Monday, December 30, 2013

Pieces Of Stories: Hadiah Natal Terburuk

Hmmm... Ini cerpen yang entah kenapa ingin saya tulis. Tadinya mau sehari jadi, tapi karena fokusnya kepecah jadinya malah tiga hari. Mungkin isinya juga agak kacau, tapi tak apalah. Semoga saya bisa mengeditnya.

Ini kisah tentang patah hati. Ya, kadang kita patah hati dan tidak tahu bagaimana menyembuhkannya. Luka kita tidak akan pernah bisa kita sembuhkan sendirian. Terkadang Tuhan juga kirim orang-orang yang menolong kita dan menjadi malaikat yang menuntun kita untuk kembali mengandalkan kasih karunia Tuhan.

Sejujurnya, pesan dari cerpen ini masih belum kuat *rasanya. Tapi semoga bisa memberkati. :)






Pieces Of Stories: Hadiah Natal Terburuk: Setahun sudah berlalu, hari ini aku memberanikan diri untuk menginjakkan kaki lagi di gereja ini atas undangan salah satu sahabatku. Kupik...

Friday, December 27, 2013

Diari kehamilan: Minggu 8

Ok, GLMS kita sudah masuk minggu ke delapan. Kalau lihat di website atau youtube, seharusnya tangan dan kaki kamu sudah mulai muncul neh. Jantung kamu juga sudah mulai berkembang. Besok baru diperiksa deh. Semoga kamu sehat-sehat saja ya, sayang.

Minggu-minggu ini makanan Mama kurang sehat dan lebih banyak minum dingin pakai gula. Ouchhh... Mama bertobat deh. Mama dan Papa tidak berharap kamu lahir dengan berat badan yang luar biasa. Yang penting berat kamu normal dan sehat. Karena itu, Mama jaga makanan Mama supaya tidak kurang tapi juga tidak berlebihan.

Monday, December 23, 2013

Untuk Adik-Adikku; Semangat Lahir Barumu!!

Hi, Dik!!
Apa kabar?? Aku senang sekali saat mendengar kabar darimu bahwa kau telah menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan JuruSelamat dalam hidupmu. Kakak bersukacita sekali dan bersyukur atas belas kasihan dan anugrah yang Tuhan beri di atas kepalamu.



Terus semangat bertumbuh di dalam Tuhan, ya Dik. Terus bersaksi dan ceritakan kebaikan Tuhan pada orang-orang di sekelilingmu.  Kesalamatan yang Tuhan berikan itu bukan untuk kita sendiri, tetapi juga untuk keluarga kita dan saudara-saudara kita bahkan teman-teman kita yang belum mengenal Dia.

Monday, December 16, 2013

Bola Mukjizat Yang Retak 9 : Positif atau Ga??


Udah masuk Desember ya?? Hehehhe... Udah mau nambah umur dan jadi lebih tua dari Aki lagi. Huiksss...
Beberapa minggu lalu, saya minta hadiah sama Babe dan beberapa minggu sebelum-sebelumnya malah udah bilang ke Aki

" Give me a baby or give me a puppy or give me both.." 

Akkakakka... Bini ga sopan yaa. 
Entah kenapa pengen cepet-cepet punya jabang bayi *halah. Akhirnya pas waktu masuk bulan Desember, walaupun ga dalam posisi doa, lipat tangan dan tutup mata, saya bilang sama Babe dengan serius dan 'tatapan tajam'...

" Be, hadiah tahun ini testpack + yaa.."

Thursday, December 05, 2013

Natal Yang Kosong



Ini pohon Natal
Dan itu hadiah-hadiah
Di sana lampu-lampu yang berkedip-kedip
Meriah dan ceria
Dengarlah lagu-lagu yang gegap gempita
Saksikanlah drama dan cerita yang memukau
Nikmatilah tari-tarian yang indah
Hari ini Natal di hari yang berbeda
Namun tetap sama
Tawa dan keceriaan
Warna-warna dan kemeriahan

Untuk Adik-Adikku; Apa Salahnya Menjadi Orang Biasa?

Adikku apa kabarmu?? Apa yang sedang kau kerjakan akhir-akhir ini? Apakah kau sedang mengejar cita-citamu?? Cita-cita yang kau impikan sejak lama, yang pernah kau ceritakan padaku.

Adikku, aku ingat sekali saat di rumah, tengah malam dan kita berdua sedang menonton sebuah film, diam-diam aku memberikan pesan padamu. Aku katakan padamu agar kau menemukan cita-cita dalam hidupmu. Menemukan panggilan dalam hidupmu. Kau harus menemukannya dan menentukannya atau orang lain yang akan menentukannya.

Wednesday, December 04, 2013

Tidak Ada Yang Bisa Dipercaya

Rasanya ingin mengatakan kalimat itu saat membaca berita akhir-akhir ini dan semua orang pasti setuju dengan kalimat ini, "tidak ada yang bisa dipercaya". Jaman berubah, watak manusia berubah. Semakin banyak yang kita tahu, semakin mudah kita menghakimi.

Untuk Adik-Adik Laki-Lakiku --- Penakluk Wanita?

Hai Adikku,




Sibukkah dirimu hari ini? Adakah yang kau pikirkan tentang hidup akhir-akhir ini??
Hari ini aku mengingatmu. Mengingat hari-hari dimana kau masih begitu kecil dan banyak bermain.  Kau begitu lucu dan menghibur hati. Itu dulu, beberapa tahun yang lalu dan aku menyadari betapa waktu telah banyak berlalu. Kau telah dewasa dan menjadi pria yang dewasa.

Adikku, berapa pun umurmu, bagiku kau tetaplah adikku, tempat dimana aku selalu merentangkan tanganku untuk melindungimu. Bukan karena kau kuanggap anak-anak, tapi hanya karena hatiku adalah hati seorang kakak.

Untuk Adik-Adik Perempuanku -- Tidak Dicintai



Hai Adikku,
Apa kabarmu?? Apakah hari ini kau melihat langit yang biru dan cerah ataukah kau melihat matahari bersembunyi di balik awan gelap?? Apa pun itu, jangan lupa tersenyum pada setiap orang yang kau temui.

Adikku, akhir-akhir ini aku mendengar tentang para wanita yang tidak puas dengan dirinya sendiri dan asal kau tahu, aku adalah salah satu wanita itu. Aku memang tidak berusaha mengubah bentuk hidungku, bentuk mataku, atau warna rambutku. Tapi, setiap kali aku melihat seorang wanita cantik yang secara fisik terlihat menawan, atau mereka yang lebih apa pun dariku aku segera merasa diriku tidaklah cantik dan menarik.

Friday, November 22, 2013

Siapa Yang Salah??

Suatu hari, di saat OSIS sedang mengadakan acara besar dan mengundang banyak sekolah, kepanitiaan kami mengalami beberapa masalah. Salah seorang guru dari sekolah memanggil PIC A (perempuan) dari salah satu pertandingan dan menanyakan tentang jadwal. Mungkin karena sudah tertekan dan lelah, PIC A ini memanggil PIC B yang menangani pertandingan lain yang memang seharusnya ia yang menjawab. Waktu saya menanyakan ada apa, PIC A menanggapi dengan penuh emosi dan menyalahkan PIC B di depan guru tersebut. 

Saya waktu itu agak shock dengan reaksi PIC A dan agak malu pada guru tersebut. Bagaimana pun sebagai pembina OSIS saya mengharapkan anak-anak binaan saya bisa saling menolong dan mendukung, kompak dan tidak bertikai. Ya, tapi waktu itu saya menahan diri untuk menegur mereka saat itu juga. Sama halnya sepertinya mereka, saya juga tidak mau ditegur di depan umum.

Sukacita Di Dalam Kesulitan



Sejak berhenti dari pekerjaan yang lama saya belum mendapat pekerjaan yang baru. Berharap sih sebenarnya bisa menghasilkan uang dengan bekerja dari rumah, tapi belum kepikiran mau jualan apa.. Yang ada malah OL tiap hari sambil beres-beres rumah dan main games (nikmatnya duniaaa..akakaka).
Yah,biar begitu segala sesuatu ada enak dan ga enaknya. Kenapa? Karena saya harus mengatur keuangan dari gaji aki dengan sangat hati-hati. Gimana caranya supaya aki tetap bisa dapet gizi yang terbaik dan juga ga kurang rekreasi. Paling penting, JANGAN SAMPE GA PERPULUHAN. Soal tetap perpuluhan ini emang bener-bener ngebunuh daging biar tetep setia dan percaya sama penyertaan Tuhan.

Saturday, November 16, 2013

Review: Let Me Be a Woman

lilinkecil.com
Judul buku   : Let Me Be A Woman
Pengarang   : Elisabeth Elliot
Penerbit     : OMID Publishing House
Harga         : Rp. 39.000
Got from www.lilinkecil.com

Sebagai seorang istri yang baru menjalani pernikahan 2 bulan 15 hari, saya sering bertanya-tanya  
" Tuhan, apa yang harus saya lakukan sebagai seorang istri? Apa yang harus saya lakukan pada perasaan saya yang terkadang seperti menekan saya dan saya tahu perasaan itu bukan berasal dari Allah?"

Elliot menjawab semua pertanyaan saya lewat buku yang ia tulis untuk putrinya Valerie yang akan segera menikah saat itu.


Layaknya seorang ibu kebanyakan yang akan melepas anaknya perempuan untuk menjadi seorang istri, Elliot memberikan  pesan-pesan berharga yang membuka mata saya begitu lebar. Bahkan beberapa diantara pesan itu membuat saya menangis karena seolah-olah pesan itu ditujukkan khusus untuk saya. Tidak banyak anak perempuan seperti Valerie yang bisa mendapatkan pesan dari sang ibu, pesan yang dalam dan kuat disaat mereka akan memasuki sebuah pernikahan. 

Tuesday, November 12, 2013

Review: Make Today Count: Rahasia Hidup Seimbang dan Bermakna


lilinkecil.com




Make Today Count by John C. Maxwell
Terbitan : mic publishing
Harga : Rp40.500
Baca : 8-7-13
Jumlah halaman: 209
ISBN : 978-979-15857-8-1


Kalau diibaratkan menyebutkan 1 kata untuk menggambarkan buku ini, saya akan menyebut kata DISIPLIN. Dalam satu buku mungil berukuran setengah A5 ini, terisi 12 hal yang perlu kita disiplinkan dalam hidup seperti, SIKAP, PRIORITAS, KESEHATAN, KELUARGA, PEMIKIRAN, KOMITMEN, KEUANGAN, IMAN, HUBUNGAN, KEMURAHAN HATI, NILAI dan PERTUMBUHAN.

Mr. Maxwell tidak hanya menjelaskan mengapa kita perlu melakukan disiplin dalam 12 hal ini, tapi ia juga memberikan beberapa masukan dan cara-cara praktis yang dapat kita praktekan dalam kehidupan sehari-hari.

Aplikasi
Kalau hikmat apa yang di dapat, jujur saya bingung mau menulis dari mana. Yang pasti buku kecil ini memberi banyak lebih dari ukurannya. Beberapa area seperti kesehatan, pioritas, keuangan, sikap, dan pertumbuhan sudah saya praktekan. Tapi di bagian hubungan, keluarga, dan nilai masih harus saya perbaiki.
Jujur saya mengalami penurunan di area-area ini. Penurunan seperti apa? Misalnya, komunikasi dengan keluarga jarang sekali saya lakukan. Alasannya, saya tidak suka komunikasi lewat telepon. Saya lebih suka komunikasi yang bertatap muka langsung. Tapi dengan kondisi saya yang berada di luar kota dan jarang pulang ke rumah, memangnya komunikasi apa lagi yang bisa saya lakukan? *fuhhh.... (Jika kita tahu hal baik dan tidak melakukannya, dosa looohhh...Tidaaakkkk).

Review: The Shack: Mengenal Tuhan Dari Sudut Yang Berbeda


Lilinkecil.com




The Shack
Pengarang : William P. Young
Penerbit : Andi
Harga: Rp. 58.000, -

The #1 New York Bestseller

Buku ini sudah pernah di review Nonik, tapi saya sangat antusias untuk bisa membagikan apa yang saya dapat. :D jadi tak apalah ya

Buku ini tentang Masa Transisi Mack menemukan arti iman yang sejati. Masa lalunya yang pahit karena ayahnya yang pendeta tapi pemabuk, membuat iya memiliki pandangan tertentu tentang Tuhan.

Suatu hari hidupnya terguncang lagi. Putrinya, Missy, diculik dan dengan segala upaya ia bersama kepolisian mencari putrinya. Tapi yang mereka temukan hanya gaun Missy yang berlumuran darah. Missy dinyatakan tewas dan keluarga Mack mengadakan upacara pemakaman tanpa ada jasad Missy di dalam peti.Kejadian itu mengguncang Mack dan keluarganya.

Melawan Teori Cinta

Beberapa bulan sebelum menikah, saya terngiang-ngiang kalimat ini -- Jatuh cinta itu karena hormon cinta dan hormon itu hanya bertahan 3 bulan. Sama seperti di awal-awal pernikahan, keromantisan biasanya hanya akan terasa manis selama 3 bulan dan selanjutnya akan terlihat jelas borok-borok pasangan. ---

http://www.colourbox.com/preview/1269948-119406-romantic-couple-enjoying-walk-in-park.jpg


Ok, saya setuju dengan kalimat itu walau tidak pernah membuktikan teori tersebut. Waktu teringat kalimat itu saya berdoa pada Tuhan, 

Tuhan, saya tidak mau perasaan kasih saya pada suami saya nanti karena hormon. Karena zat kimia yang sebenarnya bisa saya kendalikan dengan pikiran saya. Tuhan, saya mau hormon itu ada di dalam diri saya sampai kematian memisahkan kami. 

Gaji Buruh Naik 3,7 Juta??

Tadi masuk ke group di FB dan ada yang posting gambar ini


Yang sudah kita tahu kalau akhir-akhir ini para saudara kita yang bekerja sebagai buruh lagi pada demo supaya gaji mereka dinaikan jadi 3,7 juta. Waktu pertama denger sampa shock dan tidak terima juga sih. Saya saja S1 gaji setelah beberapa tahun kerja baru segitu. 

Baca-baca berita makin prihatin juga.Kalau gaji para buruh sampai dinaikan segitu, kemungkinan besar pengusaha 'mungkin' bisa merugi. 

Monday, November 11, 2013

Jadi Lebih Plegmatis

Sejak menikah, entah kenapa saya merasa menjadi lebih stabil (plegmatis). Kenapa mikir begitu ya?? 
Waktu salah satu sahabat saya datang ke kosan untuk berkunjung--Thank you Rinaaa... Saya bingung mau ngobrol apa. Hahahha... Maksud saya, biasanya kalau bertemu dengan salah satu sahabat saya, saya ingin menceritakan sesuatu, tapi waktu itu otak saya seperti kosong. Tidak ada yang ingin saya ceritakan. 

Entah kenapa saya jadi lebih hati-hati menjaga mulut saya. Mungkin karena saya sudah komitmen tidak akan menceritakan masalah rumah tangga saya dengan sembarangan. Belum lagi pemikiran ingin menjaga hati sahabat saya yang masih single ini agar tidak jadi menggebu-gebu ingin menikah. Ahahhaha... Soalnya saya kadang begitu kalau baca cerita orang.

Akhirnya saya bertanya pada dia, bagaimana keadaan dan pergumulannya yang sedang dia hadapi. Dari situ akhirnya saya baru bisa mengeluarkan apa yang saya pikirkan akhir-akhir ini dan membagikan beberapa perubahan kebiasaan, situasi dan tanggung jawab setelah saya menjadi istri.

Ah, ya.. Sori, Rin kalau saya jadi makin kaku. Bukannya tidak mau cerita juga. Ga jarang sih seperti yang pernah saya ceritakan pada Rina, kalau sudah cerita sama Babe, saya jadi tidak tahu mau cerita apa. Sekarang, waktu saya makin banyak untuk ngobrol dengan Babe. Tidak ada keluhan dan tidak stress yang menekan. Merasa tidak ada yang tidak perlu diceritakan. Ahahhaha... Seolah hal-hal buruk saja yang bisa diceritakan :p.

Ya, yang pasti saya merasa semakin stabil. Anehhh.. Apakah semua istri-istri mengalami ini??




Sunday, November 10, 2013

Video Pre-Wed Kagak Jadi Dipake

Ini pideo prewed yang sudah disiapkan jauh-jauh hari, tapi kagak jadi dipake karena batre handycamnya habis. Akakakak... jadi cuma sepotong cerita. Sisanya akhirnya cuma pakai foto-foto yang dijadiin pideo (sudah diputar di pemberkatan). Yang lagi persiapan merit dan lagi cari-cari ide, mungkin ini bisa bantu buat dapet ide. Udah pasti lebih bagus dari yang ini dong yaaa... Heehehehhehe... Ini dia pideonya :D
http://www.youtube.com/v/WFKiHFaf5Uc?autohide=1&version=3&attribution_tag=FEZ3GaXAGVUQKq8FefwDJA&feature=share&autoplay=1&autohide=1&showinfo=1

Thursday, November 07, 2013

Pieces Of Stories: Kumaafkan Sekali Lagi... Lagi.. dan Lagi

Cerita ini sebenarnya pengalaman pribadi... Garis besarnya :D. Jadi, di kejadian ini saya belajar satu hal, hal kecil jangan dibesar-besarkan. Apalagi kalau memang pasangan kita ga salah. Maksud saya, kadang memang ada saatnya situasi tidak kita duga dan membuat kita tidak nyaman, saat itu kita harus belajar untuk melihat segala sesuatu dengan apa adanya tanpa perlu menyalahkan siapa pun. Yah, masalah ini yang salah satunya mengajarkan saya untuk bisa menjadi wanita yang marah pada tempatnya dan dengan cara yang benar.

Bagaimana pun, jika kita ingin punya hubungan yang nyaman kuncinya satu, MEMPERLAKUKAN PASANGAN KITA SEPERTI KITA INGIN DIPERLAKUKAN. Jika kita ingin dimengerti, kita pun harus mengerti pasangan kita. Jika kita tidak suka diintimidasi, jangan mengintimidasi pasangan kita.

So, semoga bisa jadi berkat :D

Pieces Of Stories: Kumaafkan Sekali Lagi... Lagi.. dan Lagi: Pukul 18.30. Sudah setengah jam aku menunggu di sini. Mobil, motor, bus dan kendaraan bermotor lainnya hilir mudik di depanku dan aku teru...

Wednesday, November 06, 2013

Pieces Of Stories: Sadarku...

Kita wanita mudah tersentuh dan rapuh. Kebaikan kecil dapat membuat hati kita berbunga dan bahagia. Namun tanpa kita sadari kita lupa untuk menjaga hati kita karena ada hal-hal manis yang memanjakan kita. Jadilah bijak karena sebenarnya kita tetap bisa mengecap rasa manis tanpa perlu merasa pahit.

Pieces Of Stories: Sadarku...: Mawar itu sudah mengering. Warnanya yang dulu putih sudah menjadi coklat dan tidak menarik sama sekali. Air di dalam vas sudah tidak bisa...

Hai Gadis...

Hai Gadis..
Siapakah dirimu di dalam hatimu?
Siapakah dirimu di dalam cermin?
Siapakah dirimu di mata orang lain?

Monday, November 04, 2013

Jangan Menikah Kalau...




Jangan menikah kalau...

Kamu masih berpikir waktu menikah kamu bisa ditemani pasanganmu setiap saat, dimana saja dan kapan saja. 

Karena kenyataannya, kamu akan punya kesibukan sendiri, begitu pun dia. Yang perlu kamu ingat saat menikah justru yang perlu kita ingat, sekalipun terpisah jarak (jauh, sedang, atau pun dekat), kamu dan pasanganmu adalah satu jiwa, satu hati, satu roh, dan satu daging di dalam Tuhan. 

Pasanganmu bukan bodyguardmu yang harus menemani kita 24 jam. Dia bukan hp-mu atau dompetmu yang harus setiap saat ada di tasmu. Dengan melakukan atau pergi sendiri selagi kita bisa, kita menghormatinya dan mengasihinya dengan tulus. 

So, kalau masih berpikir pasanganmu adalah malaikat penjagamu, pikirkan baik-baik apakah kamu benar-benar mau menikah??

Monday, October 28, 2013

Waktu Cintamu Ga Direstui

Hmmm... Namanya bangun hubungan -  mau nikah, restu orang tua itu pasti yang paling utama. Betul tohhh?? Udah suka sama suka neh, bahkan sudah mau ke pelaminan, bakalan kayak sayur ga pake kuah dan garam kalau restu orang tua ga diturunkan.

Tenang saudara-saudara, saya juga mengalaminya. Bukan hanya kamu sendirian. Jadi, jangan histeris dan frustasi. Bumi masih berputar, langit masih biru, Jakarta masih macet, dan Bali masih ada di Indonesia.

Begini, kenapa saya ingin temen-temen ga panik?? Karena saya pengen mengajak teman-teman belajar berpikir keluar dari kotak SINETRON dan DRAMA QUEEN, yang membuat pikiran kita perempuan suka mengarang cerita dan melebih-lebihkan masalah.

Friday, October 25, 2013

Gimana Caranya Jaga Hati Biar Ga Kelepek-Kelepek Waktu Pacaran Atau PDKT

Eeeaaa... Soal pacaran nehhhh... Soal PDKT neehhh... Jadi inget jaman dulu. Hohoho... Kalau soal ini sudah baca bukunya Cella belum?? Kalau belum, buka di blognya aja dan langsung download. Gratisss looohhh.. Hayoo jangan malas bacaa. Biar pengetahuan dan hikmat terus bertambah.

Di bukunya Cella itu sebenernya udah jelas soal batasan emosional. Batasan emosional tuh kunci supaya kita ga kelepek-kelepek waktu PDKT atau pacaran. 

Batasan emosional apaan sihh?? Batasan emosional tuh batasan yang kamu buat sendiri atau sama pacar kamu supaya ga saling bergantung. Ga sampe apa-apa butuh dia, dia butuh kamu. Kalau ga ada dia rasanya dunia ini hancur atau sebaliknya dia langsung ga bisa makan atau tidur kalau ga liat muka kamu dulu. Selain itu kamu juga ga perlu ngomel-ngomel kalo telepon ga diangkat, BBM ga dibales atau apalah. Atau kalau pun dia bukan buat kamu (entah milih cewe lain dan ga milih kamu, atau ketauan belangnya dan bikin kamu kecewa) kamu ga sakit hati amat. Mungkin luka hatinya hanya sebesar gigitan semut dan dijamin kamu tetap bisa berteman dengan dia. Intinya sih batasan emosional itu perlu banget untuk membuat kamu tetap WARAS waktu dalam masa bangun hubungan. Istilahnya ga fall in love, ga jtoohhh.. cuma in love.. (apa seeehhh).

Tadinya Cuma Sel Sekarang Sebesar INI!!

Saya kan ada cerita kalau saya yakin tadinya kemungkinan 'isi' bulan kemaren dan ternyata ga jadi. Nah, hari ini lagi ga masuk karena ga enak badan. Bosen karena ga ngapa-ngapain, iseng-iseng cari tahu tentang fertilisasi. Pengen tahu biar bisa jaga badan dan jaga kesehatan. Ketemu pideo ini dan AMAZE banget sama cara Tuhan membentuk seseorang. Tadinya saya cuma 2 sel berbeda yang menyatu dan menjadi seperti saya dan kalau nanti saya punya anak, seperti itu juga mereka. Anak adalah bukti kesatuan daging orang tuanya.

Thursday, October 17, 2013

Adaptasi Pengantin Baru -- Eeeaaaa

Kehidupan baru sudah pasti rutinitas baru. Kalau awal-awal orang pasti pada nanya, ‘Enak ga nikah?’ … Nikah itu enak. Enaknya karena bisa curahin kasih sayang 100% ke suami. Kasih yang terbaik tanpa perlu ngerasa salah dan ngebatasin diri. Kalau kita memberi perhatian ke sahabat, ponakan atau siapa gitu kan masih mikirin ini itu. Bagus ga ya… Etis ga ya… Belum lagi batasan jarak dan waktu. Nah, kalau sama suami ya bebas-bebas aja, batasannya cuma satu, - memberi kasih sayang sesuai bahasa kasih kita tanpa mengabaikan bahasa kasihnya suami-… ekkekeke.. kalau ga, ya ga nyampe deh tuh hujan kasih sayangnya.
Yang agak jadi pergumulan tuh masalah waktu. Enak sih kalau ga usah kerja, tapi pernah suatu hari Sabtu, Aki harus pergi ke acara kantor sampai jam 12 siang. Ok, seneng saya bisa istirahat dan beresin kosan (weekend sebelumnya keluar muluuu), mulai dari nyuci, ngepel, masak nasi, beresin ini itu dan selesai jam 9 lewatan. Sisanya?? Bengong ga tahu mau ngapain. Saya langsung kepikiran, “ Gila, kalau gua jadi ibu rumah tangga bisa bego seharian di rumah kalau otak gua kagak dipake.” … Akhirnya mutusin, mumpung belum punya bocah, ya kerja sepuasnya. Ntar kalau resign dan ga ada kerjaan, ya cari kesibukan. Nulis atau apa. Ogah banget kalau Aki pulang, saya sambut dengan omelan, mulut manyun, dan nyerocosin intimidasi (sepertinya saya ada bakat jadi ibu-ibu yang macam begitu – amit2). Kebayang kalau saya di posisi Aki diperlakukan kayak begitu juga ga mau.

Wednesday, October 16, 2013

Committed to Love: Deal with "guilty" feeling

Kuk apa yang kita bawa sekarang?? Asli atau palsu?? Tulisan ci Lia ini nginspirasi banget :D.

Committed to Love: Deal with "guilty" feeling: I just failed my husband :( Dia tegur saya dan saya lgs minta maaf cuma tetep ada 'guilty' feeling yg menyerang. Puji Tuhannya gak...

Ga Mau Kemakan Stress Lagii T.T

OMG, waktu cepat sekali berlalu. Beberapa minggu ini sibuk mengurus kegiatan TMIS – Spectrum Cup 2013. Bawaannya stress dan capek. Padahal dibanding anak-anak OSIS dan rekrut yang udah capek sekolah dan harus lembur juga kerjain ini itu, kayanya kerjaan saya tidak seberapa. Saya hanya mengawasi dan membantu printilan. Jam 7 sudah langsung pulang karena ga mungkin pulang lebih malam dari Aki (jadi istri yang baik itu ga gampang saudara-saudara -.-).


Thursday, October 03, 2013

Jujur Itu Bikin BANGGAAA..!!

Salah satu sahabat saya baru berhasil mendapatkan SIM A -nya setelah 3 kali tes. Dia ga pake calo looohhh (idung kembang kempis--banggaa). Jadi, siapa bilang bikin SIM itu susah??? Yang penting emang sikap hati dan kesabaran.

Poin tambahan... Kejujuran pemerintahan kita bisa maju kalau kita masyarakatnya yang dilayani juga jujur, bukannya malah kasih celah biar mereka korupsi atau apa pun itu namanya. Bener ga??

Kalau mau cerita detailnya tentang temen saya itu, buka di sini aja aja.

Wednesday, September 25, 2013

Traveling: Enyaaakkk Akhirnya Aye Ke Baliii (Part 2)

Pulang dari Ubud, Pak De membawa kami mencoba kopi luwak Bali. Bukan di coffee shop atau pun warung kopi, tapi di dekat sawah-sawah. Kami disambut seorang Mba dengan senyum ramah dan kami diajak melewati beberapa kebun rempah-rempah. Dengan lembut dan sabar ia menjelaskan mereka menanam apa saja. Dari jahe, kunyit, kopi, coklat, sere, dan banyak lagi. Ga jauh dari kebun-kebun ada seperti bale-bale seorang ibu lagi ongseng-ongseng biji kopi. Di situ Mba menjelaskan kalau kopi mereka diolah dengan cara tradisional (apinya pakai arang, bahannya ditumbuk dan disaring manual). Ga cuma kopi, tapi juga teh dan minuman-minuman herbal lainnya.
Setelah melihat-lihat kami dipersilahkan duduk di bangku-bangku seperti di warung kopi hanya saja tidak ada tembok. Kami bebas melihat pemandangan sawah yang luas. Mba tadi mengatakan akan menyuguhkan minuman produk mereka (di cangkir kecill) dan kalau kami mau, mereka akan menyuguhkan kopi luwak dan membayarnya dengan harga hanya Rp.50.000. Mumpuuunggg … harganya Cuma 50rebeng, saya dan Aki langsung memesan dua cangkir. Untungnya minuman yang lain gratisss :p.




Traveling: Enyaaakkk Akhirnya Aye Ke Baliii (Part 1)

Semangat!! Antusias!! Menggebu-gebu dan tidak sabar ingin cepat berangkat, itu yang saya rasakan saat menjelang  hari untuk waktunya jalan-jalan ke Bali – alias – Honey Moon …
Maaf kalau saya norak dan kampungan. Ke Bali aja kok heboh amat. Yaaaa, dikarenakan saya dan keluarga tipe yang ga pernah jalan-jalan jauh – selain melintasi pulau sumatra untuk sampai ke Tanah Toba, kami tidak pernah berwisata ke tempat lain. Yogya aja tidak pernah, apa lagi Bali.
Nah, Aki juga ga jauh beda dengan saya. Belum pernah ke Bali, tapi dia lebih maju sedikit.. Sudah pernah ke Yogya beberapa kali. Sekali sama rombongan teman-teman komsel, 2 kali acara dari kantor. Ampe cinte mati die sama Yogya.

Tuesday, September 17, 2013

Bola Mukjizat Yang Retak 8



Teman-temanku yang terkasih. Terima kasih atas dukungan, doa, dan sumbangannya. Apa yang kalian kasih lewat kata-kata, doa yang mungkin tidak terdengar oleh saya dan Aki, dukungan yang ga ada hentinya benar-benar berarti buat kami. Perhatian kalian, kasih kalian , membuat pengharapan kami di dalam Tuhan tidak pernah padam.

Kadang-kadang mungkin saya menuliskan bahwa mukjizat itu dalam bentuk materi, diskon dkk, tapi sebenarnya kalian adalah mukjizat terbaik yang Tuhan berikan.

Friday, September 13, 2013

Janji Nikah Langsung Diuji Ckckckc...

So,besok dua minggu saya sudah menjadi istri dan Aki jadi suami.. Hueehhehe.. Tenang saudara-saudara.. Saya tidak akan menghitung per minggu, bulan, atau tahun. Cuma mau share sedikit kehidupan pasutri baru ini.

Senin, 9 September – Selasa, 11 September 2013 saya dan Aki jalan-jalan ke Bali. Dengan modis (modal diskon) dari DisDus, kami bisa menginap di Inn Sandat Legian. Penginapannya tidak terlalu mewah, tapi Puji Tuhan yang tadinya kita pesan standard room dinaikan menjadi delux room oleh pihak penginapan (soal ini saya punya cerita lucunya.. nanti yaaa..).

Wednesday, September 04, 2013

Review Vendor Nganten: Undangan - The Crown Indonesia

Ini undangan yang akhirnya sudah jadi dibuat oleh adik saya (The Crown Indonesia). Ide dasarnya dari saya dan Aki yang tiap terima undangan liatnya sayang banget karena pasti langsung dibuang. Akhirnya kita rencanakan untuk membuat design dan kertas yang sesimpel mungkin. Jadinya begini deh. Terdiri dari tiga lembar; cover, keterangan hari dan tempat, dan peta. Ketiganya disatukan memakai tali (seperti tali tambang kecil), dimasukan ke dalam amplop, lalu diikat dengan tali tambang kecil lagi. Jadi undangannya benar-benar berkesan vintage. Nama yang diundang ditulis di kertas yang ada di tali, lalu di beri cap. Karena undangan ini terbatas untuk orang-orang tertentu saja (yang kami pikir akan jarang buka media sosial), kami mencetaknya sangat terbatas.

Tuesday, September 03, 2013

Review: Vendor Nganten Review: Bridal & Foto Pre Wed (White Bridal – De caption Photography)


Di awal ketemu bridal ini di pameran, kami sudah senang dengan sambutan hangat Ci Nia. Dengan jujur kami katakan apa yang kami butuhkan bahwa kami hanya fokus pada pemberkatan. Puji Tuhan, Ci Nia langsung memberikan harga yang sesuai dengan yang kami butuhkan dengan paket-paket yang memang sesuai keinginan kami. Selain itu Ci Nia memberikan keringanan pada kami untuk pembayaran dengan cara menyicil. Waktu itu rasanya tertolooong sekali.

Akhirnya dengan setia, setiap bulan kami membayar cicilan minimal 1 juta dan Puji Tuhan kami bisa membayar pelunasan lebih awal dari yang ditargetkan.

Yang membuat kami puas dengan White Bridal, kami selalu disambut dengan hangat dan dilayani dengan baik. Apalagi saat memilih gaun. Mba Eni yang membantu kami memilah-milah gaun sangat sabar dan ramah. Setiap kali kami datang untuk memilih gaun atau fitting selalu ada keceriaan dan kesenangan tersendiri. Padahal wajah Mba Eni sudah keliatan sangat lelah, tapi beliau tetap tersenyum dengan hangat pada kami.

Kesaksian Bimbingan Pra Nikah (Versi Aki)

Sesuai janji saya di sini, Aki memberikan izin untuk saya post kesaksian dia untuk kelas BPN. So, ini dia kesaksiannya.

Saya dulunya termasuk salah satu orang yang cukup skeptis dengan Bimbingan Pra-Nikah. Padahal, saya sudah berjemaat di Abbalove kurang lebih 15 tahun tetapi karena termakan perkataan orang lain bahwa di BPN ada ini-itu, harus begini-begitu, belum lagi jangka waktu bimbingan yang cukup lama (minimal 9 bulan – buat saya lama sekali) malas rasanya untuk mengikuti semua”syarat” ini. Yah, memang saat itu saya memiliki paradigma yang salah. Paradigma saya ini diubahkan oleh karena kesaksian sebagian besar teman-teman saya yang sudah menikah dan mengikuti BPN, bahwa saya dan pasangan saya, Lasma, WAJIB dan KUDU MESTI ikut! Wah, memang ada sedikit unsur pemaksaan. Namun, pada akhirnya saya dan Lasma pun menuruti saran dari teman-teman, itu pun setelah 2 tahun menjalani hubungan khusus.

Monday, September 02, 2013

Kesaksian Mengikuti Kelas Bimbingan Pra Nikah (BPN)


Di kelas BPN, sebelum para pasangan akan menikah, biasanya tiga bulan sebelumnya diminta untuk menulis sebuah kesaksian selama mengikuti kelas BPN. Ci Lia juga posting sedikit di blog ini. Malahan dicetak di warta. Yah, jadi saya mau ikutan ci Lia untuk bagiin apa yang jadi kesaksian saya tentang kelas BPN. Intinya BPN itu investasi seumur hidup dalam pernikahan. Walaupun berkali-kali ikut, pasti akan ada rhema baru yang kita terima. So, ini sebagian kecil yang saya terima dari kelas BPN. :)


Awal masuk BPN, ada pemikiran dalam diri saya bahwa saya sudah tahu apa yang akan dibahas di dalam kelas-kelas BPN (sombonggg..), tapi ternyata saya SALAH BESAR!! Memang ada beberapa hal yang sudah saya ketahuai dari membaca buku tentang pra-nikah atau kelas Love Sex and Dating di SPK (Saya Pengikut Kristus), tapi itu hanya sepersekian bagian yang dibagikan di kelas BPN.

Hari Pernikahan Yang Tidak Sempurna

Ok, saya seorang istri sekarang.

Oh, No!! Sekarang saya seorang istri!!

Thank you, Lord sekarang saya seorang istri :”>

Oh my God!! Sekarang saya seorang istri??!!!



Ok.. Itu reaksi saya setelah mengucapkan janji nikah, pasang cincin, wedding kiss (akhirnyaaa halal.. *ehhh), dan perjamuan kudus. Antara lega, happy, dan ga yakin kalau yang saya alami beneran. Hahahha.. Saya harus melihat cincin di jari manis saya berkali-kali kalau saya benar-benar sudah menjadi seorang istri.

Wednesday, August 14, 2013

Jatuh Ke Atas

Kemarin saya dan sahabat-sahabat saya berkumpul untuk terakhir kalinya sebelum saya menikah. Saya menginap dan menyediakan waktu bersama mereka karena pasti nanti saya tidak akan bisa menginap seperti kemarin lagi.

Sebenarnya dan sejujurnya, saya sendiri bingung mau ngobrol apa dengan sahabat-sahabat saya. Saya sudah jarang bertemu mereka dan mengobrol dari hati ke hati. Dulu kami satu kosan, satu kampus, satu gereja, satu area komsel. Kami bisa menginap beberapa kali atau pulang sangat malam karena ngobrol tentang banyak hal. Tapi sejak bekerja rasanya jadi berbeda. Terutama saat diantara kami berdua sudah ada 2 orang yang sedang dalam masa bangun hubungan (termasuk saya). Area pekerjaan kami berbeda dan apa yang kami hadapi juga mulai berbeda-beda. Cuma satu yang menyatukan kami, kerinduan untuk bisa saling menjaga dan memberkati.

Monday, August 12, 2013

Ketika Orang Tua Tiba-Tiba Tidak Jadi Setuju Dengan Pernikahanmu

Pernah terpikirkan dalam benak saya, jika tiba-tiba saja di tengah persiapan pernikahan saya, salah satu dari orang tua saya atau Aki mengatakan tidak setuju dengan hubungan kami. Pernaaahhh berpikir ke sana dan hal itu terjadi.

Saturday, August 10, 2013

Bola Mukjizat Yang Retak 7



Oh, Tuhan berikan mukjizat-Mu!! Berikan kami uangg!! 
Rasanya ingin berteriak seperti itu kalau ingat biaya pernikahan yang mencapai ratusan juta rupiah, terutama buat adat. 

Jauh di dalam lubuk hati saya yang paling dalam (cieeehh), saya percaya Tuhan pasti menyediakan. Tapi mata ini, otak ini, dan melihat orang tua saya yang pusing tujuh keliling, membuat saya cukup gentar. Saya semakin ingin Tuhan menunjukkan mukjizat-Nya dengan melemparkan koper dari surga berisi penuh dengan uang seratus ribuan.

Monday, August 05, 2013

Setiap Masa Ada Keindahannya

Setiap masa itu ada keindahannya

Masa Single



Masa single itu masa paling merdekaaaa!!! Bisa nginep di kosan teman sepuasnya. Ngobrol dari A sampai Z,  cekakak cekikik, ngomongin cowo yang lagi ditaksir, mengira-ngira si A jadian sama B atau ga. Pulang pelayanan bisa malem-malem. Pergi ke sana kemari tanpa perlu lapor ke seseorang. Benar-benar Freedoommmm!! (gaya braveheart)

Sunday, August 04, 2013

Tempat Tinggal Setelah Menikah??

Bridal : LUNAS
Jas   : LUNAS
Catatan sipil : LUNAS
Katering : Masih nyari
Undangan + souvenir : Sedang dicetak
Mobil : Minjem
Kenangan untuk orang tua: Beluumm T.T
Kenangan untuk kakak pembina : Belumm T.T
Tempat Tinggal : Masih bingung


Itu dia list urusan pemberkatan yang akan terjadi beberapa minggu lagi terlaksana..(TIDAAAKK!!). Waktu bisa lunasin bridal akhir bulan kemaren rasanya tuhh nyesssss... Saya dan Aki merasa beban ada yang sedikit terlepas.Ga nyangka bisa lunas.. Hahhaaha.. Puji Tuhan, Tuhan banyak kasih kasih karunia buat kami.Mulai dari harga yang rendah dan marketing yang baik hati. Jadi kami bisa nyicil pelan-pelan.

Friday, August 02, 2013

Review: Nakii Pesan Dari Lembah Sunyi

Nakii

Pesan Dari Lembah Sunyi

Ingin pesan silakan klik gambar :D

Kategori : Fiksi

ISBN : 978-979-29-1129-9

Penulis : Marryetha Sibuea

Format⁄Jml. Hlm : 14x21 ⁄ x+356 halaman

Edisi⁄Cetakan : I

Tahun Terbit : 2009

Berat Buku : 403 gram

Harga : Rp 44.400,- Disc. 20%

Harga Disc. : Rp 35.520,-



Saya membeli buku ini setalah baca bagian belakang buku The Shack. Di sana tertulis Penerbit Andi dan ada alamat webnya bukurohani.com. Setelah baca buku itu langsung deh hunting novel rohani lain dan menemukan buku ini. Tadinya saya pikir buku ini dikarang oleh orang bule tapi ternyata yang mengarang orang Indonesia dan ga jauh-jauh, anak Binus (seumuran pula). Rasanya senang sekali ternyata di Indonesia sebenarnya ada pengarang buku fiksi rohani (mungkin saya yang kurang gaul).

Walau pun ada hal-hal di bagian di novel ini yang menurut aku kurang pas dari segi psikologi.. (halaaahh), toh Marryetha tetap bisa bikin saya terhanyut dalam ceritanya. Bahasanya sederhana dan ga ngejelimet. Saya menangis berulang-ulang ikut merasakan apa yang di alami Nakii dalam cerita. Bahkan berpikir, kalau saya jadi dia, saya akan bertindak apa.

Jadi begini ceritanya…

Tuesday, July 23, 2013

Marhusip (Bisik-Bisik)

Eh, udah lama ga nulis ya. Terakhir cerita tentang ini. Sekarang mau cerita tentang 1 hari di hari Sabtu, tanggal 22 Juni 2013. Ada acara apa ya? Aki lahir baru.. halah..Lahir baru sebagai warga Batak. Keluarga besar Simamora. Simamora Debata Raja.

Acaranya lumayan lama, dari jam 12 sampai jam 4 sore. Mulai dari pengantar, penyerahan Aki ke keluarga Bou (sepupu perempuan ayah), makan-makan (ikan mas utuh dimasak arsik buat Aki dan babi utuh dimasak saksang-sipanganon na tabo untuk keluarga Simamora), sepatah dua patah kata dari semua keluarga Simamora (nasehat), sampai haha hihi.

Friday, July 05, 2013

Pelajaran Pra-Nikah: Waktu Rencana Pernikahan Tidak Sesuai Rencana

Akhir-akhir ini pengen 'mecahin' kepala rasanya. Pengen peras isinya dan keluarin racun-racun di dalamnya. Kenapa sih? Kenapa sih??

Lagi-lagi masalah persiapan pernikahan. Entah kenapa jadi tertekan. Makin dibicarakan dengan orang lain, jadi makin tertekan. Kalau cuma membicarakan sama Aki, kita bisa tenang aja karena apa yang kita mau sama. Tapi kalau sudah diomongin ke teman, saudara, Papa & Mama ... Mereka akan komentar ini dan itu dan kasih saran ini dan itu yang bikin kepala mau pecah. Bukannya ga menghargai pendapat mereka. Tentu saja mereka pengen pernikahan kami ga biasa-biasa saja, tapi tetap saja tiap mendengar komentar " Ih, kok cuma segitu. Apa kata orang." -- ini kata-kata Nyokap banget, rasanya langsung kayak ditiban beton. Rasanya pengen ngelawan dengan ngomong, " Ngapain mikirin apa kata orang?? Toh, orang bukan penentu kebahagian keluarga kami." -- tapi belajar nahan lidah. Gigit lidah.

Wednesday, July 03, 2013

Ribwetnya Urusan Dokumen

Tiga hari ini ambil cuti buat ngurusin surat-surat yang akan diurus ke catatan sipil, tapi ternyataaa...huaa..*kepala nyut2. Banyak perintilan yang tidak saya siapkan. Salahnya saya tidak tanya-tanya dulu sama Papa n Mama apa saja yang perlu saya siapkan untuk mengurus catatan sipil di kelurahan dan kecamatan.

Lagi nulis ini pun belum beres.
Jadi mau share aja buat temen-temen yang sedang persiapan merit dan nanti akan merit, banyak-banyak dan tidak ragu buat bertanya pada yang udah pada merit (jangan seperti sayaaa...).

Jadi apa saja sih yang perlu disiapkan kalo soal surat-surat buat nikah??
1. Fotocopy KTP pribadi, pasangan, orang tua.
2. Fotocopy akte kelahiran pribadi dan pasangan
3. Fotocopy Kartu kelaurga pribadi dan pasangan
4. Materai Rp. 6000
5. Pas foto berdua dan sendiri
6. Surat pengantar dari Rt/Rw.. ini ga bayar ya. Gratis. Langsung datang saja ke yang bersangkutan.
7. Surat N1, N2, -- Nah buat dapetin ini yang ribet. Kudu ada fotocopy KTP pribadi dan pasnagan, KK, Akter kelahiran, pas foto 3x4 pribadi dan pasangan.

Sisanya masih belum tahu..soalnya belum beres neh @.@ .. Yang pasti hari ini pusing banget. Pas dikasih tahu harus ada ktp dan foto pasangan, langsung panik sms aki buat kirim foto dan scanningan ktp. Sedangka aki baru bisa urus semuanya sore. Hiksss...terpaksa ambil cuti tambah 1 hari lagi... -.-

Yang pasti siapkan dokumen-dokumen tersebut rangkap beberapa, biar ga bolak balik fotocopy. Siapin alamat tempat nikah juga. Tidak lupa danaaa... Ehehehhe...

Puji Tuhan, Papa menawarkan diri untuk bantuin. Jadi saya hanya menyiapkan berkas-berkas saja.  Wish us luck yaaaaa....


Wednesday, June 26, 2013

What If

Kezia lagi mumet katanya dan akhirnya dia main What If dan ngajakin Geng Blogger buat ikutan. Dhieta udah duluan bikin dan akhirnya saya menyusul. :D

Orang-orang berkata kalo gue :
Ramah, lembut (kata temen kerja), pintar (kata Mama), cengeng (kata kakak & Mama), seperti api dalam sekam (kata Papa), sensitif (kata Aki). Kalau jaman SMA dibilang ramah, bae, pinter, kreatif.

Monday, June 24, 2013

Saya Bersyukur Saya Tidak Sempurna




Dulu saya orang yang selalu ingin sempurna dalam hal hidup benar. Wow!! Bagus dong yaa!! Iya, bagus, tapi ternyata tidak sebagus yang saya bayangkan.

Sejak kecil saya selalu berpikir, kalau orang berbuat salah, saya tidak boleh melakukan kesalahan yang sama. Kalau saya berbuat salah, saya tidak boleh melakukan kesalahan yang sama. Kalau perlu, saya tidak boleh melakukan kesalahan sama sekali. Tapi faktanya, saya masih manusia dan saya masih membuat kesalahan.

Saya berusaha melakukan apa pun sebaik mungkin. Berbuat baik sebanyak mungkin. Berbuat benar sebanyak mungkin. Sampai akhirnya saya kewalahan sendiri. Saat saya gagal dalam pelayanan, pekerjaan, hubungan.. Saya jadi frustasi. Saya kelelahan sendiri. Saya jadi menganggap diri tidak layak jadi anak Tuhan.

Friday, June 14, 2013

GiveThanks: Surat untukmu

GiveThanks: Surat untukmu: tulisan ini aku temukan dari blongnya Anggit . tulisan ini memang bukan aku yang membuatnya sendiri, tapi aku sangat setuju dengan tulisa...

Tuesday, June 11, 2013

Pendidikan Kristen Mahal??

Beberapa bulan lagi merit dan kami berencana pindah ke Cibubur (jika Tuhan menginginkan). Saya sendiri sudah memberi surat resign pada HRD. Hari ini sambil scanning dokumen, saya otak atik web buat cari kerjaan yang memungkinkan.

Sampailah saya di web sebuah sekolah terkemuka. Sebenarnya daerah sekolah tersebut kejauhan semua dari Cibubur. Lowongan yang ada juga tidak sesuai dengan kapasitas saya, tapi iseng-iseng saya download form aplikasinya.

Waktu saya baca, saya kaget dan langsung mabok. Persyaratannya banyak sekali. Karena sedang chatting dengan teman, saya tunjukkan beberapa persyaratan itu dan dia juga setuju persyaratannya luar biasa ketat dan detail.

Monday, June 10, 2013

Bola Mukjizat Retak 6




Bulan lalu, kalau tidak salah tanggal 25 Mei, saya pulang ke Cilegon untuk mengembalikan marga saya. Waktu kecil saya pernah diangkat anak oleh Tulang saya. Nah, karena sebentar lagi saya akan menikah, saya harus dikembalikan lagi kepada orang tua saya. Yah, kira-kira adatnya seperti itu. Seperti formalitas, tapi sebenernya di situlah cara menghormati Tulang kami yang sudah bersedia mengangkat anak saya yang suka sakit-sakitan.

Di hari itu, Aki ikut acara itu. Awalnya sempet kuatir dengan reaksi keluarga. Hahhaha.. Tapi ternyata kekuatiran saya tidak beralasan. Tulang saya yang dulu menentang saya merit dengan yang bukan orang Batak, akhirnya bisa menerima keputusan saya. Keluarga yang lain juga sudah bisa mengerti dan menerima.

Bola Mukjizat Retak 5




Eh, ngomong-ngomong udah lama ga nulis tentang persiapan merit dan kejutan apa saja yang sudah Babe kasih pada saya dan Aki ya?? Bakal panjang nehhhh.

Jadi begini, setelah bola mukjizat retak 4 banyak hal yang Tuhan kasih. Sebelumnya ya, setelah acara foto prewedding di Cilegon, saya dan Aki persiapan yang lain. Waktu itu kami masih stress soal pesta adat. Gimana Aki bisa dapat marga dan bagaimana nanti orang tua Aki bisa dateng ke orang tua saya buat ngobrol soal persiapan kami.

Sampai akhirnya, di bulan April kemaren, Om dan Tante main ke rumah dan diundang makan oleh orang tua saya. Kami ngobrol banyak dan Puji Tuhan mereka cocok. Sama-sama suka ngobrol soalnya :D.

Friday, June 07, 2013

Cantik Luar Dalam

Ok, ini postingan terakhir untuk hari ini (janji..soalnya udah mau jam pulang :D).

Tadi lagi blog walking di blognya Anita dan menemukan tulisan dia yang ini. Yang ga setuju sama apa kata Anita angkat tangan!! Baca lagi tulisan Anita sampai berkali-kali, sampai ngerhema, sampai ngerti, dan sampai setuju. Akakak... Bener atau salah yang ditulis Anita, menurut saya BENER BANGEEETTT.

Mau make up secantik apa pun tapi kelakukan kita kayak Mak Lampir atau Medusa, ga akan ada yang mau dekat-dekat dengan kita. Tapiiii....

Different Kind of Woman: Upside down priorities

Setuju banget sama tulisan Ci Shinta yang ini. Dunia memang udah amburadul. Hewan jadi lebih prioritas daripada manusia. Hewan dibunuh dibilang kejam, tapi mereka juga berteriak-teriak meminta aborsi dilegalkan. Dunia emang udah jungkir balik...

Upside down priorities: Sometimes .. I find that we human being have gotten our priorities wrong.  We go on protest, spend hundreds and thousands of dollars to...

Tidak Ada Penyesalan

Mari kita berandai-andai...

Seandainya saya kembali ke jaman SMA dan diberi kebebasan untuk memilih... Mungkin saya ingin masuk jurusan desain atau sastra.

Seandainya saya ternyata tidak bisa melanjutkan kuliah, saya akan minta kursus menjahit dan mulai membuat usaha jasa menerima jahitan. Hahhaha...

Seandainya dulu di SMA ada jurusan bahasa, pasti saya ambil jurusan bahasa...

Seandainya..

Tapi kenyataannya, saya lulusan IPS dengan nilai pas-pasan. Masuk jurusan Psikologi dan baru lulus di tahun ke 7. Kerja di sekolah, malah berkutat di bidang administrasi (tapi saya suka bidang ini ternyata :p).

CERPEN: Proyek Kesetiaan

Proyek Kesetiaan cerpen yang saya buat dengan pemikiran tentang kesetiaan. Pernah denger kalimat, - Banyak orang baik, sedikit yang setia - ... Nah, ini cerpen yang berdasarkan latar kesetiaan itu harga yang mahal. Orang-orang hidup semaunya dan hanya mengikuti apa yang egonya inginkan.

Silahkan dibaca, dikomentari, dikritik, dan mungkin mau memberi masukan. Hehehhe... Semoga memberkati. Aminnn..

Tuesday, June 04, 2013

Post Ke 500 : Pengaruhmu Terhadap Orang Yang Tidak Kamu Kenal

Di pagi hari, saat saya begitu malas beranjak dari kasur dan pergi bekerja. Sering kali saya tergoda untuk datang terlambat ke sekolah. Tapi pada akhirnya sih, tetap berusaha tidak terlambat juga. Saya sering jaga piket buat ‘menangkap’ anak-anak yang telat, bagaimana bisa saya datang telat juga?? Itu yang saya pikirkan. Teladan saya akan mempengaruhi anak-anak ini.

Tahu sistem MLM?? Seperti pohon yang bercabang-cabang dan menjadi luas kemana-mana.

Pelajaran Pra Nikah : Komunikasi Itu (Bukan) Kerja Keras

Kalau misalnya neh teman-teman sudah dalam masa pra-nikah kadang-kadang pasti akan menemukan masalah (jangankan pra-nikah) dengan pasangan. Lucunya sih ya, masalahnya mungkin sepele, cuma karena misskomunikasi.

Nah, saya dan Aki jarang konflik, tapi sekali konflik biasanya karena satu ‘nona’ ini. Kenapa ya bisa kayak gitu??

Beberapa bulan lalu saya baru menemukan cara komunikasi aki terhadap orang lain dan terhadap saya. Aki itu kalau menjelaskan sesuatu bahasanya berat. Akakakak…Mungkin karena kebanyakan baca buku sama nonton film berat. Sedangkan saya orang yang kalau bicara yang sederhana saja. Langsung dan to the point dan bahasa sehari-hari yang lebih bisa diterima orang-orang awam. Yang ga bikin otak saya kerja keras (dasar males neh).

Pelajaran Pra Nikah : Pengetahuan Bukan Buat Nuntut

Di kelas kecil BPN terakhir, salah satu teman sekelas bertanya pada kakak pembina kami, bagaimana kalau bahasa kasih pasangan kita berbeda. Secara dia sendiri mengalami sendiri, dia yang memiliki bahasa kasih quality time kebutuhannya jadi tidak terpenuhi dengan bahasa kasih pasangannya yang service.

Kakak pembina kami balik bertanya, “ Nah, menurut kamu bagaimana?”

Waktu itu Aki langsung sambungin.. Aki waktu itu ngomongnya bukankah sebelum kita berpasangan sudah happy?? Seharusnya pas kita berpasangan bukan lagi cari happy, tapi mau kasih happy-nya kita ke pasangan kita, supaya dia merasakannya juga.

Monday, June 03, 2013

Pelajaran Pra Nikah: Belajar Tentang Keluarga Pasangan

Tinggal hitungan bulan neh buat sampe di depan mimbar dan ngucapin kalimat-kalimat sakti yang udah pasti kudu diucapin dari hati dan disimpan sampai mati.

Dan semakin hari, semakin banyak hal yang harus saya benahi sebagai calon penganten. No! Saya bukan membicarakan gaun, foto-foto, katering dsb. Saya sedang membicarakan mempersiapkan diri menjadi seorang ISTRI (stress bacanya…akakka)

Tuesday, May 28, 2013

Cerpen: BATU KARANG

Saya adalah salah satu orang yang terpesona pada sosok Petrus. Bukan karena kehebatannya membuat 3000 orang bertobat dan menerima Tuhan Yesus, tapi karena rasa cintanya yang besar pada Tuhan Yesus. ya, dia pernah gagal dan dia merasa ciut dengan hidupnya. Bisa bilang dia adalah Si Tukang Omong Besar.

Tapi hatinya yang sudah terpaut pada Tuhan membuat ia tidak berhenti. Sebenarnya kalau saya jadi dia, mungkin saya akan meninggalkan murid-murid yang lain karena rasa malu yang saya rasakan. Saya menyangkal Tuhan setelah malam sebelumnya berkoar-koar akan membela Tuhan sampai mati.

Petrus tidak lari. Petrus tetap berada di tengah-tengah saudara seimannya. Saya semakin jatuh hati pada tokoh Petrus saat pementasan drama Paskah tentang kebangkitan Tuhan Yesus. Di situ tim drama kami mencoba menggambarkan keadaan murid-murid selama 3 hari Tuhan Yesus berada di dalam kubur.

Nah cerpen  BATU KARANG ini adalah hasil pengembangan pemikiran saya, bagaimana hancur hatinya Petrus saat merasa ditinggalkan Tuhan. Lebih dari semua kebodohan yang dia buat, saya hanya ingin mengekspose hati Petrus yang mencintai Tuhan begitu dalam. Hidupnya berubah saat bertemu Tuhan, sekalipun dia masih bodoh.

Saya pun menggambarkan kita sebagai anak Tuhan yang kadang seperti Petrus. Mencintai Tuhan begitu dalam, tapi terkadang terjebak dalam kebodohan dan kebiasaan lama sendiri. Sampai kita mengerti arti kuasa kebangkitan dan kasih karunia serta hati Tuhan, saat itulah kita bisa menjadi Batu Karang. Tidak ada ketakutan. Tidak ada kegentaran. Yang ada hanya kepercayaan kepada Tuhan.

Please your comment ya. Kritik dan pendapat sangat saya butuhkan :D.  Komen di cerpennya yaa..jangan di sininya..hehhehe.. Kalo memberkati mungkin bisa dishare. Pengen tahu tanggapan orang seperti apa. Bener-bener butuh peneguhan :D.

Cerpen: DIMANAKAH MEREKA??

DIMANAKAH MEREKA? salah satu cerpen yang saya buat berdasarkan kisah Tuhan Yesus. Memang sih di Alkitab tidak diceritakan detail kejadian dan pemikiran si wanita, tapi setiap baca itu yang terbayang seperti cerita ini.
Sering kali latar belakang hidup kita membuat kita tetap mau berkubang dalam dosa. Mungkin sebenarnya kita tidak mau menjadi orang berdosa, tapi penghakiman orang lain membuat kita jatuh semakin dalam. Nah, inilah mengapa pertemuan dengan Tuhan Yesus bisa mengubah hidup siapa saja. Dia datang bukan untuk menyebutkan setiap dosa-dosa kita, tapi Ia melihat kedalaman hati kita dan menunjukkan kasih-Nya dengan menerima kita apa adanya.

Pertemuan itulah yang mengubahkan, kasih itulah yang mengubahkan, penerimaan itulah yang mengubahkan dan dari situlah ada kekuatan untuk kita bisa keluar dari lumpur dosa. Uluran tangan yang penuh kasih dan ucapan yang lemah lembut dan mendatangkan damai sejahtera. Seketika kita merasa berharga, merasa dicintai. Itulah yang saya rasakan dan mungkin itu yang dirasakan wanita ini.

Monday, May 27, 2013

Pieces Of Stories: CANTIK

Cerpen  CANTIK saya tulis untuk Majalah Pearl edisi 13 yang bertema tentang Pleasing God. Berhubung ga bisa nulis di ruang lain dan keahlian saya cuma fiksi, ya saya akhirnya menulis khusu buat MP cerpen ini. Sejujurnya, cerpen ini sendiri berdasarkan pengalaman sendiri juga (sebagaian besarnya, kecuali soal ada orang yang ledek-ledek itu.. :p).

Kalau masih belum mengerti arti dari cerita ini, baca juga postingan Anita tentang bagaimana seharusnya seorang anak Tuhan berpakaian, yang baru tadi siang saya baca. Hehhehe... Semoga memberkati.

Misalnya sudah baca, jangan lupa komen, saran, dan kritiknya di cerpennya yakkk..Sedang mau memperlebar kapasitas dalam menulis fiksi soalnya :D.

Thank youuu.. Gbu..

Tuesday, May 21, 2013

Dari Pikiran dan Hati Keluar Dari Jari-Jari


Tahu majalah Media Kawasan? Salah satu majalah favorite saya karena isinya tentang pengetahuan dan cerita seru. Paling penting juga GRATIS :p.



Yang ini belum baca neeehh

Saya tidak mendapatkannya setiap bulan, tapi setiap saya main ke rumah Aki, pasti saya mengambil majalah itu dan mulai membuka-bukanya walaupun sudah pernah saya baca. Setiap kali membaca majalah itu sekeliling saya rasanya lebih terang dari biasanya. Apalagi kalau majalah baru. Akakakkak… Selesai membaca Media Kawasan, sering kali saya merasa ‘kenyang’. Informasi-informasi yang dituliskan di majalah tersebut membuat saya berpikir …”Oh, begitu ya? Wow! Hebat!”

Friday, May 17, 2013

Yang ini beneran curhatttt...

Rasanya kok agak putus asa ya. Saya pengen banget nulis novel, tapi otak ini tidak sama lagi seperti waktu jaman SD, SMP, dan SMA. Dulu saya menulis apa yang saya mau. Sekarang saya mau nulis novel langsung kepikiran…Sesuai dengan nilai-nilai ga ya, ga boleh kayak gini nih.. Ga boleh kayak gitu… Sampai akhirnya ga jadi nulis…

Kok Kayaknya Saya Bermuka Dua ya???

Hari ini ada satu kejadian yang membuat saya merenung.

Salah satu guru membuat saya dan seorang teman admin kesal karena beliau tidak membantu kami untuk anak-anak mengikuti peraturan sekolah yang sudah lama di tetapkan.

Lalu saat makan siang tadi saya dan teman saya bertanya pada salah satu guru yang kami percaya beliau orang yang netral. Sebenarnya bagaimana caranya membuat guru-guru bisa punya satu kesepakatan yang sama dalam mendidik anak-anak murid kami.

Monday, May 13, 2013

Friday, May 10, 2013

BEBAS

Aku merindukan kebebasan

Kebebasan mengungkapkan apa yang aku rasakan di hati ini

Apa yang aku inginkan di hati ini



Aku tidak ingin berada di dalam gedung

Aku ingin berada di jalan yang panjang berlari secepat mungkin

Membiarkan angin menerpa wajahku

Membiarkan nafasku habis dan kelelahan

Monday, April 29, 2013

Pieces Of Stories: Aku Si Sulung dan Dia Si Bungsu




Baru bikin cerpen Aku Si Sulung dan Dia Si Bungsu. Cerpen tentang anak bungsu yang hilang, tapi yang ini saya buat dari sisi si Sulung. Sudah lama saya mau membuat cerpen ini karena saya merasa seperti si Sulung, anak yang berada di rumah Bapa tapi ternyata masih sering menjadi orang asing. Saya anak yang 'hilang' secara jiwa. Lupa kalau harta Bapa adalah harta saya juga, rumah Bapa adalah rumah saya juga. Saya lebih berpikir seperti hamba daripada seperti anak, saya lupa meminta dan menjadi cenderung kuatir, bahkan iri pada orang-orang yang menjauh dari Bapa.

Jadi, inilah dia cerpennya. Semoga memberkati.

Friday, April 26, 2013

Hatiku Iri Padamuu..uououo...

Waktu gathering Bimbingan Pra Nikah minggu lalu, tiap peserta mendapat profetik letter dari pembinanya. Berhubung kakak pembina kami orangnya tipe yang logis..Akakakka... practicallah ya bisa dibilang. Dia lebih memilih iman yang dalam bentuk tindakan daripada kata-kata, isi surat yang dia tulis jadinya hanya beberapa kalimat dan ayat.


Saya lupa ayatnya dimana, tapi ayat itu menohok-nohok hati saya. Apa sih isi ayatnya?? Jangan iri pada orang fasik...



Waktu dapat ayat itu saya merasa Tuhan sedang mengoperasi otak saya. Jauh di lubuk hati saya, saya sering merasa iri pada orang-orang yang mendapat berkat dengan mudah. Apa-apa ada.. (padahal mungkin sebelumnya mereka bergumul juga, cuma diceritain pas udah dapet berkat saja).

Tuesday, April 23, 2013

Menabur Yang Baik, Menghabiskan Tuaian Yang Buruk

Tanggal 20-21 April, saya dan Aki mengikuti Heart to heart Camp. Camp khusus pasangan muda yang sudah berencana menikah dalam beberapa bulan ke depan.

Awalnya saya benar-benar segan untuk mengikuti camp ini karena biasanya kalau untuk acara seperti ini pasti akan banyak menguras-nguras dan mengorek-ngorek hal-hal yang sudah tidak mau saya ingat-ingat lagi. Luka-luka lama dan hal-hal yang menurut saya tidak perlu diingat-ingat lagi.



Tapi, mau tidak mau saya pun ikut. Jauh di hati saya, saya juga ingin pulih, ingin merobohkan tembok-tembok yang saya bangun setiap kali saya kecewa pada suatu hal. Sekalipun memang saya sudah melepaskan dan belajar berespon dengan benar, toh namanya kecewa ada bekas-bekas. Bekas-bekas yang membuat kita membangun tembok kita sendiri untuk menjaga hati kita supaya tidak terluka.

Monday, April 22, 2013

Cinta Gila

Suatu hari saya sedang tidur-tiduran di kamar. Saya baru saja pulang kerja dan ingin mengistirahatkan badan yang sudah pegal-pegal karena kerja seharian. Sambil merebahkan badan saya berpikir, hari ini kenapa kangeeeeeeeenn banget sama Aki. Padahal baru ketemu kemarin malam. Alibi saya, ya kangen karena hormon karena pada saat itu saya sedang datang bulan.

Seperti biasa saya tidak langsung mengungkapkan perasaan saya secara langsung pada orang yang bersangkutan karena si ‘dia’ sedang bekerja dan saat itu pekerjaannya sedang bertumpuk. Karena kangen saat itu adalah kangen yang lumayan kronis, saya pun mencurahkan isi hati saya pada Babe.



“ Babe, kok Lasma kangen banget ya sama dia? Aneh bangett.”

Sekalipun saya sudah punya alibi, saya tetap merasa rasa kangen itu tidak masuk akal. Kangen benar-benar kelas berat dan kronis tingkat tinggi. Kalau perlu, inginnya, ada orangnya di hadapan saya saat itu juga. Hahahha…

Tuhan tidak menjawab yang berhubungan dengan Aki, tapi Dia balas…

“ Seperti itulah Tuhan merindukanmu setiap hari. Mencintaimu setiap hari. Menginginkanmu setiap hari.”

Pernah di rayu pria?? Aki bukan tipe perayu. Jadi saya tidak tahu rasanya dirayu pria yang saya sayang. Kalau pun ada pria lain yang merayu, tentu saja tidak mempan karena bukan orang yang saya sayang. Kata-kata Tuhan itu seperti merayu… Benar tidak?? Tapi saya tahu itu bukan rayuan, itu bukan gombalan, itu pernyataan terindah yang pernah saya tangkap.

Jujur waktu saya merasakan kangen kronis pada Aki itu, saya merasa ‘agak’ tersiksa. Pikiran saya masih bisa mengontrol hati saya, tapi kalau saya jadi perempuan yang tidak pakai hikmat, mungkin saya akan keluar dari kosan saya, naik angkot atau busway pergi ke Kuningan City dan muncul di depan pintu kantornya hanya demi ketemu orangnya (agak lebay sih).

Tuesday, April 16, 2013

Persiapan Nikah: Cerita Foto Pre Wed

5 April yang lalu, saya dan Aki melaksanakan foto prewed indoor di studio foto De Caption Photography (Apartemen Mediterania Gajah Mada). Rasanya?? Biasa aja, kayak mau tampil pelayanan P-Sran. Akakakka… Gawat juga ya. Jangan-jangan ntar pas pemberkatannya berasa lagi main seni peran juga lagii.. Nooo!!!


Sesuai jadwal saya dan Aki sudah di studio jam 8 kurang. Malah studionya belum di buka. Untungnya ga perlu nunggu lama, Mas petugasnya dengan muka bantal bukain pintu. Ekekkeke…kita langsung naik dan ke ruang rias, nunggu yang dandanin datang.

Yang dandanin ternyata baru datang jam sekitar setengah 9. Namanya Mas Anang, kaget waktu tahu namanya. Kirain Anang beralih profesi jadi make up artist.



Sejujurnya saya masih parno kalau hasil make up bakal jelek. Lebih tepatnya lagi saya tidak suka make up super tebal dan super dempul. Apalagi kalau pakai bulu mata berlapis dan eyeliner di bawah mata. Mungkin sama bayangan di kaca pengen bilang, “ Siapa kau!? Makhluk darimana!! Tunjukkan aslimu!”. Tapi kalau mau make up penganten kan ga mungkin tipis-tipis. Nanti malah kelihatan pucat dan kayak orang sakit.

Thursday, April 11, 2013

BERSYUKUR DIOMELIN MULU (Jaman masih bocah)

Sudah dua bulan saya duduk di depan gerbang sekolah setiap hari, mencatat nama-nama anak-anak murid yang terlambat. Awalnya harga diri terkoyak, perlahan mulai menerima, lama-lama terbiasa dan menikmati akkakakak (sudah bawa buku segala buat dibaca atau catatan buat nulis-nulis apaan kek).

Ok, saya bukan mau bahas soal itu. Kalau yang itu mau BERSYUUUKURRRR (sampe gede-gede nulisnya), ternyata tugas ini ga seberat yang saya kira (otak saya memang suka agak lebay). Berkat bantuan teman-teman sekerja juga. Kalau mereka lewat suka goda-godain satpam baru atau apalah, jadi saya bisa cengangas cengenges. Ga ngelamun mulu. (Kata salah satu atasan saya, saya Ms. Galau... Entah kenapa saya disebut begitu).

Jadi, ternyata..Tugas ini mengajarkan satu hal... Tepatnya Tuhan mengajarkan satu hal... "Lasma, didik anak kamu nanti dari rumah ya!! Jangan ngandelin sekolah doang! Liat tuhhh! Kasian anak-anak itu!"



Kira-kira kayak gitulah ya kalau Roh Kudus ingetin saya...(kebayang Emak di rumah). Belum lagi ada anak yang suka telat pernah bilang, " Mama saya bilang ya saya emang begini Ms. Tukang telat. Mau diapain lagi." *tepok jidad.... Tarik napas buang.

[ARTIKEL] GA SEMUA ORANG DILAHIRKAN UNTUK SUKSES

Kalau ukuran kita untuk sukses adalah punya uang banyak, menjadi terkenal, punya jabatan tinggi, disegani semua orang... Bayangkan kalau ...