amsaLFoje -A Long Life Learner-

Gelap itu masih nyata
Malah semakin menyesakkan

Timbunan beban mematikan rasa
Membekukan jiwa juga raga

Kemana aku berjalan
Jika kakiku begitu berat
Kemana aku menggapai
Jika tanganku terikat

Kubur
Jadi tempatku
Tak mampu aku meraih keluar

Kubur
Terbenam
Mati perlahan
Walau aku masih ingin keluar

Haruskah aku melawan
Haruskan aku berontak

Aku hanya ingin menjadi aku
Aku ingin kau melihatku sebagai aku

Kubur aku lebih dalam
Dan aku akan lebih memilih mati sekalian

Mati hatiku
Mati ragaku
Kubayangakan
Terasa akan lebih melegakan


Pintu bisa saja tertutup untukku
Tapi selama Harapan itu masih ada
Tak ada yang bisa mematahkan semangatku

Jalan itu mungkin saja buntu di hadapanku
Tapi selama Janji itu hidup dalam hatiku
Akan kucari jalan lain sekali pun itu berduri

Bukan karna inginku
Bukan karna hasrat pribadiku
Tapi karna sasaran yang telah kau tancapkan di pupil mataku
Aku melihat tujuan itu
Bahkan saat aku menutup mataku

Kau membuat aku tahu harus ke mana
Titik di depan sana
Bagai anak panah
Aku ingin meluncur tepat di titik sasaran

Ya..
Pintu itu mungkin tertutup
Jalan itu mungkin buntu
Tapi titik yang Kau tunjukkan padaku
Memberiku iman dan pengharapan

Kuatkan aku
Dalam derap langkah bersamaMu



Lasma WA 08170878531 BBM 6Y4N63 LINE amsalfoje
Jika dunia berhenti berputar
Akankah kami bertahan Tuhan

Sama seperti jika Kau menjauh dari kami
Dapatkah kami bertahan Tuhan

Tapi seperti kekuatan grafitasi yang menopang kami bertahan di bumi
Ada namun sering tak kami sadari
Seperti itulah kasih setiaMu Tuhan

Kau selalu berada di sisi kami
Menjaga kami dengan setiap bisikan nurani
Menolong kami dengan hikmat yang tak kami duga
Mengasihi kami dengan cinta yang tak tertampung
Tapi seperti grafitasi
Sering kali kami tak menyadariMu

Tuhan
Tunjuklah hati kami dengan jariMu
Tepuklah bahu kami dengan lembut
Bangunkan kami
Agar kami selalu terbangun

Terbangun
Lalu memandangMu lagi
Menatap wajahMu kembali
Memegang erat tanganMu kembali
Yang hampir saja kami lepaskan

Tuhan...
Kami mengasihiMu
Dan jangan biarkan kami terbiasa akan hal itu
Ajar kami untuk terus mengingatnya
Terus mengaguminya
Karna tidak ada yang mengasihi kami
Melebihi kasihMu

Seperti grafitasi yang menopang kami
Biar kami terus menyadari kehadiranMu

Jakarta,1 Mei 2016



Kalau hari ini kamu bisa gereja
Keluar masuk tanpa kuatir, bersyukurlah

Kalau hari ini kamu bisa melayani dengan bebas walau hanya dengan sebuah kesaksian kecil di socmed
Atau membersihkan gereja tanpa dilihat siapa pun
Bersyukurlah

Kalau hari ini kamu masih punya orang-orang yang menegurmu dan berjaga-jaga untukmu lewat doa
Menyediakan waktunya mendengarkanmu, menaruh tangannya dibahumu, mengucapkan doa yang terdengar telingamu
Bersyukurlah

Kalau hari ini kamu bisa makan roti dari kotbah Mingguan yang kadang kamu pikir itu lagi itu lagi
Bersyukurlah

Karna mungkin akan ada saatnya kamu di tempatkan di tempat asing
Saat kamu tidak bebas menyuarakan imanmu
Ingin melayani di gereja tapi tidak mampu
Ingin mendengarkan Firman dari pengkotbah tapi tidak bisa
Butuh topangan dari saudara seiman tapi jarak memisahkan

Mungkin akan ada saatny kamu akan bertemu waktu seperti itu
Nikmati hari ini
Syukuri imanmu hari ini
Lakukan yang terbaik untuk melayani

Mungkin akan ada saatnya
Saat kamu akan mengerti
Apa yang kamu anggap biasa sekarang
Ternyata mahal harganya



Lasma WA 08170878531 BBM 6Y4N63 LINE amsalfoje
Aku tahu kau bergumul dalam dagingmu
Aku tahu kau menjerit mencari tahu

Siapa aku?
Katamu

Mengapa aku begini?
Tiada henti kau mencari

Iya
Aku tahu duri itu
Yang menusuk-nusukmu
Menuduhmu setiap waktu

Bukan hanya kau kawan
Aku pun juga
Dengan cara yang berbeda
Duri itu pernah menusukku begitu lama

Jangan kawan
Jangan menyerah
Putar jalan
Jangan ke sana

Kemarilah
Kembali pada Bapa
Dia setia
Asal kita meminta
Dia akan beri agar kita bisa

Kemarilah kawan
Kembalilah
Aku pun pernah gagal
Gagal tinggal di dalam Dia

Tapi jangan menyerah kawan
Jangan
Dia setia
Lebih dari yang kita duga
Asalkan kita meminta
Dia akan jadikan kita bisa

Kemarilah kawan
Bersama Bapa
Dia setia
Dia mencinta
Kita yang berdosa
Dengan nyawa-Nya
Dia tebus dosa kita

Jika Dia tidak menyerah atas kita
Maka jangan kau menyerah
Mari kawan
Tinggal dalam Bapa

Putar jalanmu
Kembali pada Bapamu
Yang akan menjagamu
Bahkan dalam jatuh bangunmu
 
Hai perempuan
Hari ini apa yang kau lamunkan
Impianmukah

Impian menjadi seorang nyonya dari seorang tuan yang bersahaja
Atau impian menimang manusia kecil calon pemimpin bangsa

Saat dirimu bermimpi
Aku ingin membisikkanmu sesuatu
Bukan untuk menghancurkan mimpimu
Tapi untuk menyadarkanmu
Mimpimu itu tidak setinggi bintang dilangit
Mimpimu itu nyata
Karena itu
Kamu membutuhkan pengertian dan pengetahuan
Dibanding sekedar lamunan

Hai perempuan
Saat kamu merindukan sebuah bahtera pernikahan
Siapkah kamu merendahkan dirimu sampai di titik terendahmu
Melayani seorang pria asing yang membawamu pergi dari sarangmu yang nyaman?

Hai perempuan
Siapkah kamu bersabar pada setiap ego mereka yang disebut pria
Berlapang dada dengan ketidak pekaannya
Dan memberi kasih sempurna dalam setiap kelemahannya

Siapkah kamu hai perempuan??

Hai perempuan...
Jika kamu bermimpi mendapatkan seorang keturunan
Yang menyukakan hatimu dan mewarnai hatimu...
Siapkah kamu dengan hal-hal ini??

Kamu mulai tak nyaman dengan tubuhmu sendiri
Siapkah kamu dengan rasa sakit yang seperti seluruh tubuhmu diremukkan dalam 1 waktu
Siapkah kamu dengan bokong yang semakin lebar
Lemak yang menumpuk
Payudara yang mengendur
Vitalitas tubuh yang menurun??

Masih ada lagi hai perempuan
Jam tidurmu akan berkurang
Jika suamimu tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan rumah
Itu artinya kamu harus punya 3 kepala
Satu untuk mengurus anak, 1 untuk mengurus rumah, 1 untuk mengurus suami

Hai perempuan
Mungkin kamu pikir aku menakutimu
Tidak, aku membangunkanmu
Supaya kamu bersiap
Supaya kamu belajar

Bangun dan kejarlah mimpimu membangun sebuah keluarga
Tapi ingat
Jangan kau bangun keluargamu dengan angan-angan
Jangan kau bangun keluargamu dengan dongeng-dongeng

Bangunlah keluargamu di atas Dasar yang Teguh
Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan,
 kelemah lembutan, kebaikan, kesetiaan, penguasaan diri

Cinta yang membara itu akan mulai padam
Mulailah mengasihi
Engkau mulai akan merasa bosan
Bersukacitalah
Kepalamu penuh dengan kekuatiran
Mintalah damai sejahtera itu
Setiap saat kau mungkin ingin marah dan melenyapkan semua yang ada
Bersabarlah
Saat kau kecewa dan sulit memaafkan
bermurah hatilah
Akan ada saatnya keputusan suamimu tak kau sukai
Lembutkanlah hatimu, dengarkanlah dia
Mungkin dia tidak akan menolongmu atau memperhatikan kebutuhanmu
Jika kau menginginkan hal yang tak kau butuhkan sementara rumahmu membutuhkan makanan
Kuasailah dirim, tahanlah dagingmu, tak memilikinya tak akan membunuhmu
Jangan berhenti melayaninya, berbaik hatilah layani ia
dengan kesetiaan yang kau punya
Perempuan..
Suamimu memang raja di dalam rumahmu

Jika kau sudah mengerti maksudku
Mulailah berhenti berangan
Berlututlah
Berdoalah
Mintalah Sang Mempelai Pria Surgawi
Mengajarmu menjadi
Wanita terbaik
Yang akan seseorang miliki

Semoga beruntung


Dalam perjalan kita pulang
Ada jalan yang harus kita lewati
 Deretan hutan gelap di kanan kiri
Sulit untuk tidak mengabaikannya,
Aku aku tahu itu tidak akan membahayakanku
Selama aku tidak masuk ke dalamnya

Perjalanan ini begitu jauh
Dari hutan itu sering terdengar suara-suara
Lihatlah jauh ke depan!!
Kau katakan lihatlah setapak demi setapak

Ada lagi suara berkata
Lihatlah ke atas!!
Kau katakan, lihatlah ke bawah
Supaya kakimu tidak terantuk batu

Bagaimana aku mengabaikan hutan di kanan kiriku?
Dari sana ada suara lolongan
Ada derap kaki
Ada bisikan-bisikan yang menusuk punggungku
Aku sulit tidak mengabaikannya

Maukah Kau menolongku??
Berbicaralah lebih keras di telingaku
Katakanlah banyak hal tentang diri-Mu
Supaya perjalananku hanya berpusat pada-Mu
Bukan hutan dan nyanyiannya yang menusuk dagingku

Bicaralah lebih keras
Supaya aku tetap memegang tangan-Mu
Saat kita sudah tiba di Rumah

Waktu kita memilih hidup yang bertentangan dengan Firman Tuhan
Jangan marah jika kita dihakimi masuk neraka
Karena memang itu yang dikatakan Firman Tuhan

Waktu kita memilih hidup di luar Tuhan
Jangan marah kalau orang menyebut perbuatan dosa kita sebagai DOSA
Karena memang itu kenyataannya

Kita memilih hidup di dalam atau di luar Tuhan
Memilih hidup di dalam dosa atau lepas dari dosa
Kita tahu pasti apa resikonya
Jangan marah jika orang lain mengingatkannya

Berbagai spekulasi dan teori
Menolak surga dan neraka
Semua terasa benar karena hati tak perlu dituduh lagi
Lalu merasa tenang dengan hidup yang bebas

Tapi saat kamu dihadapkan dengan kematian
Kamu kembali berpikir
Apakah hidupku sudah benar?
Apakah keyakinanku benar?
Apakah surga dan neraka benar-benar tidak ada?
Bagaimana kalau ada?

Seribu kebaikan kita lakukan
Tetap tidak membuat kita merasa menjadi orang benar

Kebenaran
Sudahkah kita benar-benar tinggal di dalamnya?

Jangan marah kalau kamu hidup dalam kegelisahaan
Karena kamu sendiri yang memilihnya



amsaLFoje via Blogaway
Mengampuni itu berat
Mengampuni itu sulit
Mengampuni itu menyesakkan

Bagaimana kalau dia mengulangnya lagi?
Bagaimana kalau dia menyakiti lagi?
Bagaimana kalau aku terluka lagi?
Bagaimana kalau aku direndahkan lagi?

Aku harus tetap mengampuni
Sekali pun aku terluka lagi
Aku harus terus mengampuni
Walau sesak di dadaku berulang kali
Aku tidak boleh berhenti mengampuni
Meski aku merasa bodoh & rendah

Aku harus mengampuni karena aku telah diampuni
Aku ingin mengampuni karena aku ingin mengasihi
Aku memutuskan untuk mengampuni lagi karena aku selalu mendapat pengampunan

Mengampuni itu sakit
Tapi aku mau
Karena aku
Telah diampuni


Menjadi seorang ibu
Kata mereka adalah naluri
Tapi tidak bagiku

Menjadi seorang ibu
Sama seperti saat aku memilih
Menjadi seorang istri

Memutuskan untuk mengasihimu setiap hari
Sama seperti aku memutuskan mencintai ayahmu setiap waktu

Aku memilih bersabar saat tak mengerti maumu
Sama seperti aku selalu bersabar menghadapi kelemahan ayahmu

Kasihku tidak otomatis, Nak
Kasihku tumbuh perlahan
Seiring kuberikan waktuku
Tenagaku, hidupku
Agar kau tumbuh dengan baik
Sama seperti cintaku pada ayahmu
Bertumbuh perlahan
Bukan muncul seketika

Menjadi ibu bukan naluri, Nak
Bukan pula tentang hubungan darah dan daging
Menjadi ibu adalah sebuah komitmen
Sebuah pilihan
Dan aku memilih menjadi
Ibumu



Ini pohon Natal
Dan itu hadiah-hadiah
Di sana lampu-lampu yang berkedip-kedip
Meriah dan ceria
Dengarlah lagu-lagu yang gegap gempita
Saksikanlah drama dan cerita yang memukau
Nikmatilah tari-tarian yang indah
Hari ini Natal di hari yang berbeda
Namun tetap sama
Tawa dan keceriaan
Warna-warna dan kemeriahan
Hai Gadis..
Siapakah dirimu di dalam hatimu?
Siapakah dirimu di dalam cermin?
Siapakah dirimu di mata orang lain?

Waktu tidak pernah sama
Detik ini
Detik nanti
Tidak pernah sama
Aku merindukan kebebasan

Kebebasan mengungkapkan apa yang aku rasakan di hati ini

Apa yang aku inginkan di hati ini



Aku tidak ingin berada di dalam gedung

Aku ingin berada di jalan yang panjang berlari secepat mungkin

Membiarkan angin menerpa wajahku

Membiarkan nafasku habis dan kelelahan
Hidup ini bukan hanya sekedar tentang aku
Aku yang bermimpi dan mengharapkan hidup bahagia
Yang mengharapkan cinta dan cita

Hidup ini bukan hanya tentang diriku semata
Atau tentang kisah cintaku dengan dia
Atau tentang cita-citaku yang seolah mulia
Bukan pula hanya pandanganku yang terkadang buta




Aku melihat cahaya putih... 
Terang namun lembut dan hangat 
Ada dii tengah-tengah hati manusia

Cahaya yang tampak begitu terang
 Di hati bayi-bayi kecil yang baru lahir
Cahaya itu menunjukkan bahwa seseorang hidup. 

Tapi seiring berjalannya waktu..
Cahaya itu pelan-pelan memudar..
Terkadang tiba-tiba mati dan padam.
Seolah kegelapan menelannya...
Seolah kehidupan telah hilang...



Aku menunggu sebuah bola mukjizat pecah dalam genggamanku
Tapi entah kenapa
Aku tidak menggunakannya
Aku tidak mampu melihat ke dalamnya
Aku hanya melihat asap yang bergelung
Perlahan
Sangat pelan

Kutatap bola besar di depanku
Masalah yang besar
Hitam dan kelam
Seolah siap menggilingku dan melindasku hingga remuk redam

Hatiku  berkata
Mungkinkah?
Dapatkah?
Apa bisa?


Tuhan aku wanita-Mu
Menginginkan begitu banyak hal dalam hidupku
Wajah yang cantik
Tubuh yang elok
Rambut yang indah

Sampai saat ini..
Saat aku telah mengenal-Mu
Aku masih menginginkannya


Tapi seperti kata-Mu, Tuhan
Semua itu sia-sia…


Karena itu…
Aku mengubah doaku Tuhan..


Aku wanita-Mu, Tuhan
Masih menginginkan banyak hal..

Cinta ini berbeda...Berbeda dari cintaku pada Aki
Atau cintaku pada sahabatku
Atau cintaku pada orang tuaku
Atau cintaku pada hidupku sendiri

Cinta ini tidak panas
Namun meluap
Hingga air mata pun bisa tumpah
Seperti mata air yang tidak berhenti mengeluarkan air hidup

Cinta ini bukan untuk orang biasa
Cinta ini untuk pribadi terindah
Yang terlebih dulu mencintaiku dengan sepenuh hati-Nya

Dia mencintaiku dengan seluruh hidup-Nya
Dia menerimaku dengan pengorbanan-Nya
Dia mengampuniku dengan darah-Nya

Dia cinta pertamaku
Dia juga cinta terakhirku

Hidupku untuk-Nya
Matiku pun untuk-Nya

Aku milik-Nya....

Kadang aku mencari Tuhan di tengah-tengah keramaian kota
Atau di langit-langit kamarku
Kadang juga di antara tumpukan pekerjaanku

Aku ingin melihat Tuhan!
Pikirku...

Kalau ada tangga ke langit, akan aku daki
Kalau ada pesawat jet yang bisa membawaku, akan kutumpangi

Aku ingin melihat Tuhan!

Jerit hatiku...
Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen kumpulan puisi liburan movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • Review For Prometheus
    Tadi baru nonton Promotheus... Pembukaan neh film asli kereeeeeeeeennn bangettt. Saya sampai bengong dan ternganga melihatnya. Sinemato...
  • [Review] Nano Healthy Family - Pijat Puas Harga Pas
    Sabtu kemarin saya mendapat berkat lagi dari salah satu sahabat saya. Sudah lama dia mau traktir saya pijat refleksi, tapi belum juga ke...
  • [Review] Makarizo Hair Energy Hair Fragrance Fresh Bouquet
    Hi temans, Minggu ini saya mau review produk perawatan rambut yang termasuk baru di pasaran.. Pengharum rambut.. Hair Fragrance......
  • Hadiah Ulang Tahun Tak Terkira
    Dua hari lalu salah satu sahabat terbaik saya tahu-tahu inbox saya di FB. Ngucapin selamat ulang tahun yang sangat telat. Walau pun ga memp...
  • [Review] Mineral Botanica Acne Care
    Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih.  Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...
  • Hati Yang Keras
    Satu bulan kurang tanpa sosial media, saya tersadar... Banyak berita, artikel, status, yang terlihat membesarkan hati sekelompok orang tapi ...

Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Traktir kopi

Traktir kopi
Traktir amsaLFoJe kopi supaya makin semangat nulis.

Art & Design Services

Art & Design Services

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Lasma Works
    Lasma Works
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates