amsaLFoje -A Long Life Learner-
Kehidupan baru sudah pasti rutinitas baru. Kalau awal-awal orang pasti pada nanya, ‘Enak ga nikah?’ … Nikah itu enak. Enaknya karena bisa curahin kasih sayang 100% ke suami. Kasih yang terbaik tanpa perlu ngerasa salah dan ngebatasin diri. Kalau kita memberi perhatian ke sahabat, ponakan atau siapa gitu kan masih mikirin ini itu. Bagus ga ya… Etis ga ya… Belum lagi batasan jarak dan waktu. Nah, kalau sama suami ya bebas-bebas aja, batasannya cuma satu, - memberi kasih sayang sesuai bahasa kasih kita tanpa mengabaikan bahasa kasihnya suami-… ekkekeke.. kalau ga, ya ga nyampe deh tuh hujan kasih sayangnya.
Yang agak jadi pergumulan tuh masalah waktu. Enak sih kalau ga usah kerja, tapi pernah suatu hari Sabtu, Aki harus pergi ke acara kantor sampai jam 12 siang. Ok, seneng saya bisa istirahat dan beresin kosan (weekend sebelumnya keluar muluuu), mulai dari nyuci, ngepel, masak nasi, beresin ini itu dan selesai jam 9 lewatan. Sisanya?? Bengong ga tahu mau ngapain. Saya langsung kepikiran, “ Gila, kalau gua jadi ibu rumah tangga bisa bego seharian di rumah kalau otak gua kagak dipake.” … Akhirnya mutusin, mumpung belum punya bocah, ya kerja sepuasnya. Ntar kalau resign dan ga ada kerjaan, ya cari kesibukan. Nulis atau apa. Ogah banget kalau Aki pulang, saya sambut dengan omelan, mulut manyun, dan nyerocosin intimidasi (sepertinya saya ada bakat jadi ibu-ibu yang macam begitu – amit2). Kebayang kalau saya di posisi Aki diperlakukan kayak begitu juga ga mau.
Kuk apa yang kita bawa sekarang?? Asli atau palsu?? Tulisan ci Lia ini nginspirasi banget :D.

Committed to Love: Deal with "guilty" feeling: I just failed my husband :( Dia tegur saya dan saya lgs minta maaf cuma tetep ada 'guilty' feeling yg menyerang. Puji Tuhannya gak...
OMG, waktu cepat sekali berlalu. Beberapa minggu ini sibuk mengurus kegiatan TMIS – Spectrum Cup 2013. Bawaannya stress dan capek. Padahal dibanding anak-anak OSIS dan rekrut yang udah capek sekolah dan harus lembur juga kerjain ini itu, kayanya kerjaan saya tidak seberapa. Saya hanya mengawasi dan membantu printilan. Jam 7 sudah langsung pulang karena ga mungkin pulang lebih malam dari Aki (jadi istri yang baik itu ga gampang saudara-saudara -.-).


Salah satu sahabat saya baru berhasil mendapatkan SIM A -nya setelah 3 kali tes. Dia ga pake calo looohhh (idung kembang kempis--banggaa). Jadi, siapa bilang bikin SIM itu susah??? Yang penting emang sikap hati dan kesabaran.

Poin tambahan... Kejujuran pemerintahan kita bisa maju kalau kita masyarakatnya yang dilayani juga jujur, bukannya malah kasih celah biar mereka korupsi atau apa pun itu namanya. Bener ga??

Kalau mau cerita detailnya tentang temen saya itu, buka di sini aja aja.

Pulang dari Ubud, Pak De membawa kami mencoba kopi luwak Bali. Bukan di coffee shop atau pun warung kopi, tapi di dekat sawah-sawah. Kami disambut seorang Mba dengan senyum ramah dan kami diajak melewati beberapa kebun rempah-rempah. Dengan lembut dan sabar ia menjelaskan mereka menanam apa saja. Dari jahe, kunyit, kopi, coklat, sere, dan banyak lagi. Ga jauh dari kebun-kebun ada seperti bale-bale seorang ibu lagi ongseng-ongseng biji kopi. Di situ Mba menjelaskan kalau kopi mereka diolah dengan cara tradisional (apinya pakai arang, bahannya ditumbuk dan disaring manual). Ga cuma kopi, tapi juga teh dan minuman-minuman herbal lainnya.
Setelah melihat-lihat kami dipersilahkan duduk di bangku-bangku seperti di warung kopi hanya saja tidak ada tembok. Kami bebas melihat pemandangan sawah yang luas. Mba tadi mengatakan akan menyuguhkan minuman produk mereka (di cangkir kecill) dan kalau kami mau, mereka akan menyuguhkan kopi luwak dan membayarnya dengan harga hanya Rp.50.000. Mumpuuunggg … harganya Cuma 50rebeng, saya dan Aki langsung memesan dua cangkir. Untungnya minuman yang lain gratisss :p.






Teman-temanku yang terkasih. Terima kasih atas dukungan, doa, dan sumbangannya. Apa yang kalian kasih lewat kata-kata, doa yang mungkin tidak terdengar oleh saya dan Aki, dukungan yang ga ada hentinya benar-benar berarti buat kami. Perhatian kalian, kasih kalian , membuat pengharapan kami di dalam Tuhan tidak pernah padam.

Kadang-kadang mungkin saya menuliskan bahwa mukjizat itu dalam bentuk materi, diskon dkk, tapi sebenarnya kalian adalah mukjizat terbaik yang Tuhan berikan.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • [REVIEW] Genius Bath Sabun Homemade Tanpa Parfum, Paraben, & SL
    Hi Gorgeous!! Happy weekend!! Udah lama ga bikin postingan review tentang produk kecantikan yaa. Nih, kali ini saya mau review...
  • [Review] Nivea Micellar Water 0% Alkohol
    Hi temans, Besok Gi, bocahku, libur jadi hari ini emak centil agak santai. Sambil nunggu jemuran kering supaya bisa langsung ...
  • [Review] Eyeshadow Palette Pasti Kepake - Beauty Creation Irresistible
    Hi Gorgeous!!  Ini dia review Beauty Creation Irresistible Eyeshadow Palette yang sudah saya bahas di Beauty Haul sebelumnya. Eye...
  • [IMAN KRISTEN] Apakah Kau Mengasihi AKU?
    Stocksnap Hari itu aku dan suami beribadah seperti biasanya. Tidak, hari itu tidak biasa karena untuk kedua kalinya bocah kami ma...
  • [Parenting] Cara Tuhan dan Saya
    Pixabay:mojpe Hi Gorgeous! Jumat Agung ini saya menulis kesaksian di FB tentang penyaliban Kristus. Seperti biasa, tulisan-tulisa...
  • [DRAMA] Come and Hug Me - Apakah Kejahatan Menjadi Warisan?
    Come and Hug bercerita tentang Yoon Na-Moo dan Gil Nak-Woo yang bertemu pertama kali saat mereka remaja. Mereka saling jatuh cinta se...
Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karyaku. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang saya bagikan, kamu bisa mendukung saya dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Support Me

Support Me
Traktir amsaLFoJe Amerikano supaya makin semangat nulis.

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Pengikut

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates