bergeraja di gereja tersebut menceritakan mukjizat yang dia alami. Di usianya yang sudah 40an, gembalanya berkata, "Jangan menyerah. Sarah yang sudah mati haid saja bisa melahirkan. Apalagi hanya umur 40.” Beberapa bulan setelah perkataan itu, tetangga saya ini pun hamil dan sekarang anaknya jadi teman main Gyan.

Waktu mendengar kesaksian tetangga saya itu, saya merasa Tuhan menyiram muka saya dengan air. Saya terbangun dan tersadar akan pikiran-pikiran saya dulu tentang gereja-gereja lain.

Menganggap gereja lain mengajarkan theologi kemakmuran atau terlalu keras seperti orang Farisi. Saya tercenung... Seolah Tuhan bicara di dalam hati saya,

”Lasma, itu tubuh-Ku. Semuanya penting. Ga ada yang lebih penting atau lebih ga berharga. Semuanya berharga bagi-Ku. Kamu bisa bertumbuh di mana pun kamu berada asal hati-Mu tertuju pada-Ku."

Ga usah takut beribadah di gereja lain. Bertumbuhlah tanpa takut dengan isu-isu tentang pengajaran yang salah. Ya, tetap berjaga-jaga, tapi jangan karena takut lalu berhenti mencari. Kira-kira saya menangkap maksud Tuhan seperti itu.

Filipi 1:18 (TB)  Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita,

Terlebih lagi...
Tuhan mengajarkan saya untuk menghormati dan mengasihi gereja Tuhan di mana pun itu. Entahkah terlihat lebih sekuler atau terlihat lebih rohani. Sama seperti saudara sekandung yang sedarah tapi bisa berbeda sifat, seperti itulah gereja.

Entah kenapa, sejak Tuhan bukakan hal ini saya Plooongg luar biasa. Seperti ada selaput yang dibukakan dari wajah saya.

Di gereja mana pun saya menginjakkan kaki, selama gereja itu memuliakan Nama Yesus Tuhan.. berarti saya berada di rumah. 😊😊

Roma 12:4-5 (TB)  Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama,
demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.


Inifakta


Yeayyy, 15 Februari sebentar lagii. Pesta demokrasi buat warga Jakarta. Saya sudah jadi warga Jakarta doonggg. Bisa memilih gubernur yang pas di hati.

Tapii, jujur saya ini salah satu swing voter. Masih bingung mau pilih yang mana. Paslon nya buat saya sendiri ok2 dibanding jaman dulu ya. Sekarang muda-muda dan punya inofasi.

Saking bimbangnya saya sampai bawa doa. Harus milih yang mana?? Udah kayak milih pasangan hidup. Wakwakwak..

Sampai Tuhan ingetin buat milih sesuai dengan hati saya. Bukan karena ikut-ikutan, bukan karena apa kata orang. Tapi sesuai nilai dan kerinduan yang saya pegang buat Jakart. Masalah orangnya menang atau ga itu urusan Tuhan.

Berasa plonggg karena jujur saya takut salah milih. Hahahhaha... Saya tipe yang takut menyesal. Tapi diingetin soal ini jadi lega.

Memilih dengan hati yang bersih. Bukan karena sebel sama kelakuan pendukungnya jadi ga milih. Atau karena latar belakang keluarganya yang menurut kita ga banget. Atau karena isu-isu tidak bertanggung jawab. Memilih dengan hati yang bersih dengan melihat visi dan misi serta rekam jejaknya tanpa menghakimi.

Akhirnya saya sudah condong ke dua paslon sejak menonton debat yang pertama. Jumat, tanggal 27 januari ini ada debat yang ke 2. Bener-bener ngosongin hati dan pikiran biar bisa menilai bukan berdasarkan isu dan hoax. Murni liat hasil debat dan visi misi yang diusung.

Pada akhirnya siapa pun yang menang nanti, itu pilihan Tuhan. Semoga bisa membawa Jakarta lebih baik dari hari ini. Aminnn.


Posted via Blogaway

" Ishh, laki gua tuh gitu banget orangnya. Diem mulu. Susah komunikasi. Ga pernah romantis."

" Masih mending lo. Laki lo rajin pelayanan, rajin gereja. Lah, laki gua ngurusin motor mulu. Duit abis ke motor. Itu motor istri pertama. Gua istri ke dua."

" Mendinglah laki lo cuma hobi motor. Lah, laki gua udah kayak lokomotif. Mulutnya keluar asep mulu. Gua udah cape ingetin. Takut gua jadi janda kembang."


Istri... Oh istri... Begitulah kalau istri cerita tentang suami. Siapa sih istri yang ga pernah ngeluh soal suami??

Ekspetasi yang tinggi di awal pernikahan, tiba-tiba ambruk melihat aslinya lelaki pujaan kita. Iya apa iya??? Ngakuu...

Sama sih, saya juga ngalamin. Pengen suami kayak A, B, C, D yang dulu saya tulis semasa single. Giliran udah nikah ternyata ga seperti yang diharapkan.

Salah ga sih harapan kita??? Gaaaa. Yang salah kalau kita ga kasih waktu suami kita buat belajar.

Saya ingat sekali tahun lalu saya berharap pada suami tanpa diiringi sikap hati yang benar. Eits, apa maksudny ya?? Saya berharap suami bisa lebih inisiatif tapi dengan sikap hati menuntut bukan percaya. Hasilnya?? Frustasi berat. Stress sendiri. Ngerasa benar sendiri. Merasa jadi korban. Padahal suami ga salah apa-apa (kasian laki gua).

Tapi kegagalan itu membuat saya belajar juga. Tuhan ingetin buat saya berkaca..

" Lasma, memangnya kamu udah sempurna?"

Jlebbb.. Gimana saya bisa nuntut suami saya sempurna kalau saya sendiri ga sempurna??

Dari situ saya pelan-pelan belajar menghargai setiap bagian dari diri suami saya. Hobinya, nilai-nilainya, imannya, cara ia mengasihi saya dan Gi....

Saat melihat semua hal yang suami saya punya dengan kacamata kasih, yang tadinya sekeliling saya terasa gelap, menjadi terang benderang.

Kenapa saya harus mencari-cari hal yang tidak suami saya punya?? Lihatlah dia... Sejak dulu selalu lucu, terkesan tidak pernah serius, tapi saat dihadapkan pada masalah, integritasnya mencengangkan saya. Lihatlah dia, yang tidak pernah menunjukkan imannya dengan gamblang, tapi ternyata mendengarkan setiap pesan Tuhan lewat masalah-masalah yang kami alami. Lihatlah dia yang kadang asbun, tapi punya hati yang lemah lembut mau berubah...

*mewek....

Suami saya memang tidak sempurna, tapi kasihnya pada saya dan Gi begitu sempurna. Terima kasih pada Tuhan yang membukakan saya akan hal ini. Yang memotivasi saya untuk terus belajar menjadi istri yang baik. Istri yang bijak, yang menyenangkan hati suaminya.

Suami saya memang tidak sempurna, lalu kenapa? Dia hadiah terindah dalam hidup saya.

Blush! Blush! Blush!


Amsal 31:12, 30 (TB)  Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.



Posted via Blogaway





Judul Film: Arrival
Pemain: Amy Adams, Jeremy Rener, Forest Whitaker
Director: Denis Villeneuve
Writers: Eric Heisserer (screenplay), Ted Chiang (based on the story "Story of Your Life" written by)

Jadiiii...
Saya dan suami nonton film ini dua minggu lalu. Saya nonton iklannya dan melihat pemainnya, langsung mikir kayaknya bagus nih. Ditambah dengan screenplay yang apik, makin pengen nonton. Itu sih masih di otak doang. Tahu-tahu besoknya laki ajak nonton dan langsunglah saya info soal film ini.

Seperti biasa kalau kami nonton biasanya lihat ratingnya dulu. Pertama di IMDB, kedua di Rotten. IMDB biasanya direview banyak orang sedangkan di Rotten rata-rata kritikus film. Nilai tinggi di IMDB belum tentu tinggi di Rotten. Nah, ternyata Arrival ini dapet nilai tinggi di kedua situs film ini. Makin pengen nontonlah jadinya.

Gimana kesannya setelah nonton??
Saya ga akan ceritain seluruh jalan ceritanya, tapi saya mau kasih nilai 9!

Alur cerita,
Bumi kedatangan 12 benda asing berbentuk batu kali (hahahha). Sudah dipastikan semua orang menyimpulkan benda asing itu adalah alien. Anehnya benda asing itu tidak melakukan apa-apa. Tapi seluruh dunia sudah mengeluarkan status darurat yang malah mengakibatkan kekacauan di seluruh dunia. Dengan ketakutan semua orang, banyak negara berlomba berkomunikasi dengan alien itu dan mencoba mencari tahu apa yang mereka mau. Di situlah sang ahli bahasa dipanggil. Dengan menggunakan keahliannya, diharapkan mereka bisa berkomunikasi dengan alien dan tahu apa yang mereka mau. Proses untuk mengenal bahasa alien inilah yang penuh kejutan dan tidak pernah kita sangka-sangka.



Puas banget nonton film ini. Sepanjang pulang pun saya dan suami ngobrolin film ini dengan semangat. Sudah lama ga nonton film yang bikin mikir hahahhahaha.

Buat temen-temen yang suka film-film action mungkin bakal banyak kecewa sama film ini karena memang ga ada action sama sekali. Yang ada banyakan adegan-adegan yang bikin ngernyit dahi dan kalau kelewat satu adegan bisa bingung.

Terus apa dong yang bikin film ini dapet angka 9 dari saya?

1. Akting Adams yang buat saya ok banget. Saya bukan penggemar Amy Adams, tapi di film ini saya memujanya hahhaha. Kenapa?? Dia berhasil "ngomong" lewat ekspresi-ekspresinya. Mikro-mikro ekspresi yang bikin kita mikir dia lagi ngerasain apa. Kadang-kadang emosi dan perasaan cukup terlihat lewat bahasa tubuh kan??

2. Ide soal alien yang jauh dari bayangan. Jujur pas liat aliennya saya takut. Takut tiba-tiba nyerang 2 tokoh utama. Akhirnya mereka nyerang ga?? Nonton aja deh ahhaha.

3. Ide soal bahasa alien. Buat saya pribadi ide soal bahasa ini brilian banget. Jadi engeh kalau bahasa itu memang berpola. Seperti matematika. Bahasa tingkat tinggi tuh punya kerumitan tersendiri macam huruf mandarin atau kanji.

4. Alur cerita yang mengejutkan. Tadinya kami pikir film ini alurnya maju mundur, tapi ternyata...... Di akhir film inilah yang menjadi kejutan.

5. Efek suara yang keren, bikin makin tegang. Visualisasi yang bikin pengen ke lokasi hahaha. Dan pesawat alien yang bikin pengen ngeraba. Bentuknya pun ga kayak pesawat alien pendahulunya.

6. Pesan moral dari cerita tentang bagaimana perdamaian dunia ga bisa diraih kalau cuma mikirin kepentingan masing-masing.

Film ini patut ditonton. Walau memang masih ada kekurangannya, tapi asli film ini bikin pemikiran kita soal alien tiba-tiba "pecah" dan berubah drastis.

Buat kamu yang suka film penuh kejutan, kudu nonton. Tapi kalau kamu ga suka film yang kurang meledak-ledak, yaaa kudu sabar nontonnya hehhehe.

Segitu ajaahh ya. Selamat menontonnn!



Posted via Blogaway

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen kumpulan puisi liburan movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • [CURHAT] Berhadapan Dengan Rasa Sakit
    Hi Gorgeous!!  Menulis sepertinya jadi hal yang sulit buat saya lakukan karena terlalu mempertimbangkan banyak hal. Selain tidak ...
  • Review For Prometheus
    Tadi baru nonton Promotheus... Pembukaan neh film asli kereeeeeeeeennn bangettt. Saya sampai bengong dan ternganga melihatnya. Sinemato...
  • [DRAMA] Come and Hug Me - Apakah Kejahatan Menjadi Warisan?
    Come and Hug bercerita tentang Yoon Na-Moo dan Gil Nak-Woo yang bertemu pertama kali saat mereka remaja. Mereka saling jatuh cinta se...
  • [KESEHATAN] Mood Swing PMS Yang Merusak
    Hi Gorgeous! Hari ini agak mendung, semoga ga hujan karena saya harus jemur cucian hehehe. Ngomong-ngomong soal mendung...
  • [REVIEW] Genius Bath Sabun Homemade Tanpa Parfum, Paraben, & SL
    Hi Gorgeous!! Happy weekend!! Udah lama ga bikin postingan review tentang produk kecantikan yaa. Nih, kali ini saya mau review...
  • [Review] Mineral Botanica Acne Care
    Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih.  Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...

Cinta Tertutup Luka

Cinta Tertutup Luka
Kisah Wei membalaskan luka hatinya pada ayahnya.

Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Traktir kopi

Traktir kopi
Traktir amsaLFoJe kopi supaya makin semangat nulis.

Art & Design Services

Art & Design Services

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Lasma Works
    Lasma Works
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Pengikut

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates