| Semaleman bikin properti buat drama Natal tanggal 24 nanti. Baju sudah ada beberapa yang jadi, tapi banyak juga yang belum (si Mas Gondrong ga tepat waktu =.=). Karena mikirin takutnya waktu ga cukup, pulang komsel langsung kerjain apa yang bisa dikerjain. Pertama ikat pinggang Herodes. Ikat pinggangnya itu bahan plastik, dapet beli dari Pasar Pagi (Ema yang cari). Batu manik-maniknya juga. Besarnya ikat pinggan tadinya dua kali yang ada di gambar. Digunting, bagi dua, lalu ditempelin manik-maniknya. Untuk bisa dipasang, bagian ban pinggang itu saya jaitkan "srak srek", apa itu namanya ya...yang kalau di buka tutup bunyinya seperti itu..hehehhe. Dipasang agak manjang supaya bisa disesuaikan dengan ukuran pinggang para pemain. Jadi deh ikat pinggangnya. |
| Murid Yesus yang ga kalah ganteng dengan yang lain |
| Frozen woman |
| Tante Potifar |
| Murid Yesus yang lain... |
| Paling Kanan jadi Michael Jacky |
Intinya, untuk pelayanan di PESRAN harus berani malu. Harus berani memerankan apa saja. Hehehhe..dan pelayanan ini adalah pelayanan paling menantang. Selain saya bisa maksimal di sini, orang-orangnya yang gokil juga sangat menghibur..Penuh imajinasi yang diluar batas manusia.. hueee...
Yang kali ini saya mau menunjukkan cara membuat pedang-pedangan untuk properti drama. Mungkin tidak sebagus kalau kita beli, tapi siapa tahu ada yang urgent butuh dan untuk mencari tidak tahu harus dimana.
Enaknya membuat properti drama sendiri, kita bisa membuatnya sesuai dengan kebutuhan. Saya sendiri masih perlu banyak belajar, terutama cara mengaplikasikan bahan atau memilih bahan yang tepat (jadi pengen banyak belajar tentang barang-barang kerajinan ).
Nah, ini proses membuatnya. Buat anak desain mungkin akan jadi lebih bagus, tapi karena ini yang buat cuma anak desain otodidak (Hahhaha..) hasilnya juga tidak seberapa. Tinggal dimodif sesuai keinginan dan kebutuhan deh.
Jadi, begini caranya..
Siapin bahan-bahan yang dibutuhkan, seperti papan plastik impraboard (Thank you buat Ferry yang udah kasih tau namanya :D), pilok warna emas, silver dan pearlsilver, lem plastik, cutter, gunting, kertas, pensil, kain emas/coklat/hitam dan lem kertas.
Prosesnya seperti ini.
| Siapin perlengkapan dan bahan. |
| Cari contoh dulu di internet |
IF JESUS NEVER BORN
Direct & Script by: Raymond Budyanto
Costume: Ema Purnomo & Lasma Frida
Tanggal 24 Desemmber 2011 kemarin, tim PESRAN pelayanan kembali untuk perayaan Natal di dua ibadah di Belleza. Tema yang diberikan adalah IF JESUS NEVER BORN.
Beberapa bulan lalu kami sudah memikirkan ingin membuat cerita seperti apa, maka jadilah cerita ini.
Andri dan Benny adalah dua pelayan Tuhan yang bekerja keras memberikan yang terbaik untuk jemaat. Sayangnya gape antara dua generasi ini membuat mereka sering berselisih paham. Andri adalah orang baru di Gereja yang memiliki pandangan modern tentang mengembangkan gereja. Banyak ide-ide kreatif yang ia berikan untuk membuat jemaat lebih berkembang. Sayangnya, apa yang dilakukan Andri tidak sesuai dengan prinsip Benny. Benny adalah salah satu pendiri gereja dan berjuang susah payah supaya Gereja berkembang. Ia sangat memegang nilai-nilai yang ditanamkan di dalam jemaat sampai tidak mau memasukan unsur-unsur yang sesuai perkembangan jaman, yang membuat orang banyak menilai ia kuno dan kolot.
Cerita punya cerita kesulitan seorang aktor aktris, pemain film atau pun teater, selain menghapalkan naskah adalah menghayati peran dengan dalam dan kuat.
Yup, keberhasilan seorang aktris diukur dari seberapa kuat kesan yang diberikan dari peran yang mereka mainkan. Entahkah itu peran kecil atau peran besar.
Yang jadi masalah, bagaimana kita bisa memberikan peran yang kuat jika kita sendiri tidak mengerti bagaimana mengkhayati peran si tokoh dalam cerita. Itulah kenapa latar belakang si tokoh dalam naskah perlu digambarkan juga untuk mengerti situasi yang dihadapi si tokoh dan karakter yang menentukan bagaimana si tokoh bereaksi terhadap situasi-situasi dalam hidupnya.
Baru saja pulang dari latihan P-SRAN...Mengamati teman-teman yang mendapatkan peran penting saya gatal ingin memberikan saran pada mereka. Setelah memberikan saran saya masih berpikir apakah yang saya sampaikan telah menyamakan persepsi kami tentang peran yang ia lakoni??
Waktu itu saya menuliskan Empati menjadi kunci seorang aktor untuk dapat memerankan suatu tokoh dengan kuat, tapi sejak dari tadi saya berpikir dan menemukan bahwa empati itu tidak semua orang bisa melakukannya secara otomatis. Empati biasanya muncul karena adanya kesamaan perasaan, pikiran, dan pandangan.
wisata teater: penguatan karakter pemain/ aktor: Memperkuat karakter seorang aktor Seorang aktor tentu saja ingin setiap peran yang dia mainkan menjadi kuat dan ber"nas". Sutradara ...
Kalau orang bertanya tentang panggilan saya apa, saya pasti akan menjawab. Dunia pendidikan. Tapi kalau ditanya passion saya apa, saya akan katakan Dunia teater...Hehehhehe...
Apa bedanya, bu? Kalau di dunia pendidikan selain membuat saya terbakar, saya juga lebih sering merasa tidak mampu dan tidak berdaya. Halah...Ingin melakukan sesuatu dan do something yang membuat hati saya tergerak oleh belas kasihan.
Kalau Passion itu, saya lebih merasa terbakar. Saya seperti menjadi diri saya sendiri, bisa gift all tanpa saya merasa takut dan terbeban. Kalau pun ada rasa takut, rasa tertantang itu lebih besar lagi. Ada rasa ingin berkarya lebih lagi, aktualisasi diri, mengembangkan talenta.
Pertama kali kenal dunia teater waktu saya duduk di bangku TK. Peran pertama saya saat itu adalah menjadi seorang guruuuu...Yeayyy..Hehhehehe. Saya ingat sekali dialog singkat yang saya hapalkan.
Kemaren ngerombak naskah buat natalan di Belleza, tapi ternyata malah jadi panjang banget. Malah ada kalimat-kalimat yang jayuss...
..Huehh..Pengen banget naskah yang saya bikin bisa bener-bener jadi karya di Pesran. Tapi yaa...itu...Pesran kan bukan punya saya sendiri. Hehehhe..Yang pasti seneng banget bisa balik lagi ke pelayanan ini.Inget banget waktu saya pelayanan jadi singer malah tersiksa sampe bilang ke Tuhan ga mau lagi pelayanan. Berenti deh jadinya. Tiap mikirin mau pelayanan Pesran malah apengen nangis terus. Dunia seni peran atau dunia teater bener-bener pelayanan yang saya inginkan..DI situ saya benar-benar bisa give something...
Malah waktu itu sempet iri sama Aki gara-gara dia udah gabung di Pesran. Padahal saya lebih dulu di Pesran, tapi sempat vakum waktu itu. Saat Pesran bangkit lagi dan saat itu Aki gabung, saya malah lagi di pelayanan singer. Saat itu saya tidak bisa balik lagi ke Pesran karena saya tidak mau seperti orang serakah yang mengambil semua pelayanan. Saya ingin fokus dan hati saya terpaut di Pesran.
Sekarang saya benar-benar enjoy di pelayanan ini. Selain orang-orang yang bae, lucu, dan yang paling penting bener-bener sahabat, seperti keluarga...kita punya visi yang sama di dunia seni peran. Kita mau jadi berkat lewat akting kita. Pengen pesan yang kita sampaikan itu tertanam di hati jemaat.
Semoga Pesran bisa lebih baik lagi dan bener-bener bisa membawa kemuliaan buat Tuhan. God bless Pesran!!
Blogging
Bodycare
Bola Mukjizat
Buku
Curhat
Iman Kristen
Kesehatan
MakeUp
MyFatherHasDone
MyLoveStory
Resep
Review Produk
Skincare
SuratUntukADik
Tips
artikel
cerpen
free download
friendship
ilustrasi
keluarga
kumpulan cerpen
kumpulan puisi
liburan
movie
parenting
perempuan
pranikah
printable
psikologi
tumbuh kembang anak
-
Tadi baru nonton Promotheus... Pembukaan neh film asli kereeeeeeeeennn bangettt. Saya sampai bengong dan ternganga melihatnya. Sinemato...
-
Hi temans, Minggu ini saya mau review produk perawatan rambut yang termasuk baru di pasaran.. Pengharum rambut.. Hair Fragrance......
-
Sabtu kemarin saya mendapat berkat lagi dari salah satu sahabat saya. Sudah lama dia mau traktir saya pijat refleksi, tapi belum juga ke...
-
Satu bulan kurang tanpa sosial media, saya tersadar... Banyak berita, artikel, status, yang terlihat membesarkan hati sekelompok orang tapi ...
-
Dua hari lalu salah satu sahabat terbaik saya tahu-tahu inbox saya di FB. Ngucapin selamat ulang tahun yang sangat telat. Walau pun ga memp...
-
Sudah beberapa minggu pakai Mineral Botanica Acne Care, udah waktunya review nih. Walaupun saya masih gedeg karena 1 pesanan say...
Selamat datang di amsaLFoJe. Anggap saja di sini kamu sedang melihat sebuah museum yang berisi buah karya Lasma. Mulai dari - cerita keseharian, - opini, - fiksi, - ilustrasi, - printable stuff dll. Jika kamu suka apa yang Lasma bagikan, kamu bisa mendukung Lasma dengan SAWERAN. Selamat menikmati menjelajahi museum amsaLFoJe.
