Bernostalgia Dengan Tuhan

Kemarin malam saya ubek-ubek blog saya untuk mencari kesaksian tentang Wanita Bijak, tapi ternyata ga ketemu. Malah bongkar-bongkar blog.

Hasilnya?? Mewek gelap-gelapan. Sebelah suami nonton youtube dan ga ngeh air mata saya udah netes-netes. Kenapa mewek?? Iya, soalnya ngeliat ternyata Tuhan benar-benar ada disebelah saya sepanjang tahun-tahun di belakang saya.


Waktu baca beberapa postingan, langsung kebayang saya dan Tuhan jalan di pantai dan meninggalkan banyak jejak. Waktu-waktu yang dulu terasa berat jadi terlihat indah.

Ya, saat sudah menjadi istri memang ga semudah jaman masih single. Waktu single masalahku adalah masalahku, kalau sudah nikah masalahku ya masalah bersama. Akan mempengaruhi seisi rumah. Kalau terasa berat iya.

Tapi waktu tadi baca-baca blog lagi, timbul iman lagi. Kalau kemarin Tuhan menyertai dan menguatkan saya, maka hari ini pun begitu. Kalau dulu saya memegang tangan Tuhan, mungkin saat-saat ini saya harus memeluk Tuhan erat-erat supaya saya tidak terbawa angin badai.

Bersyukur Tuhan ingetin buat terus nulis. Ternyata tujuan bukan cuma biar orang yang mengalami hal-hal seperti saya alami bisa kuat juga, tapi juga menguatkan saya pribadi di masa yang akan datang. Tuhan ga pernah membiarkan saya jalan sendirian.

banyak orang yang berkata tentang aku: "Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah." Sela. Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela. Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun, sebab TUHAN menopang aku! Mazmur 2:3-5

1 Comments

  1. Bener Ma, kalo dah baca tulisan2 lawas di blog aku juga suka termehek-mehek gitu. Tujuanku nulis blog awalnya juga buat mengingatkan diri sendiri perbuatanNya, soale aku pelupa.LOL.

    BalasHapus