Wednesday, June 22, 2016

Gara2 ASI

Tuhan,
Kenapa ya Lasma masih suka panas kalo ada yang komentarin soal ASI dan sufor.

Tadi baca postingan orang.

Seandainya semua ibu tahu kalau bla..bla...blaa..

Lasma masih suka panas, sedih, sampe mau nangis kalo inget malem2 sendirian nyusuin Gi yang ga kenyang2. Katanya kalau ASI banyak ibu ga boleh stress. Tapi waktu Lasma stress banget.

ASI Lasma ga keluar banyak. Gyan kayak ga berhenti laper. Sementara itu orang terus komentar
"Kok ASInya dikit ya. Aku dulu sampai luber2."

Belum lagi yang maksa kasih sufor karna liat Gyan kecil. Padahal Lasma pengen kasih full ASI.

Ya ampun Tuhan. Lasma mau muntah tiap inget hari-hari itu. Semua orang ngomong. Semua orang bicara. Sedangkan yang diotak Lasma cuma pengen tidur. Istirahat.

Lasma kayak mau ninggalin Gi sendirian. Biarin aja sama Papanya.

Ya Tuhan...
Kenapa masih terasa sesak yaaa....
Padahal Lasma udah lewatin.

Mungkin karna itu Tuhan. Lasma cuma bayangin,  kalau seandainya Lasma hamil lagi. Lahiran lagi. Lasma mau sendirian. Nikmatin waktu Lasma dan bayi Lasma aja. Ga ada yang ngomong. Ga ada yang komentar.

Mungkin kalo kayak gitu ASI Lasma bisa lancar... Mungkin...

Lasma mau lepas pengampunan Tuhan buat kelemahan Lasma. Ketidak mampuan Lasma. Ketidak pekaan orang-orang di sekeliling Lasma waktu itu walau maksud mereka baik.

Lasma tahu semua hal mendatangkan kebaikan. Seandainya Lasma berhasil menyusui full ASI, mungkin Lasma akan jadi bagian orang2 yang merendahkan ibu2 yang kasih sufor ke anaknya.

Biar kegagalan Lasma menjadi pelajaran empati pada mereka yang juga gagal Tuhan. Ampuni Lasma Tuhan udah marah-marah.

Ampuni Lasma Tuhan kalau selama itu sikap, pikiran dan respon Lasma salah. Pimpin Lasma lebih lagi Tuhan. Pimpin hati dan pikiran Lasma, Tuhan.

Aku mengasihiMu Yesus.

Tuesday, June 21, 2016

Semangat pagi Tuhan,

Hari yang luar biasa lagi. Lelah-lelahnya mulai muncul lagi Tuhan. Mungkin karna banyak begadang. Urusin baju sama strikaan kayak kerja maraton.

Target Lasma bulan ini semua cucian numpuk beres, Tuhan. Jadi bulan depan bisa nyuci dan nyetrika tiap hari.

Capek, iya Tuhan. Tapi bersyukur bisa selesain sampai sejauh ini.

Lasma ga mau liat kanan kiri lagi soal hidup orang lain. Ini hidup Lasma, harus Lasma jalanin dengan siapa diri Lasma. Bukan orang lain.

Masalah masih ada aja, Tuhan. Kadang bikin leher tegang. Tapi Lasma percaya semua akan lewat. Yang penting Lasma taat dan setia sama FirmanMu.

Masalah  yang sedang Papa Mama  hadapi yang Lasma kecipratan pun, ajar Lasma berespon dengan benar Tuhan. Ga mudah Tuhan. Mungkin Lasma pun akan dibilang buruk, ga tanggung jawab dll padahal bukan salah Lasma juga yaa.

Lasma cuma bisa percaya Papa pasti akan selesaikan masalah itu walau dia harus korbanin daging dan darahnya.

Tolong Papa Mama, Tuhan. Lasma ga bisa bantuin yang lain selain doa dan puasa. Lasma terus tertuduh karna milih jadi IRT dan ga bisa banggain mereka yang udah sekolahin Lasma tinggi2.

Beri mereka kesehatan Tuhan. Panjangkan umur mereka. Supaya Lasma sempat untuk membuat mereka bangga.

Beri mereka damai sejahtera dan sukacita di tengah masalah ini Tuhan. Beri mereka pengharapan dan iman di dalam Engkau. Buka setiap jalab kelua Tuhan. Buka setiap jalan.

Ajar kami mengerti apa yang Kau mau di tengah2 masalah ini Tuhan. Ajar kami mengerti kehedakMu.

Ampuni kami jika ada kesombongan dalam hidup kami. Ampuni kami jika ada hal lain yang kami banggakan dalam hidup kami.

Sunday, June 05, 2016

Tolong Si Mba, Tuhan

Tuhan Yesus, pagi2 tahu2 ada yang order buku dan custku cerita kalau mertuanya minta dia diceraikan. Suaminya pun setuju.

Tuhan, Lasma berduka buat si mba ini. Lasma ga tahu mau bantu apa. Cuma bisa bilang berdoa supaya Tuhan ubah hati suaminya dan dia sadar kalau dia imam dalam keluarga.

Tuhan, Lasma berdoa lapangkanlah hati si mba. Berikan dia iman dan pengharapan. Lembutkan hati keluarga suaminya. Biar ada jalan keluar untuk rumah tangganya.

Tuhan, biar si mba berharap padaMu. Mencari kehendakMu. Tuhan, kuatkan ia di dalam pengharapan kepadaMu.

Perkenankanlah pernikahankannya dapat diselamatkan.

Tuhan Yesus, berkati si mba, Tuhan. Biar ada damai sejahtera dan sukacita dalam ia melewati masalahnya. Jangan tinggalkan dia Tuhan.

Amin. Amin. Biar namaMu saja yang dimuliakan Tuhan. NamaMu saja.

Thursday, June 02, 2016

Yang Ada Dalam Genggaman

Tuhan, aku masih ingat bagaimana 2 bulan lalu aku begitu menginginkan pelayanan gereja dan menjadi aktif seperti waktu mahasiswa. Lasma begitu menginginkannya sampai menyalahkan keadaan, Aki, bahkan Gyan.

Lucu sekali Tuhan. Lasma bisa menertawakannya hari ini, tapi kemarin hal itu hampir membunuh Lasma sepertu orang gila.

Tuhan terima kasih sudah membangunkan Lasma. Ga guna Lasma menginginkan kejayaan masa lalu. Ga guna Lasma meratap mengharapkan yang ga Lasma punya.

Hari itu saat Tuhan sadarkan, Lasma ngerti. Tuhan ga pernah maksa dan minta Lasma pelayanan di gereja. Tuhan arahin pandangan Lasma pada apa yang ada di tangan Lasma. Aki, Gyan, downline2 Lasma... Tuhan pengeb Lasma maksimal di situ.

Tahu ga Tuhan?? Lasma ngerasa pintu kebuka waktu Tuhan ingetin soal itu. Beban itu terangkat. Aku ga menginginkan pelayanan itu lagi. Lasma pengen maksimal di sini. Di peranan dan pekerjaan Lasma. Dari hari itu Lasma mulai bekerja dari hati.

Bukan lagi beban yang Lasma rasa. Bukan ketakutan. Tapi iman dan kekuatan.

Tuhan, Tuhan sekali lagi mengajarkan lagi tentang betapa Tuhan sulit ditebak. Jangan berusaha menyenangkan hati Tuhan dengan cara pikir Lasma sendiri, itu yang Tuhan ingatkan.

Jika Tuhan jadi Lasma, apa yang akan Tuhan Yesus lakukan?? Ya, itu jadi kunci tindakan Lasma. Walau masih sering salah...

Tuhan, terima kasih karna sudah memampukan Lasma melewati semua. Perjalanan ini terasa lebih ringan saat Tuhan ada di sisi Lasma.

Ga tahu akan jadi apa kalau ga ada Tuhan di sini.

Aku mencintaiMu Tuhan Yesus. Jangan jauh2 dariku.

Terima Kasih Tuhan

Tuhan, Lasma mau nangis deh. Bukan karna merasa berat tapi karna ngerasain penyertaan Tuhan yang ga pernah habis.

Tadi Lasma ke Oriflame. Biasanya kalau ke kantor bawa Gi, Lasma ngerasa beban. Tapi hari ini bisa sukacita. Lebih tenang dan sabar.

Liat Gi antusias dan enjoy Lasma bersyukur banget. Pas naik angkot, Lasma bersyukur lagi. Ini jadi pengalaman buat Gi. Memang udah jadi mimpi Lasma buat Gi bisa rasain semua pengalaman. Hal yang nyaman atau pun keliatam ga nyaman.

Lasma pengen dia bisa jadi pribadi yang ga takut dengan kondisi apa pun. Yang bisa sukacita walau dalam ketidak nyamanan.

Tuhan,
Kadang Lasma takut bermimpi. Takut salah. Takut ga benet. Takut menyimpang dari jalanMu. Tapi ini mimpi yang ingin aku raih yang paling dekat di depan mataku. Bisa bantuin Aki dengan keuangan, mengingat Gi akan sekolah.

Ini tindakan iman Lasma, Tuhan. Mungkin karna takut, bukan juga bukan. Yang Lasma bisa lakukan memberi yang terbaik dengan apa yang udah percayain.

Makasih Bapa ga pernah ninggalin Lasma. Masa2 datang bulan udah Lasma lewati dan sukacita dariMu bisa Lasma tangkap lebih lagi.

Urapi Lasma Tuhan. Supaya Lasma bisa jadi istri Amsal 31, jadi mama Gi yang baik, jadi upline yang ngembangin downline naik bukan manjain mereka demi ego Lasma.

Tuhan Yesus, Terima kasih. Terima kasih Tuhan.

Lasma ga bisa hidup tanpa Tuhan. Ga bisa tanpa Tuhan. Aku mencintaiMu Yesus.

*bighugbighugbighug

[ARTIKEL] GA SEMUA ORANG DILAHIRKAN UNTUK SUKSES

Kalau ukuran kita untuk sukses adalah punya uang banyak, menjadi terkenal, punya jabatan tinggi, disegani semua orang... Bayangkan kalau ...