amsaLFoje -A Long Life Learner-


Pic: lw.imaging


Mak, siapa sih yang ga bangga anaknya masih kecil sudah jago berbahasa Inggris dengan lancar? Si bocah ngomong sat set sat set pakai bahasa Inggris bahkan lebih baik dari orang tuanya. 

 


Kasus bocah ilang kemarin, akhirnya membuat Aki memberi bocah disiplin 3 hari No Screen time. 

Awal dikasih tahu disiplin itu, dia sedih banget. Air matanya ga berenti menetes. Tapi dari raut wajahnya gw tahu dia nerima disiplin itu. 

Tiap dia tahu dia punya salah, dia sudah siap dengan konsekuensi yang akan dia terima. Salah satunya disiplin dari gw atau Aki. Biasanya kalau dari gw lebih ringan karena lebih ke masalah-masalah kecil yang ganggu proses belajarnya. 

Tapi kalau sudah masalah sopan santun, perilaku yang tidak bisa kami terima di rumah. Misalnya bersikap marah dengan tidak sopan, Aki akan turun tangan langsung memberi disiplin yang lebih ketat. Tentunya dengan penjelasan dan nasehat kenapa dia tidak boleh berperilaku seperti itu. 

Seperti yang gw bilang di postingan sebelumnya, saat-saat kami mendisiplinkan bocah itu berarti kami menerima akibatnya juga. Bocah yang lepas dari hpnya sering merasa bosan dan mulai mengeluh. 

Jujur, sering kali saya tergoda untuk membiarkannya nonton sebentar. Apalagi saat Aki sedang kerja di kantor. Tapi, Puji Tuhan, Tuhan ingatkan untuk gw ga boleh menjatuhkan wibawa Aki sebagai kepala keluarga dengan diam-diam melanggar kesepakatan yang sudah Aki dan bocah buat. Kalau gw lakukan itu, sama saja sedang merusak kepercayaan yang Aki kasih. Sama saja sedang merusak intimasi gw sama Aki. 

Bocah ngeluh bosan berkali-kali, gw tahan-tahan aja. Palingan gw kasih saran kegiatan yang bisa dia lakukan. 

Waktu Aki sudah di rumah, gw ceritain soal bocah yang ngomong bosan berkali-kali. Ternyata sudah ada kesepakatan bahwa bocah ga boleh ngomong bosan selama menjalani disiplin. 

Gw sama Aki dorong dia untuk memilih kegiatan lain. Mainan dia banyak. Tinggal pilih. 

Gw ceritain ke bocah gimana gw dulu kalau lagi sakit ga boleh main di luar dan mau ga mau main sendiri di rumah. Akhirnya gw cari kegiatan. Main orang-orangan, gambar, baca buku. 

Ternyata Aki ga jauh beda. Waktu kecil, Aki dilarang main siang-siang bolong. Selama siang itu Aki sering main permainan papan seperti ular tangga, halma, dll sendirian. 

Dan cerita berakhir dengan, Aki ajarin bocah main ular tangga sendirian. Ternyata bocah bisa menang dengan cepat juga. 

Di hari lain gw kasih bocah main puzzle yang udah lama ngendep di lemari. Dulu pernah gw beliin, tapi dia ga tertarik. 



Selama disiplin ini bocah masih boleh main di luar sama teman-temannya. Dia agak gelisah mencari kegiatan hanya jika sudah malam. 

Mendisiplinkan anak sama saja mendisplinkan orang tua. Ada ketidak nyamanan yang orang tua sendiri rasakan. Menyediakan waktu lagi buat mengajarkan bocah. Orang tua sendiri harua komitmen dengan disiplin yang ia buat. Jika tidak, anak akan menganggap apa yang orang tua maksud penting ternyata tidak seserius itu. 

Capek? Bosan? Iyaa pasti. Tapi, pikirkan dampaknya ke anak jika ortu tidak mengajarkan apa yang baik dan benar pada bocah. 

Memakai proses disiplin untuk mengembangkan aspek-aspek lain dalam pertumbuhannya juga akan sangat membantu komitmen orang tua untuk tidak goyah. Seperti displin kemarin, gw sama Aki mengajarkan bocah mengatasi rasa bosan. Cari jalan keluar supaya tidak bosan. Bukan hanya berpangku tangan dan menunggu. Bergerak dan inisiatif. 

Selain itu, orang tua sendiri belajar mendisiplinkan anak dengan tetap tenang, tetap penuh kasih, dan penerimaan.

Hari ini akhirnya screen time bocah kembali lagi. Dia berhasil melewati masa disiplinnya.

Semoga dia menyimpan apa yang kami ajarkan. Semoga apa yang kami ajarkan menjadi jawaban baginya di masa yang akan datang. Aminn



Kemarin, gw sama laki muterin area rumah, nyariin si bocah.

Gw minta bocah beli nasi di warteg. Biasanya ga sampai 15 menit, dia udah balik. Perasaan gw ga enak pas bapaknya udah selesai mandi, dia belum balik-balik juga.


"Rasanya tiap hari kayak dikejar-kejar waktu," curhat Papa Gi beberapa hari lalu.

Sejak mulai rutin ke kantor, walaupun cuma 3 x seminggu, Papa Gi memilih berangkat pagi-pagi sekali supaya bisa pulang sekitar jam 4. Jadi, saat dia pulang, dia tidak perlu rebutan naik Transjakarta dengan penumpang lain. Tidak perlu kena macet juga. Terutama di jam-jam pulang kantor sekitar jam 5 ke atas.


Udah lama ga ngomongin si bocah. Gyan udah 8 tahun dan makin ke sini perkembangan sikap baby ke sikap remaja mulai kelihatan.

Cara dia membicarakan banyak hal juga mulai berbeda. Yang biasanya cuek dan asyik sendiri, dia mulai mengamati dan ingin tahu tentang orang lain. Yang biasanya nanya "apa itu?" sekarang lebih banyak nanya "kenapa?"


Udah beberapa minggu ini gw berdebat sama Tuhan. Gw ngerasa Tuhan ga adil. Hahhahaha.

How dare you, Lasma??

Iyaa, berani-beraninya gw ya. Tapi, beneran itu yang gw rasain dan gw ga bisa pura-pura baik-baik saja di depan Tuhan.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Blogging Bodycare Bola Mukjizat Buku Curhat Iman Kristen Kesehatan MakeUp MyFatherHasDone MyLoveStory Resep Review Produk Skincare SuratUntukADik Tips artikel cerpen free download friendship ilustrasi keluarga kumpulan cerpen liburan movie parenting perempuan pranikah printable psikologi tumbuh kembang anak
  • [CURHAT] Berhadapan Dengan Rasa Sakit
    Hi Gorgeous!!  Menulis sepertinya jadi hal yang sulit buat saya lakukan karena terlalu mempertimbangkan banyak hal. Selain tidak ...
  • Who Will Fight For You??
    Real Steel...tau judul film ini? Sudah pasti tahu. Film yang dibintangi oleh Hugh Jakcman  dan bintanng cilik Dakota Goyo ini mence...
  • [DRAMA] Come and Hug Me - Apakah Kejahatan Menjadi Warisan?
    Come and Hug bercerita tentang Yoon Na-Moo dan Gil Nak-Woo yang bertemu pertama kali saat mereka remaja. Mereka saling jatuh cinta se...
  • [REVIEW] Genius Bath Sabun Homemade Tanpa Parfum, Paraben, & SL
    Hi Gorgeous!! Happy weekend!! Udah lama ga bikin postingan review tentang produk kecantikan yaa. Nih, kali ini saya mau review...
  • Review For Prometheus
    Tadi baru nonton Promotheus... Pembukaan neh film asli kereeeeeeeeennn bangettt. Saya sampai bengong dan ternganga melihatnya. Sinemato...
  • [KESEHATAN] Mood Swing PMS Yang Merusak
    Hi Gorgeous! Hari ini agak mendung, semoga ga hujan karena saya harus jemur cucian hehehe. Ngomong-ngomong soal mendung...

Cinta Tertutup Luka

Cinta Tertutup Luka
Kisah Wei membalaskan luka hatinya pada ayahnya.

Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.

Traktir kopi

Traktir kopi
Traktir amsaLFoJe kopi supaya makin semangat nulis.

Art & Design Services

Art & Design Services

Berlangganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
  • Lasma Works
    Lasma Works
  • Go_Blog
    [ULASAN FILM] STEPHEN CHOW SI RAJA PENGEMIS MISQUEEN

Pengikut

Partisipasi Survey Dibayar $

Partisipasi Survey Dibayar $
Jadi bagian partisipan survey, bukan dibayar pulpen, tapi $. Klik pada gambar

Designed By OddThemes | Distributed By Blogger Templates