Saya kan ada cerita kalau saya yakin tadinya kemungkinan 'isi' bulan kemaren dan ternyata ga jadi. Nah, hari ini lagi ga masuk karena ga enak badan. Bosen karena ga ngapa-ngapain, iseng-iseng cari tahu tentang fertilisasi. Pengen tahu biar bisa jaga badan dan jaga kesehatan. Ketemu pideo ini dan AMAZE banget sama cara Tuhan membentuk seseorang. Tadinya saya cuma 2 sel berbeda yang menyatu dan menjadi seperti saya dan kalau nanti saya punya anak, seperti itu juga mereka. Anak adalah bukti kesatuan daging orang tuanya.
Kehidupan baru sudah pasti
rutinitas baru. Kalau awal-awal orang pasti pada nanya, ‘Enak ga nikah?’ …
Nikah itu enak. Enaknya karena bisa curahin kasih sayang 100% ke suami. Kasih
yang terbaik tanpa perlu ngerasa salah dan ngebatasin diri. Kalau kita memberi
perhatian ke sahabat, ponakan atau siapa gitu kan masih mikirin ini itu. Bagus
ga ya… Etis ga ya… Belum lagi batasan jarak dan waktu. Nah, kalau sama suami ya
bebas-bebas aja, batasannya cuma satu, - memberi kasih sayang sesuai bahasa
kasih kita tanpa mengabaikan bahasa kasihnya suami-… ekkekeke.. kalau ga, ya ga
nyampe deh tuh hujan kasih sayangnya.
Yang agak jadi pergumulan tuh
masalah waktu. Enak sih kalau ga usah kerja, tapi pernah suatu hari Sabtu, Aki
harus pergi ke acara kantor sampai jam 12 siang. Ok, seneng saya bisa istirahat
dan beresin kosan (weekend sebelumnya keluar muluuu), mulai dari nyuci, ngepel,
masak nasi, beresin ini itu dan selesai jam 9 lewatan. Sisanya?? Bengong ga
tahu mau ngapain. Saya langsung kepikiran, “ Gila, kalau gua jadi ibu rumah
tangga bisa bego seharian di rumah kalau otak gua kagak dipake.” … Akhirnya
mutusin, mumpung belum punya bocah, ya kerja sepuasnya. Ntar kalau resign dan
ga ada kerjaan, ya cari kesibukan. Nulis atau apa. Ogah banget kalau Aki
pulang, saya sambut dengan omelan, mulut manyun, dan nyerocosin intimidasi
(sepertinya saya ada bakat jadi ibu-ibu yang macam begitu – amit2). Kebayang kalau
saya di posisi Aki diperlakukan kayak begitu juga ga mau.
Kuk apa yang kita bawa sekarang?? Asli atau palsu?? Tulisan ci Lia ini nginspirasi banget :D.
Committed to Love: Deal with "guilty" feeling: I just failed my husband :( Dia tegur saya dan saya lgs minta maaf cuma tetep ada 'guilty' feeling yg menyerang. Puji Tuhannya gak...
Committed to Love: Deal with "guilty" feeling: I just failed my husband :( Dia tegur saya dan saya lgs minta maaf cuma tetep ada 'guilty' feeling yg menyerang. Puji Tuhannya gak...
OMG, waktu cepat sekali berlalu.
Beberapa minggu ini sibuk mengurus kegiatan TMIS – Spectrum Cup 2013. Bawaannya
stress dan capek. Padahal dibanding anak-anak OSIS dan rekrut yang udah capek
sekolah dan harus lembur juga kerjain ini itu, kayanya kerjaan saya tidak
seberapa. Saya hanya mengawasi dan membantu printilan. Jam 7 sudah langsung
pulang karena ga mungkin pulang lebih malam dari Aki (jadi istri yang baik itu ga gampang saudara-saudara -.-).
Salah satu sahabat saya baru berhasil mendapatkan SIM A -nya setelah 3 kali tes. Dia ga pake calo looohhh (idung kembang kempis--banggaa). Jadi, siapa bilang bikin SIM itu susah??? Yang penting emang sikap hati dan kesabaran.
Poin tambahan... Kejujuran pemerintahan kita bisa maju kalau kita masyarakatnya yang dilayani juga jujur, bukannya malah kasih celah biar mereka korupsi atau apa pun itu namanya. Bener ga??
Kalau mau cerita detailnya tentang temen saya itu, buka di sini aja aja.
Poin tambahan... Kejujuran pemerintahan kita bisa maju kalau kita masyarakatnya yang dilayani juga jujur, bukannya malah kasih celah biar mereka korupsi atau apa pun itu namanya. Bener ga??
Kalau mau cerita detailnya tentang temen saya itu, buka di sini aja aja.
Pulang
dari Ubud, Pak De membawa kami mencoba kopi luwak Bali. Bukan di coffee shop
atau pun warung kopi, tapi di dekat sawah-sawah. Kami disambut seorang Mba
dengan senyum ramah dan kami diajak melewati beberapa kebun rempah-rempah.
Dengan lembut dan sabar ia menjelaskan mereka menanam apa saja. Dari jahe,
kunyit, kopi, coklat, sere, dan banyak lagi. Ga jauh dari kebun-kebun ada
seperti bale-bale seorang ibu lagi ongseng-ongseng biji kopi. Di situ Mba
menjelaskan kalau kopi mereka diolah dengan cara tradisional (apinya pakai
arang, bahannya ditumbuk dan disaring manual). Ga cuma kopi, tapi juga teh dan
minuman-minuman herbal lainnya.
Setelah
melihat-lihat kami dipersilahkan duduk di bangku-bangku seperti di warung kopi
hanya saja tidak ada tembok. Kami bebas melihat pemandangan sawah yang luas.
Mba tadi mengatakan akan menyuguhkan minuman produk mereka (di cangkir kecill)
dan kalau kami mau, mereka akan menyuguhkan kopi luwak dan membayarnya dengan
harga hanya Rp.50.000. Mumpuuunggg … harganya Cuma 50rebeng, saya dan Aki
langsung memesan dua cangkir. Untungnya minuman yang lain gratisss :p.
Blogging
Bodycare
Bola Mukjizat
Buku
Curhat
Iman Kristen
Kesehatan
MakeUp
MyFatherHasDone
MyLoveStory
Resep
Review Produk
Skincare
SuratUntukADik
Tips
artikel
cerpen
free download
friendship
ilustrasi
keluarga
kumpulan cerpen
kumpulan puisi
liburan
movie
parenting
perempuan
pranikah
printable
psikologi
tumbuh kembang anak
-
Tadi baru nonton Promotheus... Pembukaan neh film asli kereeeeeeeeennn bangettt. Saya sampai bengong dan ternganga melihatnya. Sinemato...
-
Sabtu kemarin saya mendapat berkat lagi dari salah satu sahabat saya. Sudah lama dia mau traktir saya pijat refleksi, tapi belum juga ke...
-
Hi temans, Minggu ini saya mau review produk perawatan rambut yang termasuk baru di pasaran.. Pengharum rambut.. Hair Fragrance......
-
Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih. Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...
-
Dua hari lalu salah satu sahabat terbaik saya tahu-tahu inbox saya di FB. Ngucapin selamat ulang tahun yang sangat telat. Walau pun ga memp...
-
Satu bulan kurang tanpa sosial media, saya tersadar... Banyak berita, artikel, status, yang terlihat membesarkan hati sekelompok orang tapi ...
Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.